Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Target Harga INET, Sahamnya Diakumulasi Asing saat di Zona Merah

M Nurhadi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:34 WIB
Target Harga INET, Sahamnya Diakumulasi Asing saat di Zona Merah
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
baca 10 detik
  • BNI Sekuritas merekomendasikan aksi beli saham INET dengan target harga antara Rp555 hingga Rp590.
  • Investor disarankan melakukan *speculative buy* jika harga saham mampu bertahan di atas level Rp525.
  • Saham INET mencatat apresiasi 11,5% secara tahunan dan didukung akumulasi beli bersih investor asing.

Suara.com - Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menunjukkan sinyal teknikal yang menarik bagi para investor yang mengincar peluang keuntungan jangka pendek.

Emiten teknologi ini diprediksi berpotensi menembus level batas atas (resistance) dalam waktu dekat, didorong oleh akumulasi beli yang cukup signifikan.

Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst dari BNI Sekuritas, dalam laporan risetnya memberikan panduan bagi para pemodal untuk mencermati pergerakan harga INET.

Rekomendasi utamanya adalah beli (buy) dengan target kenaikan harga yang cukup menjanjikan.

Titik Masuk dan Target Harga

Secara teknikal, BNI Sekuritas menyarankan strategi speculative buy dengan memperhatikan level psikologis tertentu. Berikut adalah rincian strategi trading untuk saham INET:

  • Area Beli (Entry Point): Investor disarankan masuk jika harga berhasil menembus atau bertahan di level Rp525.
  • Target Profit: Sasaran kenaikan terdekat diproyeksikan berada pada rentang Rp555 hingga Rp590.
  • Manajemen Risiko (Cut Loss): Untuk mengantisipasi kerugian, pemodal sangat disarankan melakukan pelepasan jika harga merosot ke bawah Rp490.

Sebagai catatan pada perdagangan terbaru, Selasa (20/1/2026), INET ditutup pada level Rp550.

Meskipun angka tersebut menunjukkan koreksi sekitar 3,48% dari pembukaan pasar sesi pertama hari tersebut, posisinya masih berada dalam zona pantauan untuk penguatan lanjutan.

Rekam Jejak dan Aliran Dana Asing

baca juga

Performa saham INET menunjukkan dinamika yang fluktuatif namun masih berada dalam tren positif secara tahunan (year to date). Berikut ringkasan performanya:

  • Pertumbuhan Tahunan: Sejak awal tahun, saham ini telah terapresiasi sebesar 11,5%.
  • Kinerja Pekanan: Meskipun sempat turun 12,6% dalam sepekan terakhir, harga mulai menunjukkan upaya pemulihan (rebound).
  • Akumulasi Asing: Berdasarkan data Stockbit, investor mancanegara tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) yang cukup besar, mencapai Rp10,4 miliar pada perdagangan Kamis (15/1).

Keterlibatan dana asing ini menjadi katalis positif yang mendukung optimisme bahwa saham Sinergi Inti Andalan Prima memiliki pondasi yang kuat untuk kembali menguat.

DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko tinggi terhadap fluktuasi harga pasar. Rekomendasi teknikal ini bukan merupakan jaminan keuntungan pasti, melainkan hasil analisis data pasar yang tersedia. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hanya Naik Tipis 0,01% Hari Ini, Meski Harga Emas Pecah Rekor

IHSG Hanya Naik Tipis 0,01% Hari Ini, Meski Harga Emas Pecah Rekor

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 16:59 WIB

Isu Perubahan Aturan MSCI Ancam IHSG, Dana Asing Rp31 Triliun Cabut?

Isu Perubahan Aturan MSCI Ancam IHSG, Dana Asing Rp31 Triliun Cabut?

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:20 WIB

Lepas Suspend, Saham-saham Ini Kembali Diperdagangkan dengan Status Khusus

Lepas Suspend, Saham-saham Ini Kembali Diperdagangkan dengan Status Khusus

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 12:33 WIB

Terkini

DPR Sudah Kasih Restu, Kapan Kapal Induk Italia Resmi Jadi Milik Indonesia?

DPR Sudah Kasih Restu, Kapan Kapal Induk Italia Resmi Jadi Milik Indonesia?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:08 WIB

Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan

Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:00 WIB

Ulasan Novel Burung-Burung Berkisah: Keindahan Alam dalam Sastra Klasik

Ulasan Novel Burung-Burung Berkisah: Keindahan Alam dalam Sastra Klasik

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:00 WIB

Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo

Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:54 WIB

Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!

Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:48 WIB

Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi

Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:48 WIB

Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka

Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:45 WIB

Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika

Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:45 WIB

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:39 WIB

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

×