ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

M Nurhadi

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:33 WIB
ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama
Saham PT Aneka Tambang Tbk atau ANTM mencatatkan kenaikan signifikan didorong rekor harga emas global melampaui US$5.000 per ons.. [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/Spt/am]
baca 10 detik
  • Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan kenaikan signifikan didorong rekor harga emas global melampaui US$5.000 per ons.
  • Kinerja positif ANTM juga didukung pemulihan operasional sektor nikel melalui normalisasi RKAB dan rekor volume penjualan.
  • Meskipun prospek cerah, analis mengingatkan potensi aksi ambil untung karena valuasi saham saat ini dinilai sudah cukup tinggi.

Suara.com - Pasar keuangan dalam negeri tengah dihebohkan oleh performa impresif PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Emiten pertambangan pelat merah ini menjadi pusat perhatian setelah mencatatkan lonjakan harga saham yang luar biasa.

Meski pada Selasa (27/1/2026) terjadi koreksi teknis ke level Rp4.160, namun secara historis saham ANTM telah menunjukkan reli panjang dari level Rp4.000 dalam sepekan terakhir, bahkan meroket hingga 241,22% jika ditarik dalam periode satu tahun belakang.

Lantas, apa yang membuat saham ANTM begitu perkasa di lantai bursa? Berikut adalah analisis mendalam mengenai faktor-faktor pendorong utamanya.

Emas Menggila

Pemicu paling signifikan tentu saja berasal dari pasar komoditas global. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, harga emas dunia menembus level psikologis US$5.000 per troy ons.

Sebagai emiten yang memiliki lini bisnis emas dari hulu (tambang) hingga hilir (penjualan ritel Logam Mulia), ANTM mendapatkan keuntungan ganda.

Kenaikan harga emas dunia langsung mengerek harga jual emas batangan Antam di dalam negeri menjadi Rp2.917.000 per gram.

Investor di pasar modal melihat ini sebagai potensi lonjakan laba bersih yang besar bagi perusahaan, mengingat biaya produksi relatif stabil sementara harga jual melambung tinggi.

baca juga

Status Safe Haven di Tengah Ketidakpastian Global

Kepala Riset NH Korindo Sekuritas, Nico Omer Jonckheere, menilai penguatan ini dipicu oleh tingginya permintaan terhadap aset aman (safe haven).

Ketegangan geopolitik yang melibatkan sengketa Greenland hingga ketidakpastian kebijakan Presiden AS Donald Trump memaksa investor global mengalihkan modal mereka ke emas dan saham-saham berbasis emas seperti ANTM.

Selain emas, diversifikasi portofolio ANTM di sektor nikel menjadi penyokong fundamental yang kuat. Setelah sempat terkendala regulasi di tahun 2024, sektor ini mulai menunjukkan pemulihan signifikan:

Normalisasi RKAB: Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang lebih lancar di tahun 2025 memulihkan volume produksi.

Rekor Penjualan: ANTM mencetak volume penjualan bijih nikel tertinggi pada kuartal II-2025 mencapai 8,20 juta wet metric ton (WMT).

Target Produksi Ambisius: Perusahaan menargetkan produksi nikel sebesar 21 juta ton pada tahun 2025, didukung oleh harga nikel di LME yang stabil di level tinggi.

Peluang vs Risiko Ambil Untung

Meskipun prospek jangka panjang terlihat cerah—terutama dengan prediksi analis Ross Norman bahwa emas bisa menyentuh US$6.400 per ons tahun ini—analis mengingatkan adanya risiko jangka pendek.

Miftahul Khaer dari Kiwoom Sekuritas menilai bahwa secara relatif, valuasi saham emiten emas saat ini sudah cukup tinggi. Hal ini membuka peluang terjadinya aksi ambil untung (profit taking) oleh para investor besar.

Oleh karena itu, investor ritel disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan melakukan evaluasi ulang terhadap titik masuk (entry point) mereka.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sentimen safe haven emas, pemulihan operasional sektor nikel, serta prospek dividen yang stabil menjadikan ANTM sebagai pilihan menarik di tengah badai ekonomi global tahun 2026.

DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga yang tinggi. Penguatan harga saham ANTM di masa lalu tidak menjamin kinerja yang sama di masa depan. Artikel ini adalah informasi berita bisnis dan bukan merupakan instruksi jual atau beli. Selalu konsultasikan rencana investasi Anda dengan penasihat profesional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat Waktunya! Emas Antam Bisa Tembus Rp 3 Juta/Gram Pekan Ini

Catat Waktunya! Emas Antam Bisa Tembus Rp 3 Juta/Gram Pekan Ini

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 19:15 WIB

ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750

ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 14:26 WIB

Daftar Saham di BEI yang Meroket Usai Harga Emas Dunia Tembus 5.000 Dolar

Daftar Saham di BEI yang Meroket Usai Harga Emas Dunia Tembus 5.000 Dolar

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Naik 80 Persen dalam Satu Tahun, Ini Penyebabnya

Harga Emas Naik 80 Persen dalam Satu Tahun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 10:42 WIB

Emas Antam Terus Pecah Rekor, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram

Emas Antam Terus Pecah Rekor, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 10:08 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

×