Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Mending Beli Emas Batangan atau Perhiasan? Ini Pilihan Terbaik untuk Investasi

Nur Khotimah

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:47 WIB
Mending Beli Emas Batangan atau Perhiasan? Ini Pilihan Terbaik untuk Investasi
Ilustrasi emas batangan. (Unsplash/rc.xyz NFT gallery)

Suara.com - Hingga saat ini, emas dinilai masih menjadi perangkat investasi yang paling bisa diandalkan. Pasalnya, nilai tukar emas selalu menjadi ukuran dasar dari berbagai nilai lain.

Tapi sebenarnya, mending beli emas batangan atau perhiasan emas? Ini pilihan terbaik untuk investasi.

Untuk orang awam, memiliki emas dalam bentuk apa pun dianggap sebagai investasi yang sangat andal. Hal ini tidak salah, namun ada opsi yang paling tepat jika berbicara tentang investasi.

Secara mendasar, emas batangan memiliki nilai yang paling stabil. Sementara itu, emas dalam bentuk perhiasan memberikan benefit karena dapat digunakan, dan unggul dari sisi estetika.

Perhiasan Emas, antara Estetika dan Nilai Ekonomi

Ilustrasi perhiasan, harga emas Semar Nusantara (Unsplash)
Ilustrasi perhiasan emas. (Unsplash)

Perhiasan emas masih dipandang sebagai sarana investasi. Namun demikian yang harus disadari adalah bahwa ketika menjadi perhiasan, emas memiliki nilai tambah dari segi estetika.

Namun hal ini juga membuatnya lebih mahal ketika dibeli daripada ketika dijual.

Misalkan saja Anda memiliki kalung emas lengkap dengan liontinnya, dengan berat tercatat 5 gram. Per gram, misalkan memiliki harga sekitar Rp2.500.000. Ketika membelinya Anda akan membayar lebih dari Rp12.500.000, karena emas yang digunakan telah diolah menjadi perhiasan yang estetik.

Namun demikian ketika nantinya dijual, kalung ini tidak akan dihitung secara total 5 gram.

Kalung akan kembali ditimbang, diperhitungkan keausannya, dan dikurangkan dengan biaya produksi perhiasan.

Artinya kalung emas yang akan Anda jual akan ditaksir harga emasnya, bukan sebagai perhiasan, namun sebagai emas yang ditimbang dan ditaksir ulang nilainya berdasarkan nilai emas terkini.

Emas Batangan, Fokus pada Nilai Ekonomi Murni

Investasi Emas Batangan PT Emas ANTAM Indonesia. (Dok. ANTAM)
Ilustrasi Emas Batangan. (Dok. ANTAM)

Di sisi lain, emas batangan menjadi sarana investasi yang lebih direkomendasikan. Pasalnya emas yang Anda beli dalam bentuk batangan memiliki berat yang murni, dan harga yang menyesuaikan dengan harga pasar.

Tidak ada biaya produksi, tidak ada nilai estetika yang menambah nilainya saat Anda membelinya.

Misalkan Anda memiliki 5 gram emas batangan, maka ketika dijual harganya juga akan diperhitungkan dalam skala 5 gram, selama kemasannya masih tersegel dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Harganya juga akan menyesuaikan dengan kadar karat dalam emas yang Anda miliki.

Masing-masing emas batangan memiliki keterangan karat yang berbeda, biasanya pada 9 karat, 18 karat, dan 22 karat.

Selisih akan muncul antara harga jual dan harga beli, yang merupakan selisih "alami" saat Anda berinvestasi emas.

Mana yang Lebih Baik?

Secara praktis, instrumen investasi yang lebih direkomendasikan adalah emas batangan, jika Anda benar-benar ingin menjadikannya sarana mengamankan nilai kekayaan yang Anda miliki.

Nilai emas batangan akan relatif stabil, meski dalam rupiah atau dolar harganya terus meningkat.

Sementara jika yang menjadi tujuan Anda adalah estetika, jelas perhiasan emas akan lebih direkomendasikan.

Selain tetap dapat dijual di kemudian hari sesuai dengan harga emas yang terbaru, Anda juga dapat memperoleh keuntungan dengan menggunakannya dalam acara yang pas, sehingga menambah estetika pada penampilan Anda, meningkatkan rasa percaya diri secara langsung.

Investasi emas memang menjanjikan keuntungan yang cukup besar, mengingat belakangan ini nilainya juga terus naik.

Namun demikian sebelum memulai investasi emas, pastikan Anda tahu apa tujuan yang Anda miliki.

Lalu pantau juga harga emas dari waktu ke waktu, untuk memanfaatkan momen terbaik "mencairkan" emas yang Anda miliki.

Pastikan selalu membeli emas di tempat yang terpercaya atau terverifikasi secara resmi, untuk menjamin kemurnian emas yang Anda miliki.

Itu tadi sedikit ulasan tentang mending beli emas batangan atau perhiasan untuk investasi, semoga bermanfaat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:41 WIB

ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:33 WIB

Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?

Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:00 WIB

Terkini

PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik

PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:39 WIB

TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Implementasi ESG untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Implementasi ESG untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:19 WIB

IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor

IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:54 WIB

Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS

Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:23 WIB

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:22 WIB

Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!

Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:07 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:52 WIB

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:07 WIB

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:43 WIB

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:31 WIB