PGN Tempuh Jalur Laut Kirim Bantuan dan Distribusi Logistik ke Langsa

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 04 Desember 2025 | 08:36 WIB
PGN Tempuh Jalur Laut Kirim Bantuan dan Distribusi Logistik ke Langsa
Foto udara kerusakan rumah warga pasca diterjang banjir bandang di Desa Kota Lintang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]
baca 10 detik
  • PGN mengambil jalur laut dalam memberikan bantuan dan mengirimkan logistik untuk membantu korban bencana banjir di Sumatra.
  • Curah hujan ekstrem beberapa hari terakhir menyebabkan akses darat terputus, jaringan komunikasi terganggu.
  •  Jalur laut dipilih karena banyak ruas jalan masih tidak dapat dilalui, sementara tinggi permukaan air dan arus sungai di beberapa titik masih membahayakan. 

Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengambil jalur laut dalam memberikan bantuan dan mengirimkan logistik untuk membantu korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.

Curah hujan ekstrem beberapa hari terakhir menyebabkan akses darat terputus, jaringan komunikasi terganggu, serta meningkatnya kebutuhan evakuasi warga di wilayah yang terisolasi. Untuk menjawab kondisi tersebut, PGN mengerahkan tim melalui jalur laut guna mempercepat pengiriman bantuan, mendukung proses evakuasi, serta memulihkan akses komunikasi di daerah terdampak.

Operasi evakuasi mulai dilakukan sejak Senin malam (1/12). Jalur laut dipilih karena banyak ruas jalan masih tidak dapat dilalui, sementara tinggi permukaan air dan arus sungai di beberapa titik masih membahayakan. Pergerakan tim dilakukan setelah koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait, termasuk otoritas pelabuhan dan relawan lokal, agar operasi berjalan aman dan efektif.

Pada siang harinya, personel tambahan diberangkatkan menggunakan kapal nelayan dari Belawan dengan membawa logistik bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban. Tim diperkirakan tiba di Langsa pada malam hari, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pangkalan Susu pada Selasa (2/12/2025).

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran di sejumlah titik yang masih terisolasi, bekerja sama dengan nelayan setempat. Saat kondisi air laut surut, kapal boat milik Pertamina EP Pangkalan Susu dilibatkan untuk memfasilitasi evakuasi hingga ke daratan. Kolaborasi ini membuat proses penyelamatan lebih cepat, dan sebanyak 35 orang—terdiri dari pekerja dan warga—berhasil dievakuasi.

Selain tim evakuasi, PGN juga mengirimkan bantuan sembako, makanan siap saji, obat-obatan, serta peralatan operasional seperti genset dan perangkat komunikasi satelit. Perangkat komunikasi tersebut dipasang di wilayah blank spot untuk memastikan koordinasi tetap berjalan. Dengan internet satelit, tim dapat memperbarui kondisi lapangan secara real time, memetakan lokasi warga yang membutuhkan pertolongan, serta mempercepat distribusi logistik.

“Dalam kondisi darurat, kecepatan informasi sangat menentukan keselamatan. Komunikasi menjadi titik awal dari evakuasi dan distribusi bantuan yang efektif,” ujar VP RSS SOR 1 PGN Wilayah Sumatra, Ris Haryono, Rabu (3/12).

PGN sejak awal menjalin koordinasi erat dengan Bea Cukai, Pertamina EP Pangkalan Susu, Pertagas, aparat pelabuhan, nelayan, relawan lokal, serta tim teknis PGNCom dan PGN Solution. Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan kesiapan peralatan evakuasi, jalur pelayaran, serta pemasangan titik-titik komunikasi di lapangan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang berada di garis depan penanganan bencana. PGN tetap berkomitmen mendukung proses evakuasi, pemulihan komunikasi, dan penyaluran bantuan hingga situasi benar-benar pulih,” tutur Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman.

baca juga

PGN berharap dukungan energi, logistik, dan pemulihan jaringan komunikasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat banjir di Sumatra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Banjir Sumatra dan Aceh Bisa Bikin Ekonomi Indonesia Minus 0,12 Persen

Waduh, Banjir Sumatra dan Aceh Bisa Bikin Ekonomi Indonesia Minus 0,12 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 07:54 WIB

Potret Kawasan Aceh Tamian Usai Disapu Banjir Bandang

Potret Kawasan Aceh Tamian Usai Disapu Banjir Bandang

Foto | Kamis, 04 Desember 2025 | 08:00 WIB

Mengapa Jenazah Banjir Sumatera Tanpa Identitas Dikuburkan Tanpa Tunggu Identifikasi?

Mengapa Jenazah Banjir Sumatera Tanpa Identitas Dikuburkan Tanpa Tunggu Identifikasi?

Health | Kamis, 04 Desember 2025 | 06:30 WIB

Terkini

Megah! Kanye West Tampil di Atas Kubah Raksasa dengan Visual Bumi dan Bulan di Konser Jakarta

Megah! Kanye West Tampil di Atas Kubah Raksasa dengan Visual Bumi dan Bulan di Konser Jakarta

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:35 WIB

17.942 Hektare Lahan Karhutla Masih Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas

17.942 Hektare Lahan Karhutla Masih Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Apa Itu Cut-Off Point dalam Event Lari? Istilah yang Disorot usai Insiden JRF 2026

Apa Itu Cut-Off Point dalam Event Lari? Istilah yang Disorot usai Insiden JRF 2026

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Ulasan Pirunduk: Kisah Tragis Siti dan Teror Ilmu Hitam Kalimantan Selatan!

Ulasan Pirunduk: Kisah Tragis Siti dan Teror Ilmu Hitam Kalimantan Selatan!

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

×