Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Purbaya Bicara Nasib Insentif Mobil Listrik Tahun Depan, Akui Penjualan Menurun di 2025

Dicky Prastya

Jum'at, 26 Desember 2025 | 18:38 WIB
Purbaya Bicara Nasib Insentif Mobil Listrik Tahun Depan, Akui Penjualan Menurun di 2025
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (26/11/2025). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Kemenkeu belum menerima usulan insentif mobil listrik 2026 dari Kemenperin.
  • Kemenkeu masih mengevaluasi dampak positif insentif kendaraan listrik tahun berjalan terhadap penjualan dan lapangan pekerjaan.
  • Menperin sebelumnya mengisyaratkan insentif mobil listrik CBU akan dihentikan total mulai Januari tahun 2026.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal nasib insentif mobil listrik tahun 2026. Ia menyebut kalau Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih belum menerima usulan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Saya belum terima, saya akan lihat dulu seperti apa," kata Purbaya saat ditemui di Kejaksaan Agung (Kejagung), dikutip Jumat (26/12/2025).

Menkeu Purbaya juga masih melihat efek insentif kendaraan listrik yang dikeluarkan tahun ini apakah berefek positif ke penjualan, industri, maupun lapangan pekerjaan.

Namun dia menegaskan Kemenkeu masih belum menerima usulan perpanjangan insentif mobil listrik 2026 dari Kemenperin.

"Kita akan lihat juga dampak insentif sebelumnya seperti apa ke penjualan mobil, industri, lapangan kerja. Nanti kita lihat. Tapi saya belum dapat proposal akhir dari Kemenperin," lanjutnya.

Purbaya juga mengakui kalau penjualan mobil turun selama 2025. Namun dirinya menegaskan kalau itu bukan karena insentif otomotif.

ilustrasi mobil listrik bekas.
ilustrasi mobil listrik bekas.

Ia menilai kalau rendahnya penjualan mobil terjadi karena melambatnya pertumbuhan ekonomi di 10 bulan tahun 2025. Dirinya mengklaim kalau saat ini ekonomi perlahan mulai membaik.

"Di 2025 menurun kan karena ekonomi yang melambat di 10 bulan pertama tahun ini. Baru beberapa bulan terakhir, baru kelihatan agak pick up. Tapi yang jelas ke depan ekonomi akan kita dorong ke pertumbuhan yang lebih cepat. Seharusnya penjualan mobil akan naik juga," beber dia.

Bendahara Negara juga meyakini kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia selanjutnya bergerak ke arah positif.

baca juga

"Sekarang kan udah nyundul ke arah positif kan, dari sebelumnya negatif. Itu karena perbaikan ekonomi beberapa bulan terakhir, tapi kan masih terlalu telat lah perbaikannya. Saya yakin ke depan akan bagus," imbuhnya.

"Jadi, bukan karena insentif, tapi karena daya beli membaik, karena ekonominya berjalan lebih bagus, karena kita harus lebih bagus," pungkas dia.

Insentif mobil listrik 2026 dihentikan?

Agustus lalu, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa insentif untuk mobil listrik impor utuh atau Completely Built-Up/CBU akan dihentikan mulai tahun 2026.

Dengan demikian insentif untuk importasi CBU mobil listrik hanya bisa dinikmati hingga akhir Desember 2025.

Insentif yang selama ini dinikmati antara lain potongan bea masuk dan keringanan PPnBM dan PPN, dengan ketentuan perusahaan penerima manfaat insentif ini harus melakukan produksi dalam negeri 1:1 dari jumlah kendaraan CBU yang masuk ke pasar domestik.

‎"Insya-Allah tidak akan lagi kami keluarkan izin CBU, izin CBU dalam konteks skema investasi dengan mendapatkan manfaat (insentif)," kata Agus di Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Di sisi lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpendapat industri otomotif saat ini sudah mulai pulih dan kembali bersaing, tercermin dari aktifnya pameran otomotif yang melibatkan banyak pelaku industri. Melihat tren itu, dia menilai tak perlu ada insentif untuk sektor otomotif pada tahun depan.

“Insentif tahun depan tidak ada. Karena industrinya sudah cukup kuat,” ujar Airlangga kepada wartawan.

Meski begitu, Airlangga juga tak menutup peluang kajian insentif terhadap industri otomotif.

“Dikaji, tapi belum diputuskan,” katanya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stimulus Transportasi Nataru Meledak: Serapan Anggaran Kereta Api Tembus 83% dalam Sepekan!

Stimulus Transportasi Nataru Meledak: Serapan Anggaran Kereta Api Tembus 83% dalam Sepekan!

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 18:03 WIB

Honda Afeela Menjadi Mobil Pertama di Dunia dengan PS Remote Play dari Sony

Honda Afeela Menjadi Mobil Pertama di Dunia dengan PS Remote Play dari Sony

Otomotif | Jum'at, 26 Desember 2025 | 17:26 WIB

Purbaya Sebut Dana Badan Rehabilitasi Bencana Bersumber dari APBN

Purbaya Sebut Dana Badan Rehabilitasi Bencana Bersumber dari APBN

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 17:00 WIB

Purbaya Ogah Alihkan Dana MBG demi Atasi Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Ogah Alihkan Dana MBG demi Atasi Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 14:34 WIB

Bukan Mobil Premium, Tunggangan Anak Menkeu Purbaya Beda Dari yang Lain

Bukan Mobil Premium, Tunggangan Anak Menkeu Purbaya Beda Dari yang Lain

Otomotif | Jum'at, 26 Desember 2025 | 14:21 WIB

Purbaya Pakai Uang Korupsi Sitaan Kejagung Rp 6,6 Triliun buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Pakai Uang Korupsi Sitaan Kejagung Rp 6,6 Triliun buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 14:20 WIB

Terkini

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?

Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:08 WIB

×