Pasokan Energi Aman, Pembangkit Listrik Beroperasi Tanpa Kendala Selama Nataru

Achmad Fauzi

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:46 WIB
Pasokan Energi Aman, Pembangkit Listrik Beroperasi Tanpa Kendala Selama Nataru
Ilustrasi Pembangkit Listrik. [ist]
baca 10 detik
  • PLN Indonesia Power menjamin energi primer aman, menyiapkan daya mampu 19.228 MW saat Nataru 2025/2026.
  • Keandalan pembangkit rata-rata 92 persen didukung 443 unit mesin di 43 Unit Bisnis seluruh Indonesia.
  • Sebanyak 4.882 personel siaga dikerahkan, didukung 76 Posko Keandalan untuk respons cepat di lapangan.

Suara.com - PT PLN Indonesia Power memastikan pasokan energi primer berada dalam kondisi aman sehingga operasional pembangkit listrik dapat berjalan tanpa kendala selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dalam periode siaga Nataru, Subholding PLN Indonesia Power menyiapkan daya mampu netto sebesar 20.900 MW dengan daya mampu pasok mencapai 19.228 MW.

Tingkat keandalan pembangkit atau availability factor tercatat rata-rata 92 persen, didukung pengoperasian 443 unit mesin pembangkit yang tersebar di 43 Unit Bisnis di seluruh Indonesia.

PLN Indonesia Power (PLN IP) berhasil memenuhi kebutuhan listrik saat malam takbir menjelang Idulfitri 1446 Hijriah.
PLN Indonesia Power (PLN IP) berhasil memenuhi kebutuhan listrik saat malam takbir menjelang Idulfitri 1446 Hijriah.

Dari sisi pasokan energi primer, PLN Indonesia Power memastikan seluruh kebutuhan pembangkit terpenuhi. Stok batubara rata-rata berada di level 23 Hari Operasi Pembangkit (HOP), LNG 12 HOP, serta BBM 20 HOP. Kondisi ini memungkinkan pembangkit listrik beroperasi stabil tanpa hambatan selama masa libur panjang.

Direktur Operasi Pembangkit Batubara PLN Indonesia Power M. Hanafi Nur Rifai, menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.

"PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya untuk menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru dengan nyaman, hangat, dan penuh sukacita," ujarnya seperti dikutip, Rabu (31/12/2025).

Selain kesiapan pembangkit dan energi primer, PLN Indonesia Power juga mengerahkan 4.882 personel siaga yang terdiri dari personel operasi, pemeliharaan, dan pengamanan korporat.

Untuk mendukung respons cepat di lapangan, turut disiagakan 33 unit mobil pemadam kebakaran, 25 unit ambulans, serta berbagai peralatan dan material cadang gangguan.

Sebanyak 76 Posko Siaga Keandalan Pembangkit juga dioperasikan di seluruh wilayah kerja PLN Indonesia Power guna memastikan pengawasan dan penanganan potensi gangguan berjalan optimal selama periode Nataru.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirayu Menperin soal Insentif Mobil Listrik 2026, Ini Jawaban Purbaya

Dirayu Menperin soal Insentif Mobil Listrik 2026, Ini Jawaban Purbaya

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:21 WIB

Pakar Ungkap Dampak Jika Insentif Mobil Listrik Dicabut

Pakar Ungkap Dampak Jika Insentif Mobil Listrik Dicabut

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 12:12 WIB

Pencabutan Insentif Mobil Listrik Perlu Kajian Matang di Tengah Gejolak Harga Minyak

Pencabutan Insentif Mobil Listrik Perlu Kajian Matang di Tengah Gejolak Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 19:03 WIB

Terkini

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:30 WIB

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:19 WIB

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

Bali | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×