Cadangan Gas Turun, PGN Ungkap Tantangan Industri Migas Nasional

M Nurhadi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 23 Desember 2025 | 20:42 WIB
Cadangan Gas Turun, PGN Ungkap Tantangan Industri Migas Nasional
PT Pertamina EP Zona 4 berhasil mencetak rekor produksi minyak dan gas bumi yang jauh melampaui target di sumur BNG 061, Struktur Benuang.
baca 10 detik
  • PGN menyatakan bahwa infrastruktur konektivitas krusial untuk menghubungkan pasokan.
  • Tantangan utama industri gas adalah penurunan produksi di wilayah daratan dan pergeseran eksplorasi ke laut lepas.
  • PGN fokus pada konektivitas terpadu dan semi agregasi pasokan untuk efisiensi biaya produksi gas.

Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menekankan bahwa pengembangan industri gas bumi di Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan stok (supply) dan besarnya permintaan (demand).

Faktor krusial yang sering menjadi penghambat utama adalah konektivitas infrastruktur yang mampu menjembatani keduanya.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendra, menjelaskan bahwa tiga pilar utama—pasokan, jaringan distribusi, dan serapan pasar—harus bergerak secara simultan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain dalam ekosistem energi.

"Challenging buat kita ini kalau kita ngomong gas bumi tidak hanya bicara supply dan demand, tapi supply, konektivitas untuk dari supply ke demand atau infrastruktur dan demand," ujar Mirza dalam forum diskusi INDEF di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Salah satu tantangan paling berat yang dihadapi industri gas saat ini adalah fenomena pergeseran titik produksi. Mirza mengungkapkan bahwa cadangan gas di wilayah onshore (daratan) seperti Sumatera Selatan dan Jawa bagian Barat terus mengalami penurunan produksi secara alami (natural decline).

Kondisi ini memaksa kegiatan eksplorasi bergeser jauh ke wilayah Indonesia bagian timur dengan medan yang lebih menantang karena berada di lepas pantai (offshore). Perubahan geografis ini membawa konsekuensi ekonomi yang tidak sedikit.

"Gas-gas yang dieksplorasi lebih banyak lagi ke Indonesia bagian timur, dan makin ke laut. Namanya laut teknologi makin tinggi, tentunya cost of production-nya akan makin tinggi," jelas Mirza.

Tingginya biaya produksi akibat kebutuhan teknologi canggih ini menuntut adanya solusi infrastruktur yang efisien agar harga gas tetap kompetitif saat sampai ke tangan konsumen industri maupun rumah tangga.

Guna menyiasati kendala tersebut, PGN kini tengah melakukan pemetaan ulang yang lebih komprehensif. Fokus utama perusahaan adalah memastikan setiap titik eksplorasi baru terkoneksi secara terintegrasi dengan jaringan infrastruktur yang sudah ada maupun yang sedang direncanakan.

baca juga

Strategi PGN ke depan mencakup beberapa langkah kunci:

Konektivitas Terpadu: PGN menghindari pembangunan infrastruktur yang bersifat parsial atau terkotak-kotak (spot-spot). Integrasi penuh antara titik pasokan dan pusat beban (demand) menjadi prioritas utama.

Semi Agregasi Pasokan: Melakukan penggabungan sejumlah pasokan gas guna mengoptimalkan kapasitas jaringan pipa yang saat ini dioperasikan oleh perseroan.

Pemanfaatan Jaringan Pipa: Terus memperluas distribusi melalui pipa gas sebagai moda transportasi energi yang paling efisien.

Di tengah tuntutan global akan energi bersih, PGN memosisikan infrastruktur gas bumi sebagai jembatan atau enabler dalam proses transisi energi menuju target rendah karbon.

Mirza optimis bahwa tantangan teknis dan biaya yang ada saat ini dapat dikonversi menjadi peluang pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

"Kita coba upayakan kemanfaatan infrastruktur gas sebagai enabler transisi energi menuju energi rendah karbon. Sehingga kita bisa melihat tantangan-tantangan ada ini menjadi suatu opportunity," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Mulai Pangkas Kuota Ekspor Gas Secara Bertahap

Pemerintah Mulai Pangkas Kuota Ekspor Gas Secara Bertahap

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 20:12 WIB

ICW Tuding KPK Lamban, 2 Laporan Korupsi Kakap Mengendap Tanpa Kabar

ICW Tuding KPK Lamban, 2 Laporan Korupsi Kakap Mengendap Tanpa Kabar

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 18:56 WIB

Obral Insentif! ESDM Lelang 8 Blok Migas Tahap III: Ada 'Raksasa' Papua 15 Miliar Barel

Obral Insentif! ESDM Lelang 8 Blok Migas Tahap III: Ada 'Raksasa' Papua 15 Miliar Barel

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 12:23 WIB

Terkini

Thailand Gagal Juara, Eks Bali United: Selamat Timnas Indonesia, Wasit Goblok!

Thailand Gagal Juara, Eks Bali United: Selamat Timnas Indonesia, Wasit Goblok!

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Berkat Program Sekolah Berintegritas, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari KPK

Berkat Program Sekolah Berintegritas, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari KPK

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Terseret Kasus TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hadapi Sidang Perdana Besok

Terseret Kasus TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hadapi Sidang Perdana Besok

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Usai Muncul Kemenko Hilirisasi Pimpinan Bahlil, Apakah BKPM Dibubarkan?

Usai Muncul Kemenko Hilirisasi Pimpinan Bahlil, Apakah BKPM Dibubarkan?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Indosat Kejar Bisnis AI, Zankore 200 MW dan 86.000 Km Fiber Jadi Fondasinya

Indosat Kejar Bisnis AI, Zankore 200 MW dan 86.000 Km Fiber Jadi Fondasinya

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Bagaimana Cara Pakai Retinol dengan Teknik Sandwich Moisturizer? Ini Urutannya

Bagaimana Cara Pakai Retinol dengan Teknik Sandwich Moisturizer? Ini Urutannya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Juara Bebas! Aksi Tengil dan Muka Ngeledek Justin Hubner ke Nattapong Bikin Publik Thailand Sewot

Juara Bebas! Aksi Tengil dan Muka Ngeledek Justin Hubner ke Nattapong Bikin Publik Thailand Sewot

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Feature Phone Murah 4G Baterai Awet Bisa Hotspot, Cocok Berduet dengan iPhone Ex Inter

Feature Phone Murah 4G Baterai Awet Bisa Hotspot, Cocok Berduet dengan iPhone Ex Inter

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Jawab Isu Pergantian Panglima TNI, Begini Kata Pimpinan DPR

Jawab Isu Pergantian Panglima TNI, Begini Kata Pimpinan DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Review Djamin Setia Selamanya: Saat Kesetiaan Mengalahkan Ego Sendiri

Review Djamin Setia Selamanya: Saat Kesetiaan Mengalahkan Ego Sendiri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:00 WIB

×