Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

MSCI Rilis Update: INDF Turun Kelas, Ini Saham-saham yang Didepak Keluar List

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 11 Februari 2026 | 08:29 WIB
MSCI Rilis Update: INDF Turun Kelas, Ini Saham-saham yang Didepak Keluar List
Ilustarsi IHSG [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
  • MSCI merilis hasil tinjauan berkala pada Selasa (10/2/2026), efektif berlaku 27 Februari 2026.
  • Saham INDF turun kelas dari MSCI Global Standard ke Global Small Cap; ACES dan CLEO terdepak.
  • MSCI membekukan sementara evaluasi indeks tertentu untuk mitigasi risiko perputaran pasar modal Indonesia.

Suara.com - Lembaga penyedia indeks global, MSCI Inc, resmi merilis hasil tinjauan berkala untuk periode Februari 2026. Perubahan komposisi ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada saat penutupan perdagangan tanggal 27 Februari 2026.

Dalam pengumuman yang dirilis Selasa (10/2/2026), terjadi pergeseran signifikan pada sejumlah emiten besar asal Indonesia. Berikut adalah poin-poin utama perubahan tersebut:

Salah satu kejutan datang dari raksasa konsumer Grup Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Saham INDF dilaporkan resmi keluar dari perhitungan Indeks MSCI Global Standard.

Meski demikian, saham ini tidak sepenuhnya hilang dari radar MSCI, melainkan berpindah klasifikasi (down-grade) masuk ke dalam Indeks MSCI Global Small Cap.

Berbeda nasib dengan INDF, dua emiten lainnya yakni PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) harus rela didepak sepenuhnya dari perhitungan Indeks MSCI Global Small Cap.

Pada penutupan perdagangan Selasa kemarin, saham INDF sebenarnya sempat menguat 1,10% ke level Rp6.900. Namun, penguatan ini dibayangi oleh aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing yang mencapai Rp9,77 miliar.

Mitigasi Risiko Pasar

Menyusul gejolak pasar modal Indonesia baru-baru ini, MSCI menerapkan kebijakan khusus berupa "pembekuan sementara" terhadap beberapa elemen evaluasi indeks.

Langkah ini diambil untuk menekan risiko perputaran indeks (turnover) dan menjaga aspek investabilitas bagi para manajer investasi global.

Beberapa poin pembatasan tersebut meliputi:

  • Penangguhan Penambahan: MSCI tidak akan memasukkan saham baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI).
  • Pembatasan Volume: Seluruh rencana kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham beredar (Number of Shares/NOS) dibekukan untuk sementara.
  • Larangan Migrasi Segmen: Tidak ada kenaikan kelas emiten dari kategori Small Cap ke Standard.

Untuk peninjauan periode Februari 2026 ini, MSCI hanya akan mengeksekusi perubahan free float yang bersifat sangat mendesak atau signifikan. Kriteria perubahan yang akan diimplementasikan terbatas pada:

Perubahan absolut pada FIF atau Domestic Inclusion Factor (DIF) dengan besaran minimal 0,15.

Penurunan nilai FIF/DIF bagi saham yang memiliki profil pro forma di bawah ambang batas 0,15.

Penyesuaian akibat perubahan batas kepemilikan asing (Foreign Ownership Limit/FOL).

Langkah selektif ini sengaja diambil oleh MSCI guna meminimalisir potensi terjadinya reverse turnover pada evaluasi besar berikutnya yang dijadwalkan pada Mei 2026 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu FTSE Russell dan Dampaknya bagi Investor

Apa itu FTSE Russell dan Dampaknya bagi Investor

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 07:21 WIB

Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS

Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:00 WIB

IHSG Hari Ini Lagi Semringah, Naik 1,24% dan 578 Saham Melesat

IHSG Hari Ini Lagi Semringah, Naik 1,24% dan 578 Saham Melesat

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:04 WIB

FTSE Russell Bekukan Rebalancing Saham RI, Pjs Bos Bursa Buka Suara

FTSE Russell Bekukan Rebalancing Saham RI, Pjs Bos Bursa Buka Suara

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:23 WIB

IHSG Sempat Loyo Tapi Berbalik Terbang  di Selasa Pagi, 322 Saham Hijau

IHSG Sempat Loyo Tapi Berbalik Terbang di Selasa Pagi, 322 Saham Hijau

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 09:14 WIB

FTSE Russell Susul MSCI, Tunda Peninjauan IHSG di Tengah Penentuan Free Float

FTSE Russell Susul MSCI, Tunda Peninjauan IHSG di Tengah Penentuan Free Float

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 08:12 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB