Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Harga Minyak Menguat Lagi: AS Bersiap Tambah Pencegatan Kapal Tanker Venezuela

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 12 Desember 2025 | 12:09 WIB
Harga Minyak Menguat Lagi: AS Bersiap Tambah Pencegatan Kapal Tanker Venezuela
Ilustrasi kapal tanker minyak. [Pixabay]
  • Harga minyak Brent dan WTI menguat pada Jumat, 12 Desember 2025, karena potensi pencegatan tanker Venezuela oleh AS.
  • Penyitaan tanker Venezuela oleh AS memicu kekhawatiran gangguan pasokan, membalikkan aksi jual hari sebelumnya.
  • IEA menaikkan proyeksi permintaan minyak global 2026 sementara OPEC memprediksi pasokan sangat seimbang.

Suara.com - Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Jumat, 12 Desember 2025.

Kenaikan harga disebabkan kemungkinan Amerika Serikat (AS)akan mengambil langkah untuk mencegat lebih banyak lagi kapal tanker minyak Venezuela. Hal itu dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan minyak dunia.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent berjangka naik 29 sen, atau 0,5 persen menjadi 61,57 dolar AS per barel.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di 57,91 dolar AS per barel, naik 31 sen, atau 0,5 persen.

Tercatat, kedua indeks acuan tersebut turun sekitar 1,5 persen pada hari Kamis (11/12/).

Dilaporkan, Amerika Serikat menyiapkan diri untuk lebih banyak lagi mencegat kapal yang mengangkut minyak Venezuela menyusul penyitaan sebuah kapal tanker pekan ini.

Pencegatan kapal itu juga terjadi bersamaan dengan meningkatnya tekanan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro--sebagaimana diungkap enam sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Kepala strategi Nissan Securities Investment, sebuah unit dari Nissan Securities, Hiroyuki Kikukawa, mengatakan penyitaan yang dilakukan AS menimbulkan kekhawatiran tentang gangguan pasokan.

Ilustrasi kapal tanker.[unsplash]
Ilustrasi kapal tanker.[unsplash]

"Setelah terjadi aksi jual karena ekspektasi bahwa tekanan pasokan akan mereda di tengah harapan akan kesepakatan damai Rusia-Ukraina, aksi beli muncul untuk mengurangi kerugian menyusul penyitaan kapal tanker Venezuela oleh AS," kata Hiroyuki Kikukawa.

Namun, disebutnya juga upaya damai antara Rusia dengan Ukraina tetap menjadi perhatian pada pekan depan dan seterusnya.

Jika kesepakatan damai tercapai dapat t menurunkan harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ke angka 55 dolar AS.

Karena, perdamaian antara Rusia dan Ukraina kemungkinan akan meningkatkan pasokan minyak Rusia yang saat ini dikenai sanksi oleh negara-negara Barat.

Dilaporkan pada Rabu (10/12), pemimpin Inggris, Prancis, dan Jerman mengadakan panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump untuk membahas upaya perdamaian terbaru Washington guna mengakhiri perang di Ukraina, yang mereka sebut sebagai "momen kritis" dalam proses tersebut.

Namun, menurut pernyataan menurut pernyataan seorang pejabat dari Dinas Keamanan Ukraina, negaranya pada Kamis (11/12) telah menyerang anjungan minyak di Laut Kaspia untuk pertama kalinya, menghentikan produksi di fasilitas milik Lukoil, perusahaan minyak Rusia.

Sementara itu, dalam laporan pasar minyak bulanan terbaru yang dirilis Kamis, Badan Energi Internasional (IEA) menaikkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun 2026, sekaligus memangkas prediksi pertumbuhan pasokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shell Rugi Rp 456 Miliar Akibat Volatilitas Harga Minyak

Shell Rugi Rp 456 Miliar Akibat Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Minggu, 27 Juli 2025 | 14:15 WIB

Setelah Naik Tinggi Imbas Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Akhirnya Stabil

Setelah Naik Tinggi Imbas Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Akhirnya Stabil

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 07:41 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Anjlok Setelah Kondisi Perang Iran-Israel Kondusif

Harga Minyak Dunia Makin Anjlok Setelah Kondisi Perang Iran-Israel Kondusif

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 07:53 WIB

Gencatan Senjata Iran-Israel Bisa Goyah, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Gencatan Senjata Iran-Israel Bisa Goyah, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 08:07 WIB

Harga Minyak Dunia Kian Terpuruk di Bawah USD 70 per Barel

Harga Minyak Dunia Kian Terpuruk di Bawah USD 70 per Barel

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 07:54 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel, Bahlil: Kita Doa dan Ikhtiar Saja

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel, Bahlil: Kita Doa dan Ikhtiar Saja

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:11 WIB

Terkini

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB