Kemenperin Umumkan Jurus Baru Agar Industri RI Bisa Bersaing Global

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:48 WIB
Kemenperin Umumkan Jurus Baru Agar Industri RI Bisa Bersaing Global
Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Dok: Kemenperin)
baca 10 detik
  • Kemenperin fokus mengoptimalkan layanan teknis dan standardisasi mutu untuk membangun daya saing manufaktur nasional menuju standar global.
  • Menteri Perindustrian menekankan transformasi industri mencakup mutu, ekosistem, dan kemampuan memenuhi standar internasional yang relevan.
  • BBIHPMM memperkenalkan lima inovasi layanan teknis baru guna mendukung pemenuhan standar produk, SDM, serta kewajiban lingkungan.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berencana memperkuat pondasi industri nasional melalui optimalisasi layanan teknis yang berorientasi pada standar global.

Penguatan standardisasi, mutu, dan jasa industri menjadi fokus utama untuk membangun daya saing manufaktur di tengah kompetisi regional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan kebutuhan transformasi menyeluruh di sektor industri. 

"Transformasi industri tidak hanya berbicara mengenai kapasitas produksi, tetapi juga kepastian mutu, penguatan ekosistem, serta kemampuan industri memenuhi standar global," kata Agus dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025).

Sejumlah pekerja menyelesaikan produksi panel surya atau modul surya di pabrik produksi PT LEN Industri, Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/6/2015). ANTARA FOTO/Novrian Arbi/ed/aa.
Sejumlah pekerja menyelesaikan produksi panel surya atau modul surya di pabrik produksi PT LEN Industri, Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/6/2015). ANTARA FOTO/Novrian Arbi/ed/aa.

Agus menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Temu Pelanggan dan Mitra Strategis (Tanda Mata) 2025 oleh Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim (BBIHPMM). 

Ia menilai forum tersebut memperlihatkan komitmen pemerintah dalam mempercepat penguatan layanan teknis industri.

"Khususnya melalui inovasi layanan teknis yang semakin relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Inovasi dan digitalisasi layanan, transparansi tata kelola, serta peningkatan kapasitas teknologi akan terus menjadi fokus kami," katanya.

Perekonomian Sulawesi Selatan turut menjadi perhatian pemerintah dalam konteks pengembangan wilayah industri. Data BPS mencatat pertumbuhan ekonomi 4,94 persen pada triwulan II/2025 dengan kontribusi terbesar dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Nilai tambah ekonomi daerah tersebut tercatat sebesar Rp188,48 triliun.

Kemenperin menetapkan enam Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) di Sulawesi Selatan berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional 2015–2035. Penetapan ini dimaksudkan untuk mendorong pemerataan pembangunan industri dan memperkuat pusat pertumbuhan baru di kawasan timur Indonesia.

baca juga

Dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2035, pemerintah menargetkan Indonesia menuju status Negara Industri Tangguh. Struktur industri yang kuat, kemampuan bersaing secara global, dan penerapan inovasi teknologi menjadi ciri dari agenda strategis tersebut. 

Peran Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) semakin vital untuk mendukung penguatan layanan teknis lintas sektor.

Kepala BSKJI Emmy Suryandari menyampaikan langkah penguatan kolaborasi dan peningkatan kapasitas layanan terus berjalan. Ia menilai potensi sektor perkebunan, mineral logam, dan maritim di Sulawesi Selatan membuka peluang besar bagi sinergi antarindustri. 

"Kami optimistis bahwa dengan sinergi yang kuat, industri nasional akan tumbuh lebih mandiri, kompetitif, dan mampu bersaing di pasar global," ungkapnya.

Emmy menuturkan kegiatan Tanda Mata BBIHPMM 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem layanan industri. Acara yang dihadiri 200 peserta dari pelaku industri, pemerintah, akademisi, asosiasi profesi, dan media itu menegaskan posisi BBIHPMM sebagai pusat inovasi layanan teknis di kawasan tengah dan timur Indonesia.

MBBIHPMM memperkenalkan lima inovasi layanan teknis baru: Layanan Pemeriksa Halal (LPH) Utama, Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu (LSSM), Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), serta Lembaga Validasi Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK). Inovasi ini disiapkan sebagai solusi terpadu untuk pemenuhan standar keamanan produk, peningkatan mutu, kompetensi SDM, serta kewajiban lingkungan.

Plt Kepala BBIHPMM Muhammad Taufiq menjelaskan Tanda Mata 2025 menjadi bentuk apresiasi lembaga terhadap pelanggan dan mitra strategis selama 23 tahun perjalanan balai tersebut. 

"Dengan semangat One Stop Solution for Industry, kami terus memperluas kapasitas dan kapabilitas layanan agar relevan dan kompetitif di tengah dinamika industri global," ungkapnya.

BBIHPMM hingga kini telah melayani 182 pelanggan dari 141 perusahaan di enam provinsi di Sulawesi. Kerja sama balai juga mencakup 19 pemerintah daerah, 16 perguruan tinggi, tiga rumah sakit, serta sejumlah kementerian dan lembaga nonkementerian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KB Bank dan Intiland Sepakati Pembiayaan Rp250 Miliar untuk Kawasan Industri

KB Bank dan Intiland Sepakati Pembiayaan Rp250 Miliar untuk Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 15:18 WIB

Akhir Tahun jadi Berkah Buat Industri Logistik

Akhir Tahun jadi Berkah Buat Industri Logistik

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 23:07 WIB

OJK: Kecurangan di Industri Keuangan Semakin Canggih

OJK: Kecurangan di Industri Keuangan Semakin Canggih

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×