Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang

M Nurhadi

Selasa, 27 Januari 2026 | 19:16 WIB
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
Ilustrasi Sumat
baca 10 detik
  • Banjir bandang akhir November 2025 di tiga provinsi Sumatra menyebabkan 1.204 jiwa meninggal hingga Januari 2026.
  • Hingga Januari 2026, pemulihan pascabencana terkendala tumpukan lumpur yang melumpuhkan fasilitas umum dan rumah warga.
  • Total 247.949 rumah rusak, 4.546 sekolah terdampak, serta ratusan jembatan dan ruas jalan utama mengalami kerusakan parah.

Suara.com - Dua bulan pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi besar di Pulau Sumatra pada akhir November 2025, duka mendalam masih menyelimuti wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hingga akhir Januari 2026, upaya pemulihan terus berjalan meski terkendala tumpukan lumpur yang masih melumpuhkan rumah warga serta fasilitas publik.

Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dirilis pada Selasa (27/1/2026) pukul 12.00 WIB, skala dampak bencana ini tergolong sangat masif.

Tercatat sebanyak 1.204 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 140 orang lainnya masih dalam pencarian atau dinyatakan hilang.

Selain itu, sekitar 111,8 ribu warga terpaksa bertahan di tempat-tempat pengungsian karena kehilangan tempat tinggal.

Rincian Dampak Manusia Berdasarkan Wilayah

Tragedi ini tersebar di tiga wilayah terdampak dengan rincian korban jiwa dan orang hilang sebagai berikut:

  • Provinsi Aceh: Menjadi wilayah dengan tingkat fatalitas tertinggi dengan 562 korban meninggal dunia dan 29 orang dilaporkan masih hilang.
  • Provinsi Sumatera Utara: Mencatatkan 375 korban meninggal dunia, dengan jumlah orang hilang sebanyak 41 orang.
  • Provinsi Sumatera Barat: Melaporkan 267 korban meninggal dunia, namun memiliki angka orang hilang paling banyak yaitu mencapai 70 orang.

Infrastruktur Lumpuh dan Ratusan Ribu Rumah Rusak

Dahsyatnya terjangan air dan material longsor tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menghancurkan urat nadi kehidupan di wilayah terdampak. Data BNPB menunjukkan kerusakan fisik yang sangat memprihatinkan, mencakup:

baca juga

Sektor Perumahan: Sebanyak 247.949 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga roboh total.

Fasilitas Pendidikan: Sebanyak 4.546 sekolah terdampak, mengancam keberlangsungan kegiatan belajar mengajar ribuan siswa.

Fasilitas Umum & Kesehatan: Kerusakan meliputi 803 tempat ibadah dan 215 pusat layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan di masa darurat.

Aksesibilitas: Mobilitas warga terhambat serius akibat hancurnya 866 jembatan serta rusaknya 2.165 ruas jalan yang menjadi jalur logistik utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar

Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:05 WIB

BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku

BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:37 WIB

DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus

DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:24 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×