Target Harga INET, Sahamnya Diakumulasi Asing saat di Zona Merah

M Nurhadi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:34 WIB
Target Harga INET, Sahamnya Diakumulasi Asing saat di Zona Merah
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
baca 10 detik
  • BNI Sekuritas merekomendasikan aksi beli saham INET dengan target harga antara Rp555 hingga Rp590.
  • Investor disarankan melakukan *speculative buy* jika harga saham mampu bertahan di atas level Rp525.
  • Saham INET mencatat apresiasi 11,5% secara tahunan dan didukung akumulasi beli bersih investor asing.

Suara.com - Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menunjukkan sinyal teknikal yang menarik bagi para investor yang mengincar peluang keuntungan jangka pendek.

Emiten teknologi ini diprediksi berpotensi menembus level batas atas (resistance) dalam waktu dekat, didorong oleh akumulasi beli yang cukup signifikan.

Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst dari BNI Sekuritas, dalam laporan risetnya memberikan panduan bagi para pemodal untuk mencermati pergerakan harga INET.

Rekomendasi utamanya adalah beli (buy) dengan target kenaikan harga yang cukup menjanjikan.

Titik Masuk dan Target Harga

Secara teknikal, BNI Sekuritas menyarankan strategi speculative buy dengan memperhatikan level psikologis tertentu. Berikut adalah rincian strategi trading untuk saham INET:

  • Area Beli (Entry Point): Investor disarankan masuk jika harga berhasil menembus atau bertahan di level Rp525.
  • Target Profit: Sasaran kenaikan terdekat diproyeksikan berada pada rentang Rp555 hingga Rp590.
  • Manajemen Risiko (Cut Loss): Untuk mengantisipasi kerugian, pemodal sangat disarankan melakukan pelepasan jika harga merosot ke bawah Rp490.

Sebagai catatan pada perdagangan terbaru, Selasa (20/1/2026), INET ditutup pada level Rp550.

Meskipun angka tersebut menunjukkan koreksi sekitar 3,48% dari pembukaan pasar sesi pertama hari tersebut, posisinya masih berada dalam zona pantauan untuk penguatan lanjutan.

Rekam Jejak dan Aliran Dana Asing

baca juga

Performa saham INET menunjukkan dinamika yang fluktuatif namun masih berada dalam tren positif secara tahunan (year to date). Berikut ringkasan performanya:

  • Pertumbuhan Tahunan: Sejak awal tahun, saham ini telah terapresiasi sebesar 11,5%.
  • Kinerja Pekanan: Meskipun sempat turun 12,6% dalam sepekan terakhir, harga mulai menunjukkan upaya pemulihan (rebound).
  • Akumulasi Asing: Berdasarkan data Stockbit, investor mancanegara tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) yang cukup besar, mencapai Rp10,4 miliar pada perdagangan Kamis (15/1).

Keterlibatan dana asing ini menjadi katalis positif yang mendukung optimisme bahwa saham Sinergi Inti Andalan Prima memiliki pondasi yang kuat untuk kembali menguat.

DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko tinggi terhadap fluktuasi harga pasar. Rekomendasi teknikal ini bukan merupakan jaminan keuntungan pasti, melainkan hasil analisis data pasar yang tersedia. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hanya Naik Tipis 0,01% Hari Ini, Meski Harga Emas Pecah Rekor

IHSG Hanya Naik Tipis 0,01% Hari Ini, Meski Harga Emas Pecah Rekor

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 16:59 WIB

Isu Perubahan Aturan MSCI Ancam IHSG, Dana Asing Rp31 Triliun Cabut?

Isu Perubahan Aturan MSCI Ancam IHSG, Dana Asing Rp31 Triliun Cabut?

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:20 WIB

Lepas Suspend, Saham-saham Ini Kembali Diperdagangkan dengan Status Khusus

Lepas Suspend, Saham-saham Ini Kembali Diperdagangkan dengan Status Khusus

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 12:33 WIB

Terkini

Hari Santri Nasional 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Ekonomi

Hari Santri Nasional 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Ekonomi

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Jadwal Resmi Rilis! Menakar Peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Jadwal Resmi Rilis! Menakar Peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Arab Saudi Kembali Diserang Hingga Jatuh Korban Jiwa, Drone Hantam Bandara Dammam

Arab Saudi Kembali Diserang Hingga Jatuh Korban Jiwa, Drone Hantam Bandara Dammam

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Cara Menghapus Akun Media Sosial Secara Permanen

Cara Menghapus Akun Media Sosial Secara Permanen

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:40 WIB

5 Serum Mengandung Formula Anti-Penuaan, Kurangi Flek Hitam hingga Kerutan di Wajah

5 Serum Mengandung Formula Anti-Penuaan, Kurangi Flek Hitam hingga Kerutan di Wajah

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Gasak Yamaha R25 Saat Korban Tidur, Residivis di Pringsewu Ditembak di Kedua Kaki

Gasak Yamaha R25 Saat Korban Tidur, Residivis di Pringsewu Ditembak di Kedua Kaki

Lampung | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Gus Ipul Laporkan Kinerja Dua Tahun Kemensos dalam Sidang Kabinet di Istana

Gus Ipul Laporkan Kinerja Dua Tahun Kemensos dalam Sidang Kabinet di Istana

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:27 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:20 WIB

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:19 WIB

×