Kelangsungan Usaha Tidak Jelas, Saham Toba Pulp Lestari (INRU) Digembok BEI Usai Titah Prabowo

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 18 Desember 2025 | 11:40 WIB
Kelangsungan Usaha Tidak Jelas, Saham Toba Pulp Lestari (INRU) Digembok BEI Usai Titah Prabowo
Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) mulai Rabu (17/12/2025).
baca 10 detik
  • BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) mulai Rabu (17/12/2025). 
  • Ini merupakan buntut dari krisis operasional yang menghantam perusahaan akibat dugaan keterlibatan dalam bencana ekologi di Sumatera.
  • Penghentian ini dipicu oleh adanya ketidakpastian kelangsungan usaha (going concern) perseroan setelah pemerintah memerintahkan penghentian total operasional Toba Pulp. 

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) mulai Rabu (17/12/2025). Langkah "gembok" saham ini merupakan buntut dari krisis operasional yang menghantam perusahaan akibat dugaan keterlibatan dalam bencana ekologi di Sumatera.

Penghentian ini dipicu oleh adanya ketidakpastian kelangsungan usaha (going concern) perseroan setelah pemerintah memerintahkan penghentian total operasional Toba Pulp. Hal ini tertuang dalam regulasi terbaru mengenai PP Akses Hasil Hutan oleh Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

"Maka Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Efek PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) di Seluruh Pasar terhitung sejak Sesi II Perdagangan Efek pada Rabu, 17 Desember 2025," tulis Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A, dalam pengumuman resminya, Kamis (18/12/2025).

Nasib kelam emiten INRU ini berawal dari perintah langsung Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menginstruksikan Kemenhut untuk melakukan audit dan evaluasi total terhadap perusahaan tersebut karena diduga kuat menjadi pemicu bencana banjir bandang dan tanah longsor yang kerap melanda wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa evaluasi ini tidak main-main dan akan diawasi langsung oleh Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki.

“PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang banyak diberitakan, Pak Presiden secara khusus memerintahkan kepada saya untuk melakukan audit dan evaluasi total terhadap TPL ini,” ujar Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (15/12/2025).

Jika hasil audit membuktikan adanya pelanggaran berat terhadap aturan kehutanan, Kemenhut tidak segan-segan untuk mencabut Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) atau melakukan pemangkasan luas lahan hutan yang selama ini dikelola perusahaan.

Sebelum perdagangan resmi dihentikan oleh BEI, pasar sebenarnya sudah menunjukkan sinyal kepanikan. Berdasarkan data perdagangan RTI Business, saham INRU telah mengalami koreksi tajam selama 11 hari perdagangan terakhir dengan pelemahan mencapai 37,02% dari level Rp750 per lembar pada 20 November 2025, merosot tajam ke level Rp590 per lembar.

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp5 miliar hanya dalam sepekan terakhir.

baca juga

Sentimen negatif dari ancaman pencabutan izin dan audit lingkungan ini membuat investor kehilangan kepercayaan, yang tercermin dari anjloknya harga saham sebelum akhirnya "digembok" oleh otoritas bursa untuk melindungi kepentingan pemegang saham ritel dari ketidakpastian lebih lanjut.

Hingga saat ini, pelaku pasar masih menanti hasil audit final dari Kementerian Kehutanan yang akan menentukan apakah gembok saham INRU akan dibuka kembali atau justru berujung pada ancaman delisting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berbalik Perkasa di Kamis Pagi ke Level 8.700

IHSG Berbalik Perkasa di Kamis Pagi ke Level 8.700

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 09:17 WIB

5 Motor Matic dengan Suspensi Paling Awet dan 'Ground Clearance' Tinggi, Aman Libas Jalan Berlubang

5 Motor Matic dengan Suspensi Paling Awet dan 'Ground Clearance' Tinggi, Aman Libas Jalan Berlubang

Otomotif | Kamis, 18 Desember 2025 | 06:59 WIB

Lumpur Setinggi 2 Meter Mustahil Disingkirkan? Ini Solusi Manfaatkan Kayu Gelondongan Sisa Banjir

Lumpur Setinggi 2 Meter Mustahil Disingkirkan? Ini Solusi Manfaatkan Kayu Gelondongan Sisa Banjir

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 06:05 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×