Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Isu Perubahan Aturan MSCI Ancam IHSG, Dana Asing Rp31 Triliun Cabut?

M Nurhadi

Selasa, 20 Januari 2026 | 13:20 WIB
Isu Perubahan Aturan MSCI Ancam IHSG, Dana Asing Rp31 Triliun Cabut?
Ilustrasi IHSG {Suara.com/AI]
  • MSCI Inc. mengkaji perubahan metodologi indeks pada Januari 2026, memicu potensi penarikan dana asing lebih dari US$2 miliar dari bursa saham Indonesia.
  • Kajian MSCI fokus memperketat definisi *free float*, yang mana Indonesia memiliki rata-rata terkecil di Asia-Pasifik, mengancam saham emiten besar seperti BRPT dan CUAN.
  • Likuiditas pasar saham diperkirakan menurun drastis dan volatilitas meningkat jika aturan pengetatan *free float* diadopsi, membebani Rupiah.

Suara.com - Pasar modal Indonesia kini tengah berada dalam fase krusial. Dana global diprediksi bakal menarik diri hingga lebih dari US$ 2 miliar (sekitar Rp31 triliun) dari bursa saham domestik dalam beberapa bulan mendatang.

Hal ini dipicu oleh rencana MSCI Inc. yang tengah mengkaji perubahan metodologi indeks, sebuah langkah yang kembali memicu kekhawatiran mengenai tingkat keterbukaan pasar saham terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Penyedia indeks global tersebut dijadwalkan akan mengambil keputusan pada akhir Januari 2026.

Fokus utamanya adalah memperketat definisi free float—yakni jumlah saham yang benar-benar tersedia untuk diperdagangkan oleh publik. Jika disetujui, kebijakan baru ini akan mulai berlaku pada tinjauan indeks bulan Mei mendatang.

Namun, seperti yang dilansir dari Bloomberg, isu Free Float yang sudah sejak lama menuai sorotan kembali jadi menarik perhatian di di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saat ini, Indonesia tercatat memiliki rata-rata free float terkecil di Asia-Pasifik.

Jika MSCI menemukan bahwa jumlah saham yang dapat diperdagangkan lebih rendah dari yang dilaporkan secara resmi, maka investor pasif yang mengacu pada indeks tersebut terpaksa harus melepas posisi mereka.

Gary Tan, Manajer Portofolio di Allspring Global Investments, menilai langkah ini sebagai ujian penting bagi agenda reformasi pasar modal tanah air.

"Langkah ini menggarisbawahi perlunya perbaikan tata kelola perusahaan guna menarik partisipasi internasional yang lebih besar serta aliran investasi jangka panjang," ungkapnya, dilansir via Bloomberg.

Potensi arus keluar dana asing diprediksi akan menghantam emiten-emiten dengan kapitalisasi pasar besar yang memiliki kepemilikan terkonsentrasi. Dua perusahaan milik taipan Prajogo Pangestu menjadi sorotan utama:

PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN): Memiliki struktur kepemilikan mayoritas sebesar 84%.

PT Barito Pacific (BRPT): Sebanyak 71% sahamnya masih dikuasai oleh Prajogo Pangestu.

Namun demikian, terkait hal ini, juru bicara PT Barito Pacific (BRPT) menjelaskan, bahwa free float perusahaan tersebut sudah mencapai 27% berdasarkan aturan Bursa Efek Indonesia, sementara free float CUAN sebesar 15%.

Ia menambahkan bahwa BRPT tidak akan terdampak oleh perubahan metodologi MSCI apa pun. Meski PTRO akan terdampak jika metodologi baru diterapkan, namun dipercaya tidak akan menghadapi arus keluar terbesar.

Keluarnya dana asing secara masif ini sendiri tidak hanya akan mengguncang indeks harga saham, tetapi juga menambah beban bagi mata uang Rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lepas Suspend, Saham-saham Ini Kembali Diperdagangkan dengan Status Khusus

Lepas Suspend, Saham-saham Ini Kembali Diperdagangkan dengan Status Khusus

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 12:33 WIB

IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya

IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:44 WIB

Di Balik Right Issue BNBR, Pemilik Saham Bakrie Bisa Terdampak!

Di Balik Right Issue BNBR, Pemilik Saham Bakrie Bisa Terdampak!

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:27 WIB

Terkini

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB