Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Bitcoin Terjepit di Level USD 67.000, Bearish Mengintai

M Nurhadi

Kamis, 12 Februari 2026 | 15:30 WIB
Bitcoin Terjepit di Level USD 67.000, Bearish Mengintai
Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)
baca 10 detik
  • Bitcoin siang ini di US$67.126, namun indikator teknikal membentuk pola *bear flag* mengindikasikan potensi tren turun.
  • Level kunci support saat ini adalah US$63.000, tempat banyak pemegang aset berada pada posisi impas.
  • Kegagalan support $63.000 berpotensi memicu koreksi tajam hingga target terburuk $42.510.

Suara.com - Hingga siang ini, Bitcoin (BTC) terpantau berada di posisi US$67.126. Meski angka ini menunjukkan penguatan tipis dibandingkan posisi pagi tadi yang sempat menyentuh kisaran US$66.000, indikator teknikal justru memberikan sinyal peringatan bagi para investor.

Mengutip laporan dari Beincrypto, pergerakan harga Bitcoin pasca aksi jual besar-besaran di bulan Januari telah membentuk formasi bear flag pada grafik harian.

Secara teknis, pola ini muncul ketika aset mengalami penurunan tajam yang diikuti oleh pemulihan lemah dalam rentang yang sempit.

Sejarah mencatat bahwa bear flag biasanya menjadi indikasi kelanjutan tren turun (downtrend), bukan tanda pemulihan permanen.

Setelah sempat merosot 38% menuju level US$60.130 di pertengahan Januari, BTC sempat bangkit ke US$72.200 pada awal Februari. Namun, kenaikan inilah yang kini teridentifikasi sebagai jebakan pola bear flag.

Pada 10 Februari lalu, harga Bitcoin secara resmi menembus batas bawah pola tersebut, yang mengonfirmasi kegagalan upaya pemulihan.

Indikator momentum Relative Strength Index (RSI) juga telah memberikan peringatan dini; meskipun harga tampak berusaha stabil, RSI menunjukkan adanya tekanan jual tersembunyi (bearish divergence).

Saat ini, fokus utama pasar tertuju pada level US$63.000. Area ini merupakan dinding permintaan (demand wall) yang sangat kuat, mengingat sekitar 1,3% dari total pasokan Bitcoin dunia terkonsentrasi di titik ini.

Banyak pemegang aset (holders) berada dalam posisi impas (break-even) di harga tersebut, sehingga level ini menjadi benteng pertahanan terakhir.

baca juga

Skenario Terburuk: Potensi "Reset" Struktur Pasar

Jika dukungan di level US$63.000 gagal bertahan, risiko koreksi tajam akan meningkat secara eksponensial. Berikut adalah proyeksi tingkat penurunan jika terjadi kepanikan pasar:

Target Pertama: US$57.740

Target Panik: Kisaran US$42.510

Penurunan hingga ke level terbawah tersebut akan dianggap sebagai "reset" total pada struktur harga Bitcoin terbaru. Di sisi lain, untuk membalikkan keadaan menjadi positif, Bitcoin harus mampu merebut kembali posisi US$72.130 demi mengurangi tekanan jual.

Tren turun secara umum baru akan dianggap berakhir jika BTC mampu melesat di atas US$79.290.

Hingga ambang batas tersebut tercapai, setiap kenaikan harga saat ini kemungkinan besar hanya bersifat koreksi sementara. Kini, seluruh mata pelaku pasar tertuju pada level psikologis US$63.000 sebagai penentu arah masa depan Bitcoin dalam jangka pendek.


DISCLAIMER:

Artikel ini merupakan ringkasan analisis teknikal pasar kripto per Februari 2026 dan bukan merupakan saran investasi atau ajakan untuk membeli/menjual aset digital. Bitcoin dan aset kripto lainnya memiliki volatilitas harga yang sangat tinggi. Pembaca diharapkan melakukan riset mandiri dan memahami risiko kehilangan modal secara total sebelum terjun ke pasar kripto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000

Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 13:35 WIB

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 15:05 WIB

Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto

Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:04 WIB

FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar

FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 15:51 WIB

Dokumen Jeffrey Epstein 'Singgung' Identitas Satoshi Nakamoto dan Asal-Usul Bitcoin

Dokumen Jeffrey Epstein 'Singgung' Identitas Satoshi Nakamoto dan Asal-Usul Bitcoin

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 09:54 WIB

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:41 WIB

Terkini

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:38 WIB

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:32 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:21 WIB

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:15 WIB

×