Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KFC dan Pizza Hut Resmi Merger, Nilai Transaksi Tembus Rp15,6 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:17 WIB
KFC dan Pizza Hut Resmi Merger, Nilai Transaksi Tembus Rp15,6 Triliun
Ilustrasi. Dua operator raksasa waralaba KFC dan Pizza Hut di India, Devyani International dan Sapphire Foods India, resmi mengumumkan rencana penggabungan usaha atau merger. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Operator KFC & Pizza Hut India merger senilai Rp15,6 triliun untuk kuasai pasar Asia.
  • Sinergi ini targetkan penghematan Rp390 miliar per tahun dan percepat ekspansi gerai.
  • Saham Devyani naik 5,3% usai umumkan rencana akuisisi terhadap Sapphire Foods India.

Suara.com - Peta persaingan industri restoran cepat saji global mengalami pergeseran besar di awal tahun 2026. Dua operator raksasa waralaba KFC dan Pizza Hut di India, Devyani International dan Sapphire Foods India, resmi mengumumkan rencana penggabungan usaha atau merger.

Kesepakatan raksasa ini bernilai fantastis, mencapai US$ 934 juta atau setara Rp15,6 triliun. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat dominasi merek di bawah naungan Yum! Brands di pasar India yang tengah tumbuh pesat.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Devyani International akan menerbitkan 117 saham baru untuk setiap 100 saham ekuitas Sapphire Foods. Merger ini diharapkan menciptakan efisiensi operasional dengan target sinergi tahunan mencapai 2,2 miliar rupee (sekitar US$ 25 juta) mulai tahun kedua setelah proses rampung.

Tujuan utama dari penggabungan ini adalah mempercepat ekspansi gerai KFC dan, yang paling krusial, menghidupkan kembali performa Pizza Hut yang saat ini masih tertinggal jauh dari pemimpin pasar, Domino's.

"India adalah pasar prioritas bagi kami. India memiliki ruang yang cukup untuk pertumbuhan lebih lanjut," ungkap Ranjith Roy, Kepala Keuangan Yum! Brands, sebagaimana dikutip dari CNBC, Jumat (2/1/2026).

Devyani International saat ini mengoperasikan lebih dari 2.000 gerai di berbagai negara termasuk Thailand dan Nigeria. Sementara itu, Sapphire Foods mengelola ratusan gerai KFC, Pizza Hut, hingga Taco Bell. Penyatuan kedua kekuatan ini akan menciptakan entitas tunggal yang menguasai ribuan titik distribusi di Asia Selatan.

Sumeet Narang, Direktur Nomine di Sapphire Foods India, menyebut bahwa langkah ini akan menjadikan India sebagai pusat pertumbuhan global bagi pemegang merek. "India memiliki potensi untuk menjadi permata mahkota sejati di pasar global Yum!," tuturnya.

Pengumuman ini memicu reaksi beragam di lantai bursa. Saham Devyani International melonjak hingga 5,3%, mencerminkan optimisme pasar terhadap posisi perusahaan sebagai entitas penyerap. Sebaliknya, saham Sapphire Foods India sempat terkoreksi hingga 6,4% pada pembukaan perdagangan.

Proses penggabungan ini diperkirakan akan memakan waktu 12 hingga 15 bulan ke depan, sembari menunggu lampu hijau dari otoritas regulator serta persetujuan dari para pemegang saham kedua perusahaan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Sumringah di Tahun Baru, Melesat ke Level 8.700

IHSG Sumringah di Tahun Baru, Melesat ke Level 8.700

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:04 WIB

Emiten Tambang Ini Mendadak Diborong Awal 2026, Apa Alasannya

Emiten Tambang Ini Mendadak Diborong Awal 2026, Apa Alasannya

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 15:01 WIB

Bukan Cuma Pescara, Bek Persib Bandung Diminati 2 Tim Liga Italia Lainnya

Bukan Cuma Pescara, Bek Persib Bandung Diminati 2 Tim Liga Italia Lainnya

Bola | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:57 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×