BBRI Melemah Tipis, Analis Ungkap Target Harga Saham dan Rekomendasi

M Nurhadi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:58 WIB
BBRI Melemah Tipis, Analis Ungkap Target Harga Saham dan Rekomendasi
Gedung Bank BRI. (Dok: BRI)
baca 10 detik
  • Investor institusi mengakumulasi saham perbankan besar karena valuasi dinilai lebih rendah dari rata-rata historisnya.
  • BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan BBRI memiliki potensi kenaikan harga saham tertinggi sekitar 22 persen.
  • Fundamental BBRI dinilai tangguh didorong kredit mikro kuat dan NPL terkendali, mendukung proyeksi laba tumbuh.

Suara.com - Dinamika pasar modal pada awal pekan ini kembali menempatkan saham-saham perbankan raksasa (Big Banks) dalam radar utama para pemodal.

Meski gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih diwarnai fluktuasi, investor institusi terpantau mulai melakukan aksi beli bertahap pada saham perbankan berkapitalisasi pasar besar yang dinilai sudah memiliki harga "diskon" secara historis.

Pada pembukaan sesi kedua perdagangan Senin (2/2/2026), saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) diperdagangkan di kisaran harga Rp3.780, mengalami pelemahan tipis sebesar 0,5% dibandingkan harga pembukaan pasar.

Kondisi ini justru dinilai oleh para analis sebagai momentum emas untuk melakukan akumulasi aset.

Riset terbaru dari BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mengungkapkan fenomena menarik di mana valuasi bank-bank jumbo di Indonesia saat ini berada di bawah rata-rata jangka panjangnya.

Dalam analisis pasar, kondisi ini memicu potensi mean reversion atau kembalinya harga ke level wajarnya.

Jika harga saham perbankan ini kembali ke pola normalnya, maka terbuka ruang penguatan yang cukup lebar bagi para investor. Berdasarkan estimasi BRIDS, berikut adalah proyeksi kenaikan harga saham emiten perbankan utama:

Bank Rakyat Indonesia (BBRI): Memiliki potensi kenaikan tertinggi mencapai ±22% dengan target harga di kisaran Rp4.700-an.

Bank Central Asia (BBCA): Potensi penguatan sekitar ±16% menuju level Rp8.500-an.

baca juga

Bank Negara Indonesia (BBNI): Ruang kenaikan sebesar ±14% dengan target di kisaran Rp5.200-an.

Bank Mandiri (BMRI): Estimasi penguatan sebesar ±13% ke arah Rp5.500-an.

Dari data di atas, BBRI muncul sebagai pilihan paling agresif secara risk-reward, menjadikannya instrumen favorit baik untuk strategi jangka menengah maupun perburuan dividen (dividend play).

Daya tarik BBRI tidak hanya terletak pada harganya yang murah, tetapi juga pada kinerja fundamentalnya yang tetap tangguh. Beberapa pendorong utama yang dicatat oleh pasar karena keunggulan struktural BBRI pada kredit mikro dan jaringan cabang yang luas memberikan perlindungan terhadap stabilitas pendapatan.

Selain itu, rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terkendali dengan margin bunga bersih (NIM) yang stabil di tengah dinamika suku bunga.

Secara proyeksi konsensus, laba BBRI dan bank-bank besar diperkirakan tetap bertumbuh di kisaran 7–10% pada tahun ini.

Basis dana murah (CASA) yang kuat memungkinkan BBRI untuk terus membagikan dividend yield yang rutin dan kompetitif kepada pemegang saham.


DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga dan kerugian modal. Data proyeksi target harga dari BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) merupakan analisis teknikal dan fundamental yang bersifat estimasi, bukan jaminan kepastian harga di masa depan. Artikel ini disusun sebagai rujukan berita bisnis dan bukan merupakan perintah jual atau beli. Investor diimbau untuk selalu melakukan analisis mandiri dan memahami profil risiko pribadi sebelum melakukan transaksi di Bursa Efek Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekanan Jual Menggila, IHSG Rontok ke Level 7.887 pada Sesi I

Tekanan Jual Menggila, IHSG Rontok ke Level 7.887 pada Sesi I

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 13:30 WIB

Imbas MSCI, IHSG Turun Peringkat dari Overweight Jadi Netral

Imbas MSCI, IHSG Turun Peringkat dari Overweight Jadi Netral

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 12:55 WIB

Disinggung MSCI, 38 Saham RI Melanggar Aturan Free Float

Disinggung MSCI, 38 Saham RI Melanggar Aturan Free Float

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 11:58 WIB

BEI Gembok 38 Emiten yang Belum Penuhi Free Float, Ini Daftarnya

BEI Gembok 38 Emiten yang Belum Penuhi Free Float, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 11:57 WIB

Pasar Saham RI Dibanjiri ARB Emiten Konglomerat

Pasar Saham RI Dibanjiri ARB Emiten Konglomerat

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 11:42 WIB

IHSG Langsung Jatuh di Pembukaan Senin Setelah Dihantam Kabar Pejabat OJK Mundur

IHSG Langsung Jatuh di Pembukaan Senin Setelah Dihantam Kabar Pejabat OJK Mundur

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

×