Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 05 Januari 2026 | 16:32 WIB
GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?
Ilustrasi logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. [Situs GoTo]
  • Manajer investasi global ternama seperti BlackRock dan Vanguard aktif mengakumulasi saham GOTO selama Desember 2025.
  • BlackRock memimpin akumulasi dengan penambahan sekitar 600 juta lembar saham secara bulanan.
  • Aksi beli institusional ini terjadi setelah saham GOTO menekan IHSG sepanjang tahun 2025.

Suara.com - Di tengah fluktuasi indeks yang cukup tajam, sejumlah manajer investasi global ternama dilaporkan mulai mempertebal kepemilikan saham mereka di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Langkah akumulasi ini menjadi sorotan utama, mengingat GOTO merupakan salah satu emiten dengan kapitalisasi pasar besar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Data terbaru dari Bloomberg mengungkapkan adanya arus modal masuk yang konsisten dari institusi-institusi raksasa sepanjang Desember 2025.

Nama-nama besar seperti BlackRock, Vanguard, hingga Crédit Agricole tercatat aktif menambah porsi kepemilikan mereka.

Fenomena ini memicu spekulasi di kalangan investor ritel mengenai arah pergerakan harga GOTO di tahun 2026, setelah melewati periode tekanan yang cukup berat sepanjang tahun lalu.

BlackRock dan Vanguard Pimpin Akumulasi Global

Pimpinan arus akumulasi ini tidak lain adalah BlackRock Inc., perusahaan manajemen aset terbesar di dunia. BlackRock dilaporkan melakukan penambahan kepemilikan sekitar 600 juta lembar saham GOTO secara bulanan.

Dengan aksi beli ini, total kepemilikan BlackRock kini menyentuh angka 30,88 miliar lembar saham, atau setara dengan 2,71% dari total saham yang beredar di pasar.

Selain BlackRock, raksasa pengelola dana asal Amerika Serikat lainnya, Vanguard, juga terpantau melakukan penambahan posisi, meski dalam volume yang lebih konservatif.

Perbankan investasi global seperti JPMorgan dan Goldman Sachs pun tidak ketinggalan dengan mencatatkan akumulasi tipis namun konsisten.

Dari Benua Eropa, Crédit Agricole muncul sebagai entitas yang cukup agresif melakukan pembelian bulanan. Kehadiran institusi Eropa ini memberikan sinyal kuat bahwa minat terhadap ekosistem digital Indonesia masih terjaga dengan baik di mata pemodal internasional.

Melihat prospek GOTO, MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness saham GOTO di kisaran 65-68. Target harga pertama 71 dan target harga kedua 73. Stoploss saham GOTO jika jatuh ke bawah 64.

Sedangkan Mandiri Sekuritas pada akhir tahun lalu merekomendasikan buy saham GOTO dengan target harga 100.

Performa GOTO: Antara Tekanan 2025 dan Harapan 2026

Harus diakui bahwa perjalanan saham GOTO sepanjang tahun 2025 bukanlah hal yang mudah bagi para pemegang sahamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham INET Melesat 25 Persen, Ini Target Harga Setelah Right Issue

Saham INET Melesat 25 Persen, Ini Target Harga Setelah Right Issue

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 14:19 WIB

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 12:51 WIB

Target Harga BUMI di Tengah Penguatan Saham Berturut-turut, Ini Analisisnya

Target Harga BUMI di Tengah Penguatan Saham Berturut-turut, Ini Analisisnya

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 11:18 WIB

Terkini

6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu

6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:29 WIB

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:23 WIB

IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik

IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:47 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Mulai Menipis, Sisa Rp2.519 Triliun

Cadangan Devisa Indonesia Mulai Menipis, Sisa Rp2.519 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:31 WIB

Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:29 WIB

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:25 WIB

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:16 WIB

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:41 WIB

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:06 WIB

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:01 WIB