Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Harga Minyak Menguat Lagi: AS Bersiap Tambah Pencegatan Kapal Tanker Venezuela

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 12 Desember 2025 | 12:09 WIB
Harga Minyak Menguat Lagi: AS Bersiap Tambah Pencegatan Kapal Tanker Venezuela
Ilustrasi kapal tanker minyak. [Pixabay]
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent dan WTI menguat pada Jumat, 12 Desember 2025, karena potensi pencegatan tanker Venezuela oleh AS.
  • Penyitaan tanker Venezuela oleh AS memicu kekhawatiran gangguan pasokan, membalikkan aksi jual hari sebelumnya.
  • IEA menaikkan proyeksi permintaan minyak global 2026 sementara OPEC memprediksi pasokan sangat seimbang.

Suara.com - Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Jumat, 12 Desember 2025.

Kenaikan harga disebabkan kemungkinan Amerika Serikat (AS)akan mengambil langkah untuk mencegat lebih banyak lagi kapal tanker minyak Venezuela. Hal itu dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan minyak dunia.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent berjangka naik 29 sen, atau 0,5 persen menjadi 61,57 dolar AS per barel.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di 57,91 dolar AS per barel, naik 31 sen, atau 0,5 persen.

Tercatat, kedua indeks acuan tersebut turun sekitar 1,5 persen pada hari Kamis (11/12/).

Dilaporkan, Amerika Serikat menyiapkan diri untuk lebih banyak lagi mencegat kapal yang mengangkut minyak Venezuela menyusul penyitaan sebuah kapal tanker pekan ini.

Pencegatan kapal itu juga terjadi bersamaan dengan meningkatnya tekanan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro--sebagaimana diungkap enam sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Kepala strategi Nissan Securities Investment, sebuah unit dari Nissan Securities, Hiroyuki Kikukawa, mengatakan penyitaan yang dilakukan AS menimbulkan kekhawatiran tentang gangguan pasokan.

Ilustrasi kapal tanker.[unsplash]
Ilustrasi kapal tanker.[unsplash]

"Setelah terjadi aksi jual karena ekspektasi bahwa tekanan pasokan akan mereda di tengah harapan akan kesepakatan damai Rusia-Ukraina, aksi beli muncul untuk mengurangi kerugian menyusul penyitaan kapal tanker Venezuela oleh AS," kata Hiroyuki Kikukawa.

baca juga

Namun, disebutnya juga upaya damai antara Rusia dengan Ukraina tetap menjadi perhatian pada pekan depan dan seterusnya.

Jika kesepakatan damai tercapai dapat t menurunkan harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ke angka 55 dolar AS.

Karena, perdamaian antara Rusia dan Ukraina kemungkinan akan meningkatkan pasokan minyak Rusia yang saat ini dikenai sanksi oleh negara-negara Barat.

Dilaporkan pada Rabu (10/12), pemimpin Inggris, Prancis, dan Jerman mengadakan panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump untuk membahas upaya perdamaian terbaru Washington guna mengakhiri perang di Ukraina, yang mereka sebut sebagai "momen kritis" dalam proses tersebut.

Namun, menurut pernyataan menurut pernyataan seorang pejabat dari Dinas Keamanan Ukraina, negaranya pada Kamis (11/12) telah menyerang anjungan minyak di Laut Kaspia untuk pertama kalinya, menghentikan produksi di fasilitas milik Lukoil, perusahaan minyak Rusia.

Sementara itu, dalam laporan pasar minyak bulanan terbaru yang dirilis Kamis, Badan Energi Internasional (IEA) menaikkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun 2026, sekaligus memangkas prediksi pertumbuhan pasokan.

Hal ini mengisyaratkan surplus minyak tahun depan akan sedikit menyempit.

IEA mencatat prospek permintaan yang lebih tinggi ini didorong oleh menguatnya ekonomi global dan berkurangnya pasokan dari negara-negara yang berada di bawah sanksi.

Namun, data yang dipublikasikan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada hari yang sama (Kamis) menunjukkan bahwa pasokan minyak dunia akan sangat seimbang dengan permintaan pada tahun 2026, sebuah pandangan yang berbeda dengan proyeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shell Rugi Rp 456 Miliar Akibat Volatilitas Harga Minyak

Shell Rugi Rp 456 Miliar Akibat Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Minggu, 27 Juli 2025 | 14:15 WIB

Setelah Naik Tinggi Imbas Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Akhirnya Stabil

Setelah Naik Tinggi Imbas Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Akhirnya Stabil

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 07:41 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Anjlok Setelah Kondisi Perang Iran-Israel Kondusif

Harga Minyak Dunia Makin Anjlok Setelah Kondisi Perang Iran-Israel Kondusif

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 07:53 WIB

Gencatan Senjata Iran-Israel Bisa Goyah, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Gencatan Senjata Iran-Israel Bisa Goyah, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 08:07 WIB

Harga Minyak Dunia Kian Terpuruk di Bawah USD 70 per Barel

Harga Minyak Dunia Kian Terpuruk di Bawah USD 70 per Barel

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 07:54 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel, Bahlil: Kita Doa dan Ikhtiar Saja

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel, Bahlil: Kita Doa dan Ikhtiar Saja

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:11 WIB

Terkini

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

×