BMRI Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Analis Bilang Begini

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 24 November 2025 | 08:35 WIB
BMRI Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Analis Bilang Begini
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mengirimkan sinyal kuat kepada pasar modal melalui kebijakan pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp1,17 triliun. Foto ist.
baca 10 detik
  • Bank Mandiri (Buyback Rp1,17 T) sinyal kuat valuasi BMRI murah & keyakinan fundamental.

  • Analis: Buyback tepat karena harga saham undervalued; prospek BMRI cerah didukung proyek Pemerintah.

  • Aksi ini akan tingkatkan EPS dan jaga kepercayaan investor terhadap kekuatan model bisnis Bank Mandiri.

Suara.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mengirimkan sinyal kuat kepada pasar modal melalui kebijakan pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp1,17 triliun.

Langkah strategis ini dipandang analis bukan hanya sebagai respons terhadap fluktuasi pasar, melainkan sebagai deklarasi tegas dari manajemen bahwa valuasi saham perseroan saat ini sudah terlalu murah dan fundamental perusahaan sangat kokoh.

Associate Director BUMN Research Group Lembaga Management Universitas Indonesia (LMUI) Toto Pranoto menilai, aksi buyback BMRI merupakan keputusan strategis yang tepat di tengah kondisi pasar saham yang cenderung fluktuatif.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan manajemen melihat potensi undervaluasi saham dan berupaya memperkuat nilai pemegang saham. “Kebijakan buyback BMRI cukup baik. Hal itu mengindikasikan bahwa manajemen melihat harga saham sudah terlalu murah dan perlu langkah buyback. Bagi investor, ini bisa dipandang sebagai langkah bagus karena ada harapan peningkatan EPS (earnings per share) ke depan,” ujarnya dikutip Senin (24/11/2025).

Toto menambahkan, prospek Bank Mandiri juga didukung oleh perbaikan indikator keuangan dan dorongan program pembangunan pemerintah, mulai dari proyek infrastruktur, hilirisasi mineral, hingga pengembangan energi terbarukan. “Prospek ke depan BMRI cukup baik, apalagi juga sudah di-inject Rp200 triliun oleh Kementerian Keuangan. Tinggal bagaimana proses analisis proyek dilakukan lebih tajam agar NPL bisa ditekan,” lanjutnya.

Manajemen Bank Mandiri sebelumnya mengumumkan pelaksanaan program buyback senilai Rp1,17 triliun yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Maret 2025. Dana tersebut akan berasal dari kas internal perseroan dan digunakan untuk menjaga kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang saham BMRI.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan buyback tersebut menjadi bentuk nyata keyakinan manajemen terhadap kekuatan model bisnis perseroan. “Buyback tersebut menjadi sinyal kepercayaan manajemen perseroan terhadap kekuatan model bisnis dan nilai jangka panjang Bank Mandiri,” ujarnya.

Selain memperkuat nilai pemegang saham, saham hasil buyback juga disiapkan untuk mendukung program kepemilikan saham pegawai (Employee Stock Ownership Program/ESOP), sebagai wujud konsistensi manajemen dalam menjaga tata kelola yang berkelanjutan.

Dari sisi kinerja, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan pendapatan nonbunga (fee-based income) yang terus menguat, dengan kontribusi terhadap total pendapatan mencapai 32%. Pertumbuhan tersebut didorong oleh sektor digital banking dan treasury, yang masing-masing tumbuh 11% dan 10% secara bulanan (MoM). “Kami terus memperkuat fundamental keuangan yang berkelanjutan melalui diversifikasi sumber pendapatan, penguatan digital banking, serta efisiensi biaya yang terukur,” kata Novita.

baca juga

Hingga September 2025, penyaluran kredit konsolidasi Bank Mandiri mencapai Rp1.764 triliun dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.884 triliun, keduanya tumbuh di atas rata-rata industri. Di saat yang sama, rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terjaga di level rendah 1,03%, jauh lebih baik dari rata-rata industri.

Menurut Novita, pencapaian tersebut mencerminkan kemampuan Bank Mandiri menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan prinsip kehati-hatian. “Kami melihat momentum pertumbuhan tersebut sebagai bukti solidnya fundamental dan strategi yang kami jalankan. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran Bank Mandiri dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional, sejalan dengan semangat Sinergi Majukan Negeri,” ujarnya.

Di tengah prospek ekonomi domestik yang masih ekspansif dan fokus pemerintah pada pembangunan infrastruktur serta hilirisasi industri, Bank Mandiri dinilai akan tetap menjadi salah satu emiten perbankan dengan prospek pertumbuhan paling menarik di 2026 mendatang. “Buyback tersebut tidak hanya menegaskan kepercayaan manajemen terhadap fundamental BMRI, tetapi juga memberikan keyakinan kepada investor bahwa potensi kinerja bank masih sangat besar,” tutur Toto.

Dengan fundamental yang kokoh, likuiditas tinggi, dan strategi ekspansi yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional, BMRI diyakini akan tetap menjadi magnet utama bagi investor domestik maupun asing dalam sektor perbankan Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Saham Masuk MSCI Pekan Ini, KLBF dan ICBP Terpaksa Turun Kasta

Daftar Saham Masuk MSCI Pekan Ini, KLBF dan ICBP Terpaksa Turun Kasta

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 06:55 WIB

Technical View IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, BUMI Masih Layak Dibeli?

Technical View IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, BUMI Masih Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 06:37 WIB

Laba BRMS Diprediksi Melejit, Target Harga Saham Meningkat

Laba BRMS Diprediksi Melejit, Target Harga Saham Meningkat

Bisnis | Minggu, 23 November 2025 | 17:55 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×