Awas Penipuan! 8 Tips Aman Transfer Gunakan BI Fast

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 05 Januari 2026 | 14:12 WIB
Awas Penipuan! 8 Tips Aman Transfer Gunakan BI Fast
Ilustrasi Transfer Uang. [dok flip]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia menyarankan pengguna BI Fast agar menjaga keamanan data pribadi demi mencegah potensi penyalahgunaan layanan transaksi.
  • BI mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap oknum kejahatan yang sering memanfaatkan kemudahan transaksi BI Fast saat ini.
  • Beberapa tips keamanan meliputi verifikasi tujuan transfer, tidak membagikan PIN/OTP, serta mengaktifkan notifikasi transaksi.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memberikan saran kepada pengguna BI Fast agar menjaga keamanan data pribadinya. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan dalam memakai BI Fast.

BI pun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dibalik kemudahan transaksi yang ada saat ini. Sebab, banyak pelaku kejahatan yang sering menyalahgunakan pembayaran BI Fast.

"Tapi sobat, di balik semua kemudahan, masih ada saja oknum yang memanfaatkan kelengahan. Untuk itu, selalu waspada saat bertransaksi," kata narator dalam postingan Instagram @bank_indonesia dikutip, Senin (5/1/2026).

BI memberikan sejumlah tips yang bisa diperhatikan oleh masyarakat. Pertama, BI menghimbau nasabah selalu berhati-hati saat menggunakan layanan BI-Fast, terutama dalam memastikan tujuan transfer dan keamanan data pribadi.

Pengguna diminta untuk selalu memperjatikan nama penerima sebelum melakukan transfer. Jika nama yang muncul tidak sesuai dengan tujuan, ada baiknya transaksi segera dibatalkan.

Kedua, BI menyarankan agar masyarakat menggunakan aplikasi mobile banking resmi dari bank masing-masing agar bisa mengecek setiap transaksi.

Ketiga, jangan pernah membagikan OTP, PIN, atau password kepada orang lain. Keempat, selalu aktifkan notifikasi transaksi untuk memantau aktivitas.

Kelima, selalu gunakan gunakan perangkat dan jaringan yang aman saat melakukan transaksi keuangan. Keenam, adalah agar memutuskan untuk atur limit transfer harian untuk mengurangi risiko kerugian.

Ketujuh, simpan bukti transaksi dan rutin cek mutasi. Kedelapan, gunakan kanal pengaduan resmi jika ada transaksi mencurigakan yang tidak dilakukan oleh nasabah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 10:18 WIB

Purbaya Tarik Dana SAL Rp 75 T dari Perbankan demi Belanja Pemerintah

Purbaya Tarik Dana SAL Rp 75 T dari Perbankan demi Belanja Pemerintah

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:32 WIB

Purbaya Akui Suntikan Dana SAL Rp 276 Triliun ke Bank Belum Optimal ke Ekonomi

Purbaya Akui Suntikan Dana SAL Rp 276 Triliun ke Bank Belum Optimal ke Ekonomi

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 11:35 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×