Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe

M Nurhadi Suara.Com
Jum'at, 13 Februari 2026 | 19:14 WIB
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. [Biro Pers Istana]
Baca 10 detik
  • Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan evaluasi izin tambang emas PT Agincourt Resources independen.
  • Presiden Prabowo memerintahkan evaluasi cepat IUP Agincourt di Martabe, Sumatera Utara, melalui Menteri ESDM.
  • Pemerintah akan menerapkan prinsip keadilan dan memulihkan hak investor jika PT Agincourt tidak melanggar regulasi.

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa keputusan Presiden RI Prabowo Subianto dalam mengevaluasi status izin tambang emas yang dikelola oleh PT Agincourt Resources (PTAR) bersifat independen.

Luhut mengeklaim bahwa tidak ada pihak mana pun yang dapat memberikan tekanan kepada Kepala Negara terkait polemik di tambang Martabe, Sumatera Utara tersebut.

"Enggak ada itu tekan-tekan, mana lah Presiden mau ditekan-tekan," tegas Luhut saat ditemui di Kantor DEN, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).

Luhut mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi intensif dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengenai kelanjutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Agincourt.

Dari hasil pembicaraan tersebut, diketahui bahwa Presiden Prabowo telah memberikan perintah langsung untuk melakukan tinjauan mendalam secara cepat.

"Saya bicara sama Pak Menteri Bahlil kemarin, beliau sudah diperintahkan Presiden untuk mengevaluasi cepat dan sedang dilakukan," urai Luhut lebih lanjut.

Langkah evaluasi ini menjadi krusial mengingat sebelumnya sempat muncul wacana pencabutan kontrak yang memicu perhatian pelaku usaha di sektor pertambangan.

Senada dengan Luhut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berjanji pemerintah akan mengedepankan prinsip keadilan (fairness) dalam proses evaluasi ini.

Instruksi Presiden Prabowo sangat jelas: pemerintah harus memastikan kepastian hukum tanpa mengorbankan iklim investasi nasional.

Baca Juga: Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!

Bahlil menjelaskan bahwa pemulihan hak-hak investor adalah prioritas jika dalam pemeriksaan terbukti tidak ada pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh pihak pengelola.

“Bapak Presiden sudah mengarahkan dalam rapat bahwa silakan dicek. Kalau memang tidak ada pelanggaran, harus kita pulihkan hak-hak investor. Dan kalau memang itu ada pelanggaran, ya diberikan sanksi secara proporsional,” ungkap Bahlil usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan beberapa waktu lalu.

Pemerintah berkomitmen untuk tidak "mencari-cari" kesalahan pelaku usaha yang telah berkontribusi pada ekonomi nasional.

Bahlil menjanjikan bahwa jika PT Agincourt Resources terbukti memenuhi seluruh kewajiban dan aturan yang berlaku, maka izin usaha akan segera dipulihkan sepenuhnya sebagai bentuk jaminan hukum bagi investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI