Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 02 Februari 2026 | 16:07 WIB
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah 0,08 persen terhadap dolar AS menjadi Rp16.800 pada penutupan perdagangan Senin, 2 Februari 2026.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen MSCI, penguatan dolar AS, dan data deflasi inflasi Indonesia Januari.
  • Sebagian besar mata uang Asia cenderung melemah pada hari itu, kecuali rupee India dan yuan China.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, 2 Februari 2026. 

Data Bloomberg pada sore ini menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp 16.800 per dolar AS. Rupiah pun melemah 0,08 persen dibandingkan penutupan Jumat (30/1) lalu yang ada di level Rp 16.786. 

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh sentimen adanya pertemuan Bursa Efek Indonesia dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

"Secara umum, penguatan dolar AS oleh nominasi Kevin Warsh sebagai kepala the Fed berikutnya, sentimen risk off pada umumnya dan IHSG khususnya masih tertekan masalah seputar MSCI," katanya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dia mengatakan, bahwa rupiah juga tertekan dengan data inflasi. Sebab, pada bulan Januari memperlihatkan bahwa Indonesia mengalami deflasi yang memberikan sentimen negatif terhadap rupiah. 

"Berdasarkan dari perdagangan yang lebih baik sedikit mendukung, namun data inflasi yang lebih lemah dan menunjukkan defalsi di bulan Januari menekan rupiah," jelasnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,96 persen. 

Selanjutnya ada dolar Taiwan dan ringgit Malaysia yang sama-sama ambles 0,44 persen. Diikuti, baht Thailand yang terkikis 0,24 persen.

Berikutnya, dolar Singapura terdepresiasi 0,13 persen dan yen Jepang turun 0,08 persen.

baca juga

Lalu peso Filipina terlihat ditutup melemah tipis 0,02 persen. Lalu, rupee India menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,39 persen. Disusul, yuan China yang terkerek 0,07 persen. 

Kemudian ada dolar Hongkong yang menguat 0,05 persen terhadap the greenback.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berlawanan IHSG, Rupiah Justru Berjaya di Senin Pagi

Berlawanan IHSG, Rupiah Justru Berjaya di Senin Pagi

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 09:33 WIB

BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham

BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham

Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:48 WIB

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:40 WIB

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:32 WIB

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:25 WIB

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:03 WIB

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:44 WIB

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

×