Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 11 Februari 2026 | 08:56 WIB
Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan
Pelabuhan Gilimanuk. [ASDP]
baca 10 detik
  • KSOP Tanjung Wangi mewaspadai cuaca ekstrem di Selat Bali antara bulan Mei hingga Agustus mengancam keselamatan pelayaran.
  • Meski penyeberangan Ketapang-Gilimanuk pendek, Widodo menegaskan risiko kecelakaan laut tinggi akibat gelombang dan angin ekstrem.
  • KSOP menerapkan sistem buka-tutup pelayaran secara rutin sebagai mitigasi risiko, memprioritaskan penutupan daripada operasi berbahaya.

Suara.com - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi, mengingatkan risiko cuaca ekstrem yang kerap terjadi di Selat Bali, khususnya pada periode Mei hingga Agustus.

Kondisi tersebut dinilai menjadi ancaman serius bagi keselamatan pelayaran, meski jarak penyeberangan Ketapang – Gilimanuk tergolong pendek.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas III Tanjung Wangi, Widodo, mengatakan Selat Bali memiliki karakter cuaca yang tidak bisa diremehkan.

Dalam catatan KSOP, sejumlah kecelakaan laut di lintasan tersebut kerap terjadi pada bulan-bulan dengan cuaca ekstrem.

“Kejadian-kejadian yang sudah ada yang telah terjadi dari yang saya sebutkan tahun-tahun itu disarankan kalau enggak bulan Juni, Juli, Agustus, itu yang sering terjadi di Selat Bali,” kata Widodo di Banyuwangi, Senin (10/2/2026).

Ia menjelaskan, meski jarak penyeberangan Ketapang – Gilimanuk hanya sekitar tiga mil laut, tingkat risiko pelayaran tetap tinggi ketika cuaca memburuk.

Pelabuhan Gilimanuk [asdp.id]
Pelabuhan Gilimanuk [asdp.id]

Kondisi gelombang dan angin ekstrem dapat berdampak langsung terhadap keselamatan kapal dan penumpang.

“Benar bahwa Selat Bali ini hanya 3 mil. Tapi risikonya sangat luar biasa,” ujarnya.

Widodo menambahkan, tingginya frekuensi kapal yang beroperasi di lintasan tersebut turut meningkatkan potensi risiko. Pada periode padat, terutama menjelang Lebaran, aktivitas pelayaran di Selat Bali berlangsung nyaris tanpa jeda.

baca juga

“Semakin banyak kapal yang perlu operasi, berarti risikonya semakin besar, semakin tinggi,” ucapnya.

Untuk memitigasi risiko cuaca ekstrem, KSOP bersama pemangku kepentingan di pelabuhan menerapkan sistem buka-tutup pelayaran apabila kondisi cuaca tidak mendukung.

Kebijakan tersebut, menurut Widodo, telah menjadi prosedur rutin yang diterapkan selama puluhan tahun.

“Apabila cuaca tidak mendukung sistem buka-tutup, walaupun seandainya 1 jam 2 jam tidak bersama, apabila cuaca tidak mau, kita tutup,” kata Widodo.

Ia menegaskan, penutupan sementara pelabuhan lebih dipilih dibanding memaksakan operasi kapal dalam kondisi berbahaya. Langkah tersebut diambil untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut yang berpotensi menimbulkan korban.

“Apapun yang terjadi, lebih baik ditutup daripada ada masalah, ada korban, ada kejadian yang tidak diharapkan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kudus Dikepung Banjir

Kudus Dikepung Banjir

Foto | Senin, 19 Januari 2026 | 18:25 WIB

BPBD DKI Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 14-17 Januari 2026

BPBD DKI Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 14-17 Januari 2026

Foto | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:17 WIB

KSOP Kelas 1 Dumai Meriahkan Hahubnas dengan Aksi Bersih Pantai dan Berbagai Aksi Sosial

KSOP Kelas 1 Dumai Meriahkan Hahubnas dengan Aksi Bersih Pantai dan Berbagai Aksi Sosial

Bisnis | Rabu, 18 September 2024 | 08:31 WIB

QRT KSOP Cirebon Sandarkan Kapal Asing Tugboat Berbendera Malaysia yang Alami Kebocoran

QRT KSOP Cirebon Sandarkan Kapal Asing Tugboat Berbendera Malaysia yang Alami Kebocoran

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2024 | 15:22 WIB

Tingkatkan Layanan Jasa Perkapalan dan Kelautan, KSOP Sunda Kelapa Gelar Sosialisasi Aplikasi SIMKAPEL

Tingkatkan Layanan Jasa Perkapalan dan Kelautan, KSOP Sunda Kelapa Gelar Sosialisasi Aplikasi SIMKAPEL

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2024 | 15:00 WIB

KSOP Banjarmasin Gelar Kampanye Keselamatan Pelayaran dan Peluncuran Program Syahbandar Membina

KSOP Banjarmasin Gelar Kampanye Keselamatan Pelayaran dan Peluncuran Program Syahbandar Membina

Bisnis | Senin, 25 September 2023 | 18:18 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×