Saham DEWA Ngacir ke Level Tertinggi di Hari Pertama Bursa 2026

M Nurhadi

Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:30 WIB
Saham DEWA Ngacir ke Level Tertinggi di Hari Pertama Bursa 2026
Darma Henwa (DEWA)
baca 10 detik
  • Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) aktif diburu investor saat pembukaan perdagangan perdana Jumat, 2 Januari 2026.
  • Harga saham DEWA ditutup menguat tajam 11% menjadi Rp745, didukung volume transaksi Rp795 miliar.
  • Kenaikan didorong fundamental kuat akibat perolehan fasilitas kredit Rp5 triliun dari BBCA dan BMRI.

Suara.com - Pada pembukaan perdagangan perdana yang berlangsung Jumat (2/1/2026), PT Darma Henwa Tbk (DEWA) langsung mencuri perhatian investor.

Emiten jasa pertambangan ini menjadi salah satu saham yang paling aktif diburu, bersanding dengan nama besar lainnya seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Sentul City Tbk (BKSL).

Hingga penutupan pasar di hari pertama tahun ini, harga saham DEWA bertengger di level Rp745, mencatatkan lonjakan tajam sekitar 11% dibandingkan harga pembukaan.

Performa ini menegaskan posisi DEWA sebagai salah satu instrumen favorit di kalangan pelaku pasar modal saat ini.

Sejak bel pembukaan berbunyi, saham DEWA sudah menunjukkan taringnya. Mengacu pada data RTI, saham ini dibuka menguat di level Rp690 dari posisi sebelumnya di angka Rp670.

Pada jeda siang sesi I, harga terus merangkak naik hingga menyentuh Rp730 atau menguat sekitar 8,96%.

Selama perdagangan berlangsung, DEWA sempat menyentuh titik tertinggi di Rp740 dengan fluktuasi yang cukup dinamis.

Antusiasme investor terlihat jelas dari volume perdagangan yang mencapai 11.077.355 saham dengan total frekuensi transaksi sebanyak 74.792 kali.

Nilai transaksi yang dibukukan pun tergolong sangat besar untuk awal tahun, yakni mencapai Rp795 miliar.

baca juga

Jika ditarik garis ke belakang, reli kenaikan saham DEWA memang sedang dalam momentum yang kuat. Dalam kurun waktu satu pekan terakhir, harga sahamnya telah terapresiasi sebesar 24,79%.

Bahkan, dalam satu bulan ke belakang, saham ini sudah meroket hingga 55,98%.

Melesatnya harga saham DEWA bukan tanpa alasan. Faktor fundamental yang menjadi bahan bakar utama adalah perolehan fasilitas kredit senilai Rp5 triliun yang didapatkan perusahaan pada Selasa, 30 Desember 2025.

Pinjaman jumbo tersebut dikucurkan oleh dua bank terbesar di Indonesia, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Dana segar ini direncanakan untuk mendukung ekspansi bisnis dan memperkuat struktur modal perusahaan dalam menjalankan kontrak-kontrak pertambangan baru. 

IHSG Membuka Tahun dengan Rekor Baru

Laju positif saham DEWA juga sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Meski agenda kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pembukaan bursa dikabarkan batal, IHSG tetap menunjukkan performa impresif.

Indeks dibuka melompat ke posisi 8.676,74 dari penutupan tahun sebelumnya di level 8.646,93. Pada pukul 09.15 WIB, indeks terpantau terus menghijau di level level 8.748.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten PSAB Menguat Tipis, Komisaris Akumulasi Saham Pasca Lego Massal

Emiten PSAB Menguat Tipis, Komisaris Akumulasi Saham Pasca Lego Massal

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:21 WIB

KFC dan Pizza Hut Resmi Merger, Nilai Transaksi Tembus Rp15,6 Triliun

KFC dan Pizza Hut Resmi Merger, Nilai Transaksi Tembus Rp15,6 Triliun

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:17 WIB

IHSG Sumringah di Tahun Baru, Melesat ke Level 8.700

IHSG Sumringah di Tahun Baru, Melesat ke Level 8.700

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:04 WIB

Terkini

Cashback Rp7,5 Juta dari BRI untuk Pembelian iPhone 18 di Tokopedia dan TikTok

Cashback Rp7,5 Juta dari BRI untuk Pembelian iPhone 18 di Tokopedia dan TikTok

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:48 WIB

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:30 WIB

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:18 WIB

×