Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 19:33 WIB
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan jaminan bahwa program "Gentengisasi" yang diinisiasi pemerintah tidak akan mencekik kantong rakyat. Foto Fakhri-Suara.com
  • Menteri PKP jamin Gentengisasi tak naikkan harga rumah subsidi lewat relaksasi pajak (BPHTB/PBB).
  • Program diarahkan untuk menggandeng UMKM bahan bangunan guna tingkatkan kualitas produk lokal.
  • Pelaksanaan masih tahap kajian mendalam atas arahan Presiden Prabowo agar anggaran efisien.

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan jaminan bahwa program "Gentengisasi" yang diinisiasi pemerintah tidak akan mencekik kantong rakyat.

Ia menegaskan, pemerintah justru tengah menyiapkan skema khusus agar harga rumah subsidi tetap ramah di dompet masyarakat berpenghasilan rendah.

Maruarar menekankan bahwa fokus utama kementeriannya saat ini adalah menekan berbagai komponen biaya yang selama ini membebani harga hunian. Salah satu instrumen yang disiapkan adalah pemberian keringanan pajak.

"Kenapa (Gentengisasi bikin rumah subsidi mahal)? Kita justru bagaimana BPHTB, PBB dikurangin. Kita justru bagaimana saya yang menolak bunganya naik. Bisa dicek saja," ujar Maruarar saat ditemui di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Pria yang akrab disapa Ara ini tidak menampik adanya potensi tambahan biaya dalam proses pembangunan fisik akibat program gagasan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Namun, ia memastikan pemerintah akan habis-habisan memperjuangkan agar beban anggaran tersebut tidak membengkak.

"Ya semua ini kan mesti diperjuangkan. Kalau semuanya sudah langsung beres, tapi kan kita, itulah perjuangan pemerintah. Kita harus memulai dong," tegasnya.

Selain fokus pada hunian, Maruarar menyebut program ini memiliki efek domino bagi ekonomi kerakyatan. Gentengisasi diarahkan untuk menyerap produk-produk UMKM sektor bahan bangunan, sekaligus meningkatkan standar kualitas produksi lokal.

"Kalau semua sudah jadi, bagaimana UMKM juga kita bantu, bagaimana produksinya bisa apa kualitasnya bagus," tambah Ara.

Terkait teknis pelaksanaan, Maruarar mengaku tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan final. Ia mengaku sudah meminta izin kepada Presiden Prabowo untuk melakukan kajian mendalam agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran.

"Saya sampaikan ke Presiden Prabowo waktu ulang tahun Gerindra kemarin, 'Pak, izin saya akan mempelajari.' 'Iya, kamu pelajari,' begitu," ungkapnya menirukan percakapan dengan Presiden.

Mengenai selentingan kabar bahwa alokasi anggaran program ini masih di bawah Rp1 triliun, Maruarar menekankan bahwa kebijakan publik bersifat dinamis. Ia membuka ruang untuk penyesuaian anggaran selama tujuannya untuk kebaikan rakyat.

"Kita pelajari. Apa sih di Indonesia yang enggak bisa berubah? Kalau bagus, ya kan? Bisa enggak? Bisa dong," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gentengisasi Prabowo, Bisakah Sekuat Genteng Palu Arit?

Gentengisasi Prabowo, Bisakah Sekuat Genteng Palu Arit?

News | Senin, 09 Februari 2026 | 13:33 WIB

BRI Salurkan Rp16,16 Triliun KPR Subsidi untuk Program 3 Juta Rumah

BRI Salurkan Rp16,16 Triliun KPR Subsidi untuk Program 3 Juta Rumah

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:23 WIB

Menyoal Istilah "Gentengisasi" dan Prioritas Pembangunan Pemerintah

Menyoal Istilah "Gentengisasi" dan Prioritas Pembangunan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB