Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

SBN Jadi Primadona: Hasil Investasi Asuransi Melonjak 60,43%, OJK Tatap 2026 dengan Optimistis

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 05 Januari 2026 | 09:54 WIB
SBN Jadi Primadona: Hasil Investasi Asuransi Melonjak 60,43%, OJK Tatap 2026 dengan Optimistis
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa hasil investasi industri asuransi jiwa tumbuh signifikan sebesar 60,43%. Foto Antara.
  • Hasil investasi asuransi jiwa meroket 60,43% YoY, dominan di instrumen SBN yang likuid.
  • Pendapatan premi individu tumbuh 6,58%, bukti stabilitas permintaan proteksi jiwa.
  • OJK analisis rencana bisnis 2026 guna dorong pertumbuhan asuransi yang hati-hati.

Suara.com - Industri perasuransian Indonesia mencatatkan kinerja gemilang hingga kuartal keempat 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa hasil investasi industri asuransi jiwa tumbuh signifikan sebesar 60,43% secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan nilai mencapai Rp244,02 triliun per Oktober 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengungkapkan bahwa portofolio investasi industri saat ini didominasi oleh instrumen yang konservatif dan likuid, terutama Surat Berharga Negara (SBN).

"Asuransi jiwa menempatkan investasi SBN sebesar Rp244,02 triliun atau 41,82% dari total portofolionya, sedangkan asuransi umum dan reasuransi menempatkan Rp59,66 triliun atau 36,52%," jelas Ogi dalam keterangan tertulis, Senin (5/1/2026).

Selain hasil investasi yang mentereng, sisi pendapatan premi juga menunjukkan stabilitas yang kuat. Permintaan terhadap produk perlindungan jiwa tercatat tetap positif di dua segmen utama:

  • Segmen Individu: Meraup premi sebesar Rp78,87 triliun, tumbuh 6,58% YoY.
  • Segmen Kumpulan: Mencatatkan premi sebesar Rp21,70 triliun, naik 1,97% YoY.

Kenaikan ini menjadi indikator bahwa kepercayaan masyarakat terhadap produk perlindungan jiwa masih terjaga meski industri terus menghadapi dinamika pasar yang menantang.

Melihat struktur portofolio yang aman dan arah kebijakan moneter yang stabil, OJK memproyeksikan hasil investasi perasuransian akan tetap berada di jalur positif pada tahun mendatang. Untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, OJK tengah membedah rencana bisnis industri untuk tahun 2026.

Analisis mendalam dilakukan terhadap proyeksi premi, arah pengembangan produk, hingga kesiapan manajemen risiko masing-masing perusahaan. "Rencana tersebut mencerminkan optimisme yang terukur dan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian," pungkas Ogi.

OJK berharap dengan permodalan yang kuat dan strategi investasi pada instrumen aman seperti SBN, industri asuransi nasional mampu memberikan imbal hasil yang sehat sekaligus perlindungan maksimal bagi nasabah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurus OJK Genjot Kredit Perbankan di 2026

Jurus OJK Genjot Kredit Perbankan di 2026

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 17:57 WIB

Investor Ritel Tak Lagi Terkecoh, OJK Rampungkan Aturan Soal Influencer Saham

Investor Ritel Tak Lagi Terkecoh, OJK Rampungkan Aturan Soal Influencer Saham

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 12:42 WIB

Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya

Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB