Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 03 Februari 2026 | 20:37 WIB
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
Pekerja mengoperasikan alat berat untuk membersihkan material lumpur dan batu di kawasan pemukiman penduduk dan jalan lintas Provinsi Gayo Lues menuju Aceh Tenggara Desa Palok, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh, Kamis (29/1/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • Kementerian PU berhasil mengangkut 698 ton sampah dan lumpur pascabencana banjir di Aceh untuk percepatan pemulihan fasilitas umum.
  • Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan fasilitas umum dan lingkungan permukiman masyarakat.
  • Hingga 28 Januari 2026, pembersihan fasilitas umum telah rampung di 86 lokasi dari total 183 lokasi terdampak.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menggenjot penanganan pascabencana banjir di Provinsi Aceh. Sebanyak 698 ton sampah dan lumpur bencana, termasuk sampah domestik, berhasil diangkut dari berbagai wilayah terdampak.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan fasilitas umum dan lingkungan permukiman masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, percepatan pembersihan menjadi fokus utama pemerintah, terutama pada fasilitas-fasilitas vital yang menunjang kehidupan masyarakat. Dengan pulihnya fasilitas umum, aktivitas sosial, ekonomi, dan pelayanan publik diharapkan dapat kembali berjalan normal.

“Kita semua ingin memastikan masyarakat terdampak bencana tidak berlama-lama berada dalam kondisi sulit," kata Dody kepada wartawan, Selasa (3/2/2025).

Pembersihan dan pengangkutan sampah tersebut merupakan bagian dari respons cepat Kementerian PU dalam mendukung penanganan darurat sekaligus mempercepat tahapan rehabilitasi pascabencana. Fokus kegiatan diarahkan ke kawasan perkantoran pelayanan publik, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, jaringan lingkungan permukiman, hingga akses menuju prasarana dasar.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, Kementerian PU telah mengangkut 407 ton sampah dari sejumlah titik, seperti kawasan Kantor Bupati, Jalan Rantau, RSUD Muda Sedia, serta SDN Kota Lintang.

Seluruh sampah dan lumpur tersebut dibawa menuju TPA Sampah Kabupaten Aceh Tamiang dengan dukungan alat berat berupa excavator, wheel loader, dan dump truck.

Sementara di Kabupaten Aceh Tengah, pembersihan difokuskan di kawasan Desa Mendale dan TPS Paya Ilang. Dari lokasi tersebut, total 88 ton sampah bencana berhasil diangkut dengan bantuan excavator dan armada angkut untuk membuka kembali akses lingkungan yang sempat terhambat.

Adapun di Kabupaten Pidie Jaya, sebanyak 203 ton sampah diangkut dari sejumlah ruas jalan lingkungan, mulai dari arah Jembatan Meunasah Lhok, Jalan Akses PDAM Desa Berawang, hingga kawasan Meunasah Raya, Meunasah Bei, dan Beuringen.

baca juga

Penanganan ini didukung backhoe loader, excavator, serta dump truck guna memulihkan akses lingkungan dan prasarana pendukung layanan air minum.

Secara keseluruhan, penanganan persampahan pascabencana di Aceh melibatkan personel Satgas PU serta berbagai alat berat kebencanaan, seperti excavator standar dan mini, backhoe loader, wheel loader, dozer, hingga armada dump truck.

Hingga 28 Januari 2026, pembersihan fasilitas umum telah rampung di 86 lokasi dari total 183 lokasi terdampak. Dengan penambahan 21 lokasi baru, kini masih tersisa 97 lokasi yang masih dalam proses pembersihan.

Tak hanya fokus di lapangan, Kementerian PU juga melakukan peningkatan pelayanan persampahan dan sanitasi. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan layanan pada 11 TPA Sampah di 11 kabupaten/kota serta 10 Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di 10 kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang saat ini masih dalam tahap pelaksanaan pekerjaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Mau Tambah 111 Unit Rumah Huntara di Tamiang Hulu

Pemerintah Mau Tambah 111 Unit Rumah Huntara di Tamiang Hulu

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 09:45 WIB

Teriakan Histeris di Sungai Tamiang: 7 Taruna Akpol Selamatkan Remaja yang Hanyut di Aceh

Teriakan Histeris di Sungai Tamiang: 7 Taruna Akpol Selamatkan Remaja yang Hanyut di Aceh

News | Senin, 02 Februari 2026 | 07:58 WIB

Pemulihan Aceh Pascabencana: Ini Suara untuk Negara yang Lambat Bertindak!

Pemulihan Aceh Pascabencana: Ini Suara untuk Negara yang Lambat Bertindak!

Your Say | Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:24 WIB

Satgas PRR Turun Gunung, Percepat Pemulihan Infrastruktur di Aceh Timur & Utara

Satgas PRR Turun Gunung, Percepat Pemulihan Infrastruktur di Aceh Timur & Utara

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 08:22 WIB

Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera

Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:41 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB