Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Sosok An Shaohong: Dirut LABA, Backdoor Tiga Saham BEI, Ternyata Buronan China

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 10 Desember 2025 | 07:31 WIB
Sosok An Shaohong: Dirut LABA, Backdoor Tiga Saham BEI, Ternyata Buronan China
An Shaohong ‘Antony [Ist]
  • An Shaohong, Direktur Utama PT Green Power Group Tbk (LABA), ditangkap karena diduga melanggar izin tinggal dan masuk DPO Tiongkok.
  • Ia merupakan warga negara Tiongkok yang memegang jabatan penting di tiga emiten BEI, termasuk KRYA dan OLIV.
  • Emiten terkait menyatakan penangkapan tersebut tidak berdampak pada operasional dan sedang memproses pergantian jabatan direksi/komisaris.

Suara.com - Dunia pasar modal dihebohkan oleh kabar penangkapan An Shaohong, Direktur Utama emiten baja PT Green Power Group Tbk (LABA).

An Shaohong, yang juga dikenal sebagai Antony, disebut-sebut telah melanggar izin tinggal dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh otoritas Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

An Shaohong adalah warga negara Tiongkok yang memegang posisi penting di tiga emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui aksi backdoor listing.

Selain menjabat Dirut LABA, ia juga merupakan Komisaris Utama PT Bangun Karya Perkasa Tbk (KRYA) dan PT Oscar Mitra Sukses Indonesia Tbk (OLIV).

Kronologi Penangkapan dan Status Buronan

Sebuah video yang viral memperlihatkan An Shaohong tampak tidak kooperatif saat diamankan oleh aparat.

Aparat dilaporkan telah mengawasi pergerakan investor tersebut setelah menerima informasi dan permintaan penangkapan dari otoritas China.

An Shaohong sempat berusaha melarikan diri, bahkan sempat berlari menuju stasiun MRT Benhil, sebelum akhirnya berhasil diamankan. Ia diduga merupakan buronan yang tengah diburu karena kasus kejahatan ekonomi di negaranya.

Profil An Shaohong

An Shaohong, atau yang akrab disapa Antony, lahir di Zhejiang, pantai tenggara Tiongkok, pada 9 Juni 1970. Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang meteorologi, lulus sarjana dari Zhejiang University (1988-1992) dengan jurusan Atmospheric Dynamics (Meteorology), dan melanjutkan pendidikan magister di Cheung Kong Graduate School of Business (2008-2010).

Dalam riwayat kariernya, Antony pernah menjabat sebagai Direktur Utama Zhejiang Ruixun Technology Development Co., Ltd (1992-2003), dan kemudian menjadi Komisaris Utama Perusahaan Pengembangan Real Estat Hefei Huitong (2003-2009).

Ia juga pernah menjabat General Manager di Zhejiang Huitong Construction Co., Ltd (2009-2021) dan Direktur Utama Gotion Hi-Tech Indonesia (2021-2024).

Sejak 2024 hingga saat ini, ia menjabat sebagai Direktur Utama LABA dan Direktur PT Sustainable Energy Development Trading.

Manajemen emiten yang terafiliasi dengan An Shaohong segera merespons kabar penangkapan ini melalui keterbukaan informasi.

1. PT Bangun Karya Perkasa Tbk (KRYA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pemilik Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Publik Punya Jatah 'Kecil'?

Daftar Pemilik Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Publik Punya Jatah 'Kecil'?

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 17:41 WIB

IHSG Terkoreksi Balik ke Level 8.600 Hari Ini, Dibayangi Ambil Untung Investor

IHSG Terkoreksi Balik ke Level 8.600 Hari Ini, Dibayangi Ambil Untung Investor

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 17:09 WIB

Aksi Jual Asing Warnai IHSG, Duo Saham Milik Keluarga Cendana Ambruk

Aksi Jual Asing Warnai IHSG, Duo Saham Milik Keluarga Cendana Ambruk

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:58 WIB

Terkini

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 13:02 WIB

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:55 WIB

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:34 WIB

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:09 WIB

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:52 WIB

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:37 WIB

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:54 WIB

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:46 WIB

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:37 WIB