IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating

Achmad Fauzi

Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:14 WIB
IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating
IHSG terus menguat pada Desember 2025 dan diprediksi akan mencapai level psikologis baru 9000 di 2026. [Antarra]
baca 10 detik
  • IHSG pada Jumat pagi merosot signifikan 1,96 persen ke level 7.945 dipicu penurunan outlook rating Indonesia oleh Moody's.
  • Perdagangan saat itu menunjukkan dominasi pelemahan saham; 573 saham turun, sementara hanya 64 saham mengalami kenaikan.
  • Proyeksi akhir pekan memperkirakan IHSG bergerak terbatas, menantikan kejelasan kebijakan free float dan potensi permintaan MSCI.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk lagi setelah penurunan outlook rating Moody's, IHSG Jumat pagi dibuka merosot 1,96 persen ke level 7.945

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih jatuh 2,23 persen ke level 7.923.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 4,46 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,27 triliun, serta frekuensi sebanyak 242.900 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 64 saham bergerak naik, sedangkan 573 saham mengalami penurunan, dan 321 saham tidak mengalami pergerakan.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, NZIA, LION, KJEN, SOHO, FITT, RELI, BUKK, PLAN, LUCY, BESS, IDEA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, PIPA, FILM, SSTM, ARII, ARKO, RMKE, CARE, PADI, LEAD, ERTX, KOCI.

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksi bergerak melemah terbatas pada akhir pekan ini, seiring sikap pelaku pasar yang masih cenderung wait and see terhadap sejumlah sentimen global maupun domestik.

Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, tekanan dari pasar global masih cukup terasa setelah bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,20 persen ke level 48.908, diikuti S&P 500 yang melemah 1,23 persen ke 6.798, serta Nasdaq yang terkoreksi 1,59 persen ke level 22.540.

baca juga

Dari dalam negeri, IHSG pada perdagangan terakhir kembali tertahan dan ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.103. Tekanan jual investor asing juga masih terlihat dengan catatan net foreign sell sebesar Rp355 miliar di pasar reguler.

BRI Danareksa Sekuritas menilai, meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat solid dengan rilis GDP yang tumbuh 5,11 persen secara tahunan (year on year/YoY), sentimen positif tersebut belum mampu mengangkat pergerakan IHSG secara signifikan.

Pasar dinilai masih menanti kejelasan terkait pembaruan kebijakan free float serta potensi permintaan dari MSCI.

"Pergerakan IHSG masih cenderung terbatas karena pelaku pasar bersikap menunggu perkembangan terbaru terkait MSCI," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.

Untuk perdagangan di akhir pekan, IHSG diproyeksikan bergerak melemah terbatas dengan level support di kisaran 8.000–8.050 dan resistance pada rentang 8.150–8.210.

Tekanan tambahan datang dari keputusan Moody’s yang menurunkan outlook kredit Indonesia dari stable menjadi negative, meski peringkat kredit tetap dipertahankan di level Baa2 atau masih berada dalam kategori investment grade.

Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati rilis sejumlah data ekonomi domestik, seperti posisi cadangan devisa serta property price index, yang berpotensi menjadi sentimen tambahan bagi pergerakan pasar saham.

Dalam kondisi pasar yang masih volatil, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan (stock pick), yakni ASII, BRIS, dan TUGU, yang dinilai relatif menarik untuk dicermati oleh investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026

BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:52 WIB

Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif

Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 21:05 WIB

Aturan Turunan Belum Terbit, Demutualisasi BEI Masih Menggantung

Aturan Turunan Belum Terbit, Demutualisasi BEI Masih Menggantung

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:08 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×