Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Public Expose 2026: Menguatkan Transparansi dan Kolaborasi untuk Dampak Kebaikan yang Lebih Luas

Rully Fauzi

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:30 WIB
Public Expose 2026: Menguatkan Transparansi dan Kolaborasi untuk Dampak Kebaikan yang Lebih Luas
Public Expose 2026 digelar di Auditorium Gedung PT Indosat Ooredoo Hutchison, Jakarta. [dok.pribadi]
baca 10 detik
  • LAZNAS ZIS INDOSAT menggelar Public Expose 2026 bertema “Kolaborasi Kebaikan Berdampak” sebagai wujud transparansi, akuntabilitas, dan penguatan kolaborasi pengelolaan ZISWAF.

  • Sepanjang 2025, lembaga ini menyalurkan manfaat kepada 143.027 penerima di 27 provinsi melalui program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah.

  • Acara dihadiri pimpinan dan pemangku kepentingan strategis, serta menampilkan komitmen tata kelola profesional, adaptasi digital, dan penguatan sinergi lintas sektor.

Suara.com - LAZNAS ZIS INDOSAT menyelenggarakan Public Expose 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, serta penguatan dampak pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

Kegiatan ini jadi ruang terbuka untuk menyampaikan kinerja lembaga serta arah kolaborasi kebaikan ke depan.

Mengusung tema "Kolaborasi Kebaikan Berdampak", acara ini digelar di Auditorium Gedung PT Indosat Ooredoo Hutchison, Jakarta, dan dihadiri oleh para pimpinan, mitra, serta pemangku kepentingan strategis.

Hadir dalam kegiatan ini Reski Damayanti, Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchinson, Sukmantanto, VP Head of Account Payable Division sekaligus Ketua Sarana Kerohanian Islam (SKI) Indosat, M. Asrorun Ni’am Sholeh, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Rizaludin Kurniawan, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Republik Indonesia, serta Waryono Abdul Ghafur, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakhid Efendi, CEO LAZNAS ZIS INDOSAT, jajaran manajemen, mitra perusahaan, serta perwakilan penerima manfaat dari program pendidikan dan dakwah.

Dalam paparannya, Wakhid Efendi menegaskan bahwa transparansi dan kolaborasi merupakan fondasi utama dalam pengelolaan ZISWAF.

"Kebaikan hari ini tidak lagi berdiri sendiri. Ia tumbuh melalui kolaborasi dan diukur melalui dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Melalui Public Expose ini, kami ingin menyampaikan secara terbuka bagaimana amanah ZISWAF kami kelola dan kami jaga akuntabilitasnya," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa LAZNAS ZIS INDOSAT terus mendorong pengelolaan ZISWAF dengan tata kelola (govermance) yang profesional, kepatuhan (compliance) terhadap undang-undang regulasi, serta mengadaptasi perkembangan teknologi digital pengelolaan ZISWAF.

Sepanjang tahun 2025, LAZNAS ZIS INDOSAT telah menyalurkan manfaat kepada 143.027 penerima manfaat yang tersebar di 27 provinsi di Indonesia.

Penyaluran tersebut menjangkau berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua melalui program sosial kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah.

Rangkaian acara Public Expose 2026 turut dimeriahkan dengan penayangan video program, Mitra Amal Baik Awards, peluncuran HIROmadan, serta penandatanganan komitmen kolaborasi kebaikan sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor.

Melalui Public Expose 2026, LAZNAS ZIS INDOSAT menegaskan komitmennya sebagai lembaga yang menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan berkelanjutan bagi umat dan masyarakat luas melalui kolaborasi kebaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?

Liks | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:38 WIB

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:17 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Sebagai Santri, Saya Marah: Pelecehan Tak Boleh Dinormalisasi di Pesantren

Sebagai Santri, Saya Marah: Pelecehan Tak Boleh Dinormalisasi di Pesantren

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB

Kementerian Sosial Raih KWP Award 2026 Berkat Program Sekolah Rakyat

Kementerian Sosial Raih KWP Award 2026 Berkat Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:00 WIB

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

Gelapkan Uang Zakat Rp800 M, Pelaku Pakai Dana Umat untuk Investasi dan Beli Mobil Mewah

Gelapkan Uang Zakat Rp800 M, Pelaku Pakai Dana Umat untuk Investasi dan Beli Mobil Mewah

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:10 WIB

Geruduk YLBHI, Jagara Desak Jangan Hanya Bela yang Viral, Rakyat Kecil Juga Butuh

Geruduk YLBHI, Jagara Desak Jangan Hanya Bela yang Viral, Rakyat Kecil Juga Butuh

News | Sabtu, 18 April 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×