Perusahaan Jepang hingga Prancis Lolos Seleksi Tender Proyek Waste to Energy

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 16 Februari 2026 | 16:11 WIB
Perusahaan Jepang hingga Prancis Lolos Seleksi Tender Proyek Waste to Energy
Sebanyak 24 perusahaan, tiga di antaranya dari Prancis, China dan Jepang - lolos tender proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). [Antara]
baca 10 detik
  • Sebanyak 24 perusahaan, termasuk tiga dari Jepang, Prancis, dan Tiongkok, lolos tender proyek PSEL dan wajib membentuk konsorsium.
  • Danantara Indonesia mengharapkan konsorsium pemenang tender memprioritaskan transfer teknologi ke pihak lokal di empat wilayah.
  • Tiga perusahaan asing tersebut memiliki rekam jejak signifikan dalam pengelolaan limbah energi (WtE) secara global dan di Indonesia.

Suara.com - Sebanyak 24 perusahaan dari sejumlah negara lolos untuk mengikuti tender proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Dari 24 perusahaan tersebut tiga di antara berasal Jepang, Prancis, dan Tiongkok. Selanjutnya perusahaan yang lolos menjadi peserta tender harus membentuk konsorsium.

Lead of Waste-to-Energy Danantara Indonesia, Fadli Rahman, menyatakan bahwa konsorsium pemenang tender diharapkan melakukan transfer teknologi kepada perusahaan lokal atau pemerintah daerah. Pada tahap awal, Danantara Indonesia memprioritaskan pengembangan program WtE di empat wilayah, yaitu Bali, Bogor, Bekasi, dan Yogyakarta.

"Tender ini menunjukkan dalam menjalankan prosesnya Danantara selalu memastikan adanya tata kelola yang kuat sejak hulu, termasuk proses pemilihan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang transparan dan berbasis mitigasi risiko,” kata Fadli lewat keterangannya pada Senin (16/2/2026).

Adapun profil tiga perusahaan yang berasal Jepang, Prancis, dan Tiongkok sebagai berikut:

1. Veolia Environmental Services Asia Pte Ltd (Prancis)

Veolia adalah perusahaan terbatas yang didirikan di Singapura pada 13 Desember 1997. Sebagai bagian dari grup multinasional Veolia asal Prancis, perusahaan ini berfokus pada sektor pengelolaan air, limbah, dan energi. Secara global, grup ini beroperasi di 50 negara dan melayani jutaan pelanggan di berbagai penjuru dunia.

Operasi Veolia di Indonesia dijalankan melalui PT Veolia Services Indonesia. Perusahaan ini memiliki pabrik daur ulang Polyethylene Terephthalate (PET) di Kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Jawa Timur, dengan kapasitas produksi 25.000 ton per tahun. Fasilitas tersebut menghasilkan PET kategori food grade yang telah tersertifikasi halal oleh MUI.

Bekerja sama dengan PT Tirta Investama (Danone-AQUA), perusahaan ini fokus pada solusi pengurangan sampah plastik melalui pabrik daur ulang botol PET yang beroperasi sejak Juni 2021. Peresmian fasilitas tersebut dilakukan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bersama pimpinan tertinggi Veolia Southeast Asia dan Danone-AQUA.

2. China Conch Venture Holding Limited (Tiongkok)

baca juga

China Conch Venture Holding Limited, yang berbasis di Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok, telah beroperasi sejak 2013 dengan fokus pada efisiensi energi, perlindungan lingkungan, dan infrastruktur. Perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Hong Kong (kode saham: 0586) ini merupakan afiliasi dari Anhui Conch Group Co., Ltd., pemain utama di industri material bangunan dan semen global.

Ada 5 bidang usaha utama yang digeluti perusahaan ini, yakni: 1) Waste-to-Energy (WtE) atau proyek limbah energi, 2) jasa logistik pelabuhan (port logistics services), 3) material bangunan baru (new building materials), 4) energi baru, dan 5) bidang investasi dan aset strategis.

China Conch Venture Holding Limited menempatkan sektor Waste-to-Energy (WtE) sebagai segmen bisnis utama. Fokus operasionalnya mencakup solusi insinerasi untuk konversi limbah menjadi energi, pengolahan limbah padat guna menghasilkan panas dan listrik, serta produksi perangkat pembangkit energi panas sisa.

Di Indonesia, perusahaan ini diketahui perna bekerja sama dengan PT Conch South Kalimantan Cement (PT CSKC), sesama anak usaha Anhui Conch Group. PT CSKC sendiri tercatat sebagai entitas 'Wajib Pajak Besar' yang aktif berkolaborasi dengan masyarakat serta pemerintah daerah di Kalimantan Selatan.

3. Mitsubishi Heavy Industries Environmental and Chemical Engineering (Jepang)

Mitsubishi Heavy Industries Environmental and Chemical Engineering (MHIECE) merupakan pemain berpengalaman di sektor energi bersih global.

Di Singapura, MHIECE mengelola proyek TuasOne Waste-to-Energy Plant senilai 750 juta dolar Singapura, yang kini menjadi referensi internasional, termasuk bagi Indonesia.

Selain itu, MHIECE mengembangkan proyek Lao Gang fase kedua di Shanghai, Tiongkok, yang merupakan salah satu fasilitas WtE terbesar di dunia dengan nilai investasi 11 miliar yen. Fasilitas di Shanghai tersebut mampu mengolah 6.000 ton sampah per hari untuk menghasilkan daya listrik sebesar 144 megawatt.

Di Jepang, MHIECE menyepakati kontrak baru pada 2025 untuk optimasi efisiensi energi di pusat insinerasi Kanazawa dan Miyazaki. Fasilitas di Kanazawa mampu mengonversi 250 ton sampah per hari menjadi daya listrik sebesar 3 MW.

Sementara itu, di Indonesia, teknologi MHIECE telah diimplementasikan sejak 2019 melalui kolaborasi dengan PLN Nusantara Power di TPST Bantargebang. Fasilitas PLTSa tersebut mengolah 100 ton sampah untuk menghasilkan listrik sebesar 750 kW per jam yang digunakan sebagai penerangan area sekitar.

Metode WtE yang dilakukan MHIECE di lebih dari 300 pabrik seluruh dunia adalah dengan mesin pembakaran atau insinerator tingkat tinggi yang mampu membakar lumpur limbah dengan berbagai berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Proyek-proyek yang Akan Dijalankan Danantara

Daftar Proyek-proyek yang Akan Dijalankan Danantara

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 19:43 WIB

24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China

24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:35 WIB

Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter

Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 22:08 WIB

Arab Saudi Gencar Tawarkan Mekah ke Investor Global, Harga Tanah Capai Rp1,4 Miliar per Meter

Arab Saudi Gencar Tawarkan Mekah ke Investor Global, Harga Tanah Capai Rp1,4 Miliar per Meter

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:15 WIB

Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen

Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:32 WIB

Terkini

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ

Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?

Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Cara Mengetahui Elemen Shio dari Tahun Lahir, Cek Angka Terakhirnya

Cara Mengetahui Elemen Shio dari Tahun Lahir, Cek Angka Terakhirnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil

Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil

Surakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Hakim Minta Penjelasan Soal Penyetaraan Pendidikan Gibran: Biar Lebih Gampang Kami Istikharah

Hakim Minta Penjelasan Soal Penyetaraan Pendidikan Gibran: Biar Lebih Gampang Kami Istikharah

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Day Cream Facetology untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Day Cream Facetology untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:10 WIB

×