Obligasi Jepang Berguncang, Yield JGB Sentuh Level Tertinggi Sejak 1999

M Nurhadi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:24 WIB
Obligasi Jepang Berguncang, Yield JGB Sentuh Level Tertinggi Sejak 1999
Jepang.[Unsplash/Roméo A]
baca 10 detik
  • Yield obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun melampaui 2,3% pada Rabu (21/1/2026), tertinggi sejak Februari 1999.
  • Pemicu utama adalah rencana PM Takaichi menggelar Pemilu dadakan demi kebijakan fiskal ekspansif dan pemotongan pajak.
  • Kekhawatiran defisit fiskal mendorong yield tenor 40 tahun menembus level psikologis 4% untuk pertama kalinya.

Suara.com - Pasar keuangan Jepang saat ini tengah berada dalam tekanan hebat seiring dengan melonjaknya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Jepang (Japanese Government Bonds/JGB).

Pada perdagangan Rabu (21/1/2026), yield JGB tenor 10 tahun melesat hingga melampaui angka 2,3%, mencatatkan rekor tertinggi dalam hampir tiga dekade terakhir atau sejak Februari 1999.

Kenaikan imbal hasil ini mencerminkan aksi jual masif di pasar surat utang.

Sebagai informasi, pergerakan yield berbanding terbalik dengan harga; ketika yield melonjak, hal itu menandakan harga obligasi sedang jatuh karena investor berbondong-bondong melepas aset mereka akibat kekhawatiran terhadap kesehatan fiskal negara.

Sentimen negatif pasar dipicu oleh manuver politik Perdana Menteri Sanae Takaichi. PM Takaichi dilaporkan berencana membubarkan parlemen pada Jumat (23/1/2026) dan menggelar pemilihan umum (Pemilu) dadakan pada 8 Februari mendatang.

Strategi ini dianggap sebagai upaya untuk mengonsolidasi kekuasaan guna melancarkan kebijakan fiskal yang ekspansif.

Fenomena ini dikenal di pasar sebagai "Takaichi Trade", sebuah pola di mana indeks saham Nikkei cenderung menguat, namun nilai tukar Yen dan harga obligasi pemerintah justru melemah tajam.

Investor mulai mengantisipasi lonjakan pengeluaran pemerintah yang akan didanai oleh utang baru, terutama setelah muncul wacana pemangkasan pajak penjualan makanan menjadi 0% serta pemotongan pajak konsumsi lainnya.

Kekhawatiran Defisit dan Tekanan di Berbagai Tenor

baca juga

Kekhawatiran terhadap defisit anggaran yang membengkak telah menyebar ke berbagai tenor obligasi:

  • Tenor 10 Tahun: Menyentuh level 2,325% pada Rabu pagi, melanjutkan tren kenaikan dari posisi 2,274% di awal pekan.
  • Tenor 40 Tahun: Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak diterbitkan pada 2007, yield tenor sangat panjang ini menembus level psikologis 4% pada Selasa (20/1/2026).
  • Tenor 5 Tahun: Mencapai rekor tertinggi di tengah rencana Kementerian Keuangan Jepang untuk melelang surat berharga senilai 2,5 triliun yen.

Masahiko Loo, strategis senior dari State Street Investment Management, menilai bahwa fenomena ini bukan sekadar masalah pasokan dan permintaan.

"Pasar sedang melakukan penyesuaian ulang terhadap premi risiko seiring sinyal kebijakan fiskal yang lebih agresif dan tekanan inflasi yang masih bertahan," ujarnya seperti dikutip dari CNBC International.

Di sisi lain, kemampuan Bank of Japan untuk merespons kondisi ini melalui kenaikan suku bunga lebih lanjut tampak sangat terbatas.

Data terbaru menunjukkan aktivitas manufaktur Jepang melambat akibat friksi perdagangan global, sementara sektor jasa terhambat oleh tantangan di industri pariwisata.

Meski demikian, pasar tetap memantau pertemuan kebijakan BoJ pekan ini. Walaupun suku bunga diperkirakan tetap bertahan setelah kenaikan pada Desember lalu, pelaku pasar menantikan sinyal hawkish dari Gubernur BoJ, Kazuo Ueda, terkait potensi kenaikan suku bunga di bulan Juni mendatang untuk meredam inflasi.

Kombinasi antara ketidakpastian politik, rencana pemotongan pajak yang ambisius, dan melambatnya ekonomi sektor riil menciptakan badai sempurna bagi pasar surat utang Jepang di awal tahun 2026 ini.


DISCLAIMER: Investasi pada obligasi internasional dan pasar uang memiliki risiko volatilitas tinggi yang dipengaruhi oleh kebijakan fiskal dan moneter global. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Fluktuasi yield JGB dapat berdampak pada pasar obligasi domestik dan nilai tukar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Di Balik Janji Dai Nippon

Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Di Balik Janji Dai Nippon

Your Say | Selasa, 20 Januari 2026 | 16:15 WIB

Review Film Two Seasons, Two Strangers: Kisah-kisah Kemenangan Kecil yang Menyentuh

Review Film Two Seasons, Two Strangers: Kisah-kisah Kemenangan Kecil yang Menyentuh

Your Say | Selasa, 20 Januari 2026 | 09:20 WIB

Hello Mellow oleh NCT Wish: Ubah Momen Suka dan Duka Jadi Kenangan Hangat

Hello Mellow oleh NCT Wish: Ubah Momen Suka dan Duka Jadi Kenangan Hangat

Your Say | Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45 WIB

Terkini

Awal Mula Betrand Peto Dilaporkan atas Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kata Ruben Onsu

Awal Mula Betrand Peto Dilaporkan atas Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kata Ruben Onsu

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 10:43 WIB

Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan

Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:42 WIB

Maria Kristin Bongkar Kriteria Peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026: Kalah Masih Bisa Lolos

Maria Kristin Bongkar Kriteria Peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026: Kalah Masih Bisa Lolos

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 10:35 WIB

Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati

Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:35 WIB

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

×