IHSG Berbalik Menghijau di Jumat Pagi, Tapi Rawan Alami Koreksi

Achmad Fauzi

Jum'at, 28 November 2025 | 09:21 WIB
IHSG Berbalik Menghijau di Jumat Pagi, Tapi Rawan Alami Koreksi
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di sesi awal perdagangan Jumat, 28 November 2025, mencapai level 8.555.
  • Pada pukul 09.08 WIB, IHSG naik 0,10 persen, dengan transaksi melibatkan 4,08 miliar saham senilai Rp 2,06 triliun.
  • Sebelumnya, IHSG ditutup melemah pada Kamis (27/11/2025) karena aksi jual asing didorong oleh profit taking saham perbankan.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat di awal sesi perdagangan Jumat, 28 November 2025. IHSG dibuka menghijau 8.555.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.08 WIB, IHSG masih betah di zona hijau dengan naik 0,10 persen ke level 8.554

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 4,08 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,06 triliun, serta frekuensi sebanyak 257.100 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 254 saham bergerak naik, sedangkan 253 saham mengalami penurunan, dan 449 saham tidak mengalami pergerakan.

IHSG ditutup melemah 94,42 poin atau 1,21 persen ke posisi 7.736,07 pada penutupan perdagangan Senin (1/9/2025). [Antara]
IHSG ditutup melemah 94,42 poin atau 1,21 persen ke posisi 7.736,07 pada penutupan perdagangan Senin (1/9/2025). [Antara]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, AGII, BHAT, BYAN, CBDK, CTBN, CUAN, DSSA, DUTI, FILM, GGRM, ISAT.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, AMMN, BOGA, CMRY, DNET, EDGE, INDR, INTP, JSPT, MLPT, PGUN, PTRO, RAJA.

Proyeksi IHSG

IHSG berpotensi melanjutkan fase koreksi sehat pada perdagangan Jumat (28/11/2025), setelah pada penutupan sebelumnya terkoreksi cukup dalam.

Berdasarkan laporan Sapa Mentari BRI Danareksa Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,65 persen ke level 8.545 pada Kamis (27/11), disertai aksi jual bersih asing (net foreign sell) mencapai Rp 884 miliar.

baca juga

Tekanan terutama datang dari pelemahan saham-saham perbankan jumbo seperti BBCA, BBRI, dan BMRI.

Saham-saham tersebut menjadi salah satu pemicu utama tertekannya IHSG, apalagi setelah indeks mencetak rekor tertinggi (all-time high) pada sesi sebelumnya. Aksi ambil untung pun tak terhindarkan menjelang akhir pekan.

BRI Danareksa Sekuritas menilai, koreksi yang terjadi masih bersifat wajar dan terbatas. Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak melemah terbatas dengan area support terdekat berada di kisaran 8.480–8.500.

Level ini dipandang sebagai area yang cukup kuat untuk menahan penurunan jangka pendek.

Sementara itu, dari sentimen global, pasar keuangan Amerika Serikat tidak memberikan arahan pasar pada Kamis waktu setempat karena tutup penuh dalam rangka libur Thanksgiving.

Penutupan ini mencakup pasar saham maupun pasar obligasi, sehingga aktivitas perdagangan global cenderung lebih sepi.

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham pilihan, yakni BRPT, IMPC, dan CBDK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA): Daftar Pemilik Saham dan Kinerja

Profil PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA): Daftar Pemilik Saham dan Kinerja

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 09:01 WIB

CEO Danantara Sebut Merger GOTO dan Grab Masih Berjalan: Sinyalnya Positif

CEO Danantara Sebut Merger GOTO dan Grab Masih Berjalan: Sinyalnya Positif

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 19:13 WIB

IHSG Melempem di Akhir Perdagangan Hari Ini Setelah Cetak Rekor, Apa Pemicunya

IHSG Melempem di Akhir Perdagangan Hari Ini Setelah Cetak Rekor, Apa Pemicunya

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 16:52 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×