Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

M Nurhadi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:33 WIB
Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela
ARSIP - Kilang minyak lepas pantai Pertamina (Antara)
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent dan WTI stabil pada Jumat 16 Januari 2025 karena meredanya kekhawatiran serangan AS ke Iran.
  • Pernyataan Presiden Trump mengenai meredanya ketegangan Teheran menurunkan premi risiko harga minyak mentah global.
  • Kenaikan persediaan minyak mentah Amerika dan pemulihan produksi Venezuela turut menekan harga minyak mentah.

Suara.com - Harga minyak stabil pada perdagangan Jumat 16 Januari 2025, dengan Brent dan WTI naik tipis dari harga penutupan sebelumnya. Kondisi ini terjadi setelah meredanya kekhawatiran pasar terhadap potensi serangan Amerika Serikat ke Iran.

Mengutip dari Investing.com, harga Brent turun 3 sen, atau 0,05 persen, menjadi USD 63,73 per barel, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 4 sen, atau 0,07 persen, menjadi USD 59,22 per barel pada pukul 02.23 GMT atau 09.23 WIB. 

Tercatat, Brent ataupun WTI naik ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir pekan ini setelah protes meletus di Iran dan Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan potensi serangan terhadap negara tersebut. 

Namun demikian, pada Kamis (16/1) malam Trump menyatakan bahwa ketegangan di Teheran mulai mereda. Pernyataan ini mengurangi kekhawatiran pasar akan adanya aksi militer yang dapat mengganggu pasokan minyak global. 

Berdasarkan laporan Energy Information Administration atau  Badan Informasi Energi AS, persediaan minyak mentah dan bensin Amerika telah meningkat lebih dari perkiraan analis juga meredam pasar.

"Hal ini memicu penurunan cepat 'premium Iran' yang telah mendorong harga ke level tertinggi dalam dua belas minggu, diperparah oleh data persediaan AS terbaru yang menunjukkan peningkatan substansial minyak mentah," kata analis IG, Tony Sycamore, dalam sebuah catatan.

Sejumlah sumber mengatakan kepada  Reuters bahwa Venezuela mulai memulihkan produksi minyaknya dan kembali melakukan ekspor. 

Pada saat yang sama, raksasa energi Shell merilis skenario ketahanan energi 2026 yang memproyeksikan pertumbuhan permintaan minyak secara optimis.

Shell memperkirakan kebutuhan energi utama pada tahun 2050 bisa meningkat hingga 25 persen dibandingkan tahun lalu.

baca juga

Sementara OPEC menyatakan pada Rabu bahwa pasokan dan permintaan minyak global diperkirakan tetap seimbang sepanjang 2026.

Organisasi tersebut juga memproyeksikan konsumsi minyak akan kembali meningkat pada 2027 dengan laju pertumbuhan yang serupa dengan tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Terjadi di Iran? Protes Rakyat, Internet Diputus, Dunia Bereaksi

Apa yang Terjadi di Iran? Protes Rakyat, Internet Diputus, Dunia Bereaksi

Your Say | Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:07 WIB

Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln

Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 08:09 WIB

AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?

AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

×