Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.525,690
LQ45 644,593
Srikehati 313,693
JII 391,666
USD/IDR 17.685

GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?

M Nurhadi

Senin, 05 Januari 2026 | 16:32 WIB
GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?
Ilustrasi logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. [Situs GoTo]
baca 10 detik
  • Manajer investasi global ternama seperti BlackRock dan Vanguard aktif mengakumulasi saham GOTO selama Desember 2025.
  • BlackRock memimpin akumulasi dengan penambahan sekitar 600 juta lembar saham secara bulanan.
  • Aksi beli institusional ini terjadi setelah saham GOTO menekan IHSG sepanjang tahun 2025.

Suara.com - Di tengah fluktuasi indeks yang cukup tajam, sejumlah manajer investasi global ternama dilaporkan mulai mempertebal kepemilikan saham mereka di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Langkah akumulasi ini menjadi sorotan utama, mengingat GOTO merupakan salah satu emiten dengan kapitalisasi pasar besar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Data terbaru dari Bloomberg mengungkapkan adanya arus modal masuk yang konsisten dari institusi-institusi raksasa sepanjang Desember 2025.

Nama-nama besar seperti BlackRock, Vanguard, hingga Crédit Agricole tercatat aktif menambah porsi kepemilikan mereka.

Fenomena ini memicu spekulasi di kalangan investor ritel mengenai arah pergerakan harga GOTO di tahun 2026, setelah melewati periode tekanan yang cukup berat sepanjang tahun lalu.

BlackRock dan Vanguard Pimpin Akumulasi Global

Pimpinan arus akumulasi ini tidak lain adalah BlackRock Inc., perusahaan manajemen aset terbesar di dunia. BlackRock dilaporkan melakukan penambahan kepemilikan sekitar 600 juta lembar saham GOTO secara bulanan.

Dengan aksi beli ini, total kepemilikan BlackRock kini menyentuh angka 30,88 miliar lembar saham, atau setara dengan 2,71% dari total saham yang beredar di pasar.

Selain BlackRock, raksasa pengelola dana asal Amerika Serikat lainnya, Vanguard, juga terpantau melakukan penambahan posisi, meski dalam volume yang lebih konservatif.

baca juga

Perbankan investasi global seperti JPMorgan dan Goldman Sachs pun tidak ketinggalan dengan mencatatkan akumulasi tipis namun konsisten.

Dari Benua Eropa, Crédit Agricole muncul sebagai entitas yang cukup agresif melakukan pembelian bulanan. Kehadiran institusi Eropa ini memberikan sinyal kuat bahwa minat terhadap ekosistem digital Indonesia masih terjaga dengan baik di mata pemodal internasional.

Melihat prospek GOTO, MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness saham GOTO di kisaran 65-68. Target harga pertama 71 dan target harga kedua 73. Stoploss saham GOTO jika jatuh ke bawah 64.

Sedangkan Mandiri Sekuritas pada akhir tahun lalu merekomendasikan buy saham GOTO dengan target harga 100.

Performa GOTO: Antara Tekanan 2025 dan Harapan 2026

Harus diakui bahwa perjalanan saham GOTO sepanjang tahun 2025 bukanlah hal yang mudah bagi para pemegang sahamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham INET Melesat 25 Persen, Ini Target Harga Setelah Right Issue

Saham INET Melesat 25 Persen, Ini Target Harga Setelah Right Issue

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 14:19 WIB

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 12:51 WIB

Target Harga BUMI di Tengah Penguatan Saham Berturut-turut, Ini Analisisnya

Target Harga BUMI di Tengah Penguatan Saham Berturut-turut, Ini Analisisnya

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 11:18 WIB

Terkini

Prabowo ke Lokasi Karhutla Kubu Raya, Lihat Api dari Dekat Tanpa Masker Begini Arahannya

Prabowo ke Lokasi Karhutla Kubu Raya, Lihat Api dari Dekat Tanpa Masker Begini Arahannya

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Review Bartender Glass of God: Mengobati Luka Jiwa Lewat Segelas Koktail

Review Bartender Glass of God: Mengobati Luka Jiwa Lewat Segelas Koktail

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta

Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan

Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI

Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif

Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara

Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak

Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74

Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'

Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'

Kalbar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:32 WIB

×