Bos BEI Buka Suara Isu Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:53 WIB
Bos BEI Buka Suara Isu Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal
Ribuan jemaah padati pelataran Masjid Istiqlal. [suara.com/Dinda]
baca 10 detik
  • Bursa Efek Indonesia mendorong filantropi Islam dengan memperluas pemanfaatan instrumen investasi pasar modal untuk wakaf.
  • Masjid Istiqlal berencana masuk ke ekosistem bursa melalui pengelolaan dana wakaf produktif secara profesional oleh manajer investasi.
  • Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan program wakaf saham dan reksa dana tersebut sudah mulai berjalan.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong pengembangan filantropi Islam melalui pasar modal. Salah satunya memperluas pemanfaatan instrumen investasi sebagai sarana wakaf. 

Apalagi, Masjid Istiqlal berencana masuk ke ekosistem BEI melalui pengelolaan wakaf produktif. Dalam hal ini, Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan kerja sama itu berbasis filantropi Islam. Hal ini sebenarnya telah berkembang di pasar modal Indonesia. 

Salah satunya, sejumlah aplikasi perdagangan saham syariah bahkan telah mengakomodasi aktivitas filantropi Islam bagi investor. 

“Kalau kita melihat kaitannya dengan program filantropi muslim atau filantropi Islam, memang sudah ada di pasar modal. Di bursa, seperti yang kita ketahui, beberapa aplikasi online trading syariah itu sudah bisa mengakomodasi kegiatan filantropi Islam,” jelas Jeffrey di Gedung BEI, Senin (10/8/2026).

Menurut dia, pengembangan wakaf berbasis pasar modal menjadi salah satu bagian yang didorong BEI untuk memperluas manfaat pasar modal syariah. 

Melalui kegiatan Capital Markets of Indonesia Expo, BEI mengundang manajer investasi untuk terlibat bersama Masjid Istiqlal.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik saat menjelaskan perubahan ketentuan saham yang memiliki kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun. [Suara.com/Rina]
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik  buka suara soal Masjid Istiqlal masuk pasar modal.  [Suara.com/Rina]

Nantinya, dana filantropi Islam yang disalurkan kepada Masjid Istiqlal akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi. Pengelolaan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai instrumen investasi di pasar modal.

“Nah, pada kegiatan Capital Markets of Indonesia Expo, kami mengundang manajer investasi bersama dengan Masjid Istiqlal. Jadi, filantropi Islam yang disalurkan ke Masjid Istiqlal itu akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi. Itu yang sedang dikerjakan,” tutur Jeffrey.

Ia menjelaskan, dana wakaf tersebut tidak terbatas pada satu instrumen investasi. Bentuknya dapat berupa saham, reksa dana, maupun dana yang kemudian dikelola oleh manajer investasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

baca juga

“Bisa bentuknya saham, bisa bentuknya reksa dana, bisa bentuknya dana dan kemudian itu akan dikelola oleh manajer investasi,” ujarnya.

Jeffrey belum dapat menyampaikan total dana filantropi yang telah terkumpul dalam program tersebut. Namun, dia memastikan inisiatif tersebut sudah mulai berjalan.

“Kalau soal sudah berapa total dananya, saya belum dapat datanya, tetapi itu sudah mulai bergulir. Nah, kalau yang terkait dengan pasar modal syariah, tentu filantropi Islam yang kita dukung,” kata Jeffrey.

Ke depan, BEI berharap semakin banyak manajer investasi yang berpartisipasi serta semakin luas keterlibatan investor dalam mengembangkan wakaf melalui pasar modal. 

Instrumen yang digunakan juga diharapkan semakin beragam, termasuk wakaf saham dan wakaf reksa dana.

“Ya, tentu kita harapkan akan lebih banyak lagi yang berpartisipasi, lebih banyak lagi investor yang memberikan wakaf, misalnya ada wakaf saham, wakaf reksa dana, dan kemudian tentu lebih banyak lagi penerima manfaat,”tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Minta BPJS dan Danantara Bantu Pasar Modal Redam Dana Asing yang Keluar

DPR Minta BPJS dan Danantara Bantu Pasar Modal Redam Dana Asing yang Keluar

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:17 WIB

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:55 WIB

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:06 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×