Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 04 Februari 2026 | 14:12 WIB
Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun
Ilustrasi uang kripto (Pixabay).
  • OKX rilis PoR ke-39 dengan aset utama $30,6 miliar, jamin rasio cadangan 100%+.
  • Verifikasi independen oleh Hackenclub dan teknologi zk-STARK lindungi privasi pengguna.
  • Cadangan utama mencakup 126.770 BTC (105%) dan 1,58 juta ETH (105%) secara transparan.

Suara.com - Salah satu bursa kripto global, OKX, kembali memperkuat standar transparansi industri dengan merilis laporan Proof of Reserves (PoR) ke-39 secara berturut-turut.

Dalam laporan terbaru periode Januari 2026, OKX mencatatkan kepemilikan aset utama (primary assets) senilai lebih dari USD30,6 miliar atau setara dengan kurang lebih Rp486,5 triliun (asumsi kurs Rp15.900), yang menjamin seluruh dana pengguna didukung penuh dengan rasio cadangan di atas 100%.

Laporan ini telah melalui verifikasi independen oleh Hackenclub dan dipublikasikan secara terbuka untuk memastikan akuntabilitas bagi seluruh pemangku kepentingan.

Berdasarkan snapshot terbaru, OKX menunjukkan ketahanan finansial yang solid pada empat aset kripto utama:

  1. Bitcoin (BTC): Rasio 105% (Memegang 126.770 BTC).
  2. Ethereum (ETH): Rasio 105% (Memegang 1,58 juta ETH).
  3. Tether (USDT): Rasio 106% (Memegang 10,38 miliar USDT).
  4. USD Coin (USDC): Rasio 100% (Memegang 1,44 miliar USDC).

Untuk menyeimbangkan transparansi dan privasi, OKX menggunakan teknologi zk-STARK (Zero-Knowledge Proof). Inovasi ini memungkinkan pengguna memverifikasi bahwa aset mereka aman di dalam cadangan bursa secara mandiri tanpa harus mengungkap data pribadi yang sensitif.

"Kami membangun kepercayaan melalui stabilitas dan disiplin. PoR ke-39 adalah bukti nyata komitmen kami untuk menjaga cadangan 100%+ secara konsisten setiap bulan," ujar Ferry, Growth Manager OKX Wallet dalam laporannya, Rabu (4/2/2026).

Langkah ini juga dipandang sebagai upaya OKX mendukung maturitas industri kripto menuju era "Kinetic Finance", di mana integrasi antara likuiditas, teknologi, dan kepercayaan menjadi standar utama dalam ekosistem aset digital global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekan Biaya Transaksi Demi Likuiditas, Strategi Jangka Panjang Industri Kripto Nasional

Tekan Biaya Transaksi Demi Likuiditas, Strategi Jangka Panjang Industri Kripto Nasional

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 09:00 WIB

CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen

CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 07:54 WIB

OSL Group Kantongi Pendanaan Rp3,17 T untuk Ekspansi Global dan Ekosistem Stablecoin

OSL Group Kantongi Pendanaan Rp3,17 T untuk Ekspansi Global dan Ekosistem Stablecoin

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:38 WIB

Terkini

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB