Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:17 WIB
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
Skytrax resmi mencabut predikat bintang 5 milik Garuda dan menurunkannya menjadi maskapai bintang 4. Foto ist.
Baca 10 detik
  • Skytrax turunkan peringkat Garuda Indonesia dari maskapai bintang 5 menjadi bintang 4.
  • Penurunan dipicu produk pesawat dan fasilitas bandara yang ketinggalan zaman.
  • Performa direksi baru, termasuk dua ekspatriat, kini dipertanyakan publik.

Suara.com - Kabar kurang sedap menerpa maskapai pelat merah, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Di tengah upaya transformasi besar-besaran, maskapai kebanggaan tanah air ini justru harus rela turun kasta.

Skytrax resmi mencabut predikat bintang 5 milik Garuda dan menurunkannya menjadi maskapai bintang 4.

Penurunan peringkat ini terasa menyesakkan. Pasalnya, langkah efisiensi dan restrukturisasi yang tengah dijalankan manajemen dinilai berdampak pada kualitas fasilitas yang mulai "uzur".

Laporan terbaru Skytrax menyebutkan, meski pelayanan staf kabin dan staf darat Garuda masih jempolan, namun urusan produk fisik adalah cerita lain. Skytrax menyoroti fasilitas di pesawat maupun di bandara (Jakarta dan Denpasar) yang sudah ketinggalan zaman dan butuh modernisasi segera.

"Peringkat Garuda Indonesia telah diturunkan menjadi maskapai bintang 4. Banyak produk di dalam pesawat dan fasilitas darat yang kini sudah sangat ketinggalan zaman," tulis Skytrax dalam laman resminya, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Restrukturisasi yang berkepanjangan tampaknya membuat investasi pada pemeliharaan kursi, sistem hiburan (in-flight entertainment), hingga fasilitas ruang tunggu menjadi terhambat.

Ironisnya, penurunan kasta ini terjadi justru setelah emiten bersandi GIAA tersebut merombak total susunan direksinya pada Oktober 2025 lalu. Saat itu, Glenny H. Kahuripan didapuk menjadi Direktur Utama menggantikan Wamildan Tsani.

Tak main-main, Garuda bahkan memboyong dua tenaga ahli asing ke dalam jajaran direksi untuk mempercepat pemulihan, pertama, Neil Raymond Nills eks COO Air Italy yang menjabat sebagai Direktur Transformasi dan Balagopal Kunduvara veteran Singapore Airlines selama 25 tahun yang kini memegang kendali Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Kehadiran Balagopal yang punya rekam jejak mentereng di Singapore Airlines maskapai langganan bintang 5 awalnya diharapkan mampu membawa standar kelas dunia ke Garuda. Namun, tantangan finansial dan tumpukan beban masa lalu nampaknya masih menjadi sandungan nyata.

Baca Juga: Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI