- IHSG diprediksi bergerak terbatas menguat pasca libur panjang meskipun terjadi arus keluar dana asing signifikan.
- Penguatan didorong oleh rebound konglomerasi, aksi *buyback* saham, dan antisipasi rilis kinerja tahun buku 2025.
- Pasar menantikan keputusan suku bunga Bank Indonesia yang diperkirakan tetap 4,75 persen pada Februari 2026.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas usai libur panjang.
VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menilai ruang penguatan masih terbuka meski pasar dibayangi arus keluar dana asing. Dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat menguat 3,49 persen ke level 8.212.
Meskipun, terjadi capital outflow asing mencapai Rp5,47 triliun di seluruh perdagangan.
Namun, penguatan indeks didorong oleh beberapa sentimen, antara lain rebound emiten-emiten konglomerasi seiring meredanya tekanan jual, aksi buyback saham oleh sejumlah emiten, serta spekulasi pasar menjelang rilis kinerja tahun buku 2025 (FY25).
Untuk perdagangan Rabu (18/2), IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support 8.130 dan resistance 8.320.
"Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan penguatan tren, sehingga IHSG berpeluang menguat terbatas,” ujar Oktavianus kepada Suara.com, Rabu (18/2/2026).

Pelaku pasar saat ini juga menantikan rilis keputusan suku bunga Bank Indonesia. Suku bunga acuan diperkirakan tetap berada di level 4,75 persen pada pertemuan Februari 2026
" Hal ini seiring stabilitas penguatan nilai tukar rupiah serta upaya menjaga spread dengan suku bunga acuan The Fed (FFR)," katanya.
Berdasarkan analisis teknikal, Kiwoom Sekuritas Indonesia merekomendasikan beberapa saham berikut:
Baca Juga: Deretan Saham yang Diprediksi Menguat saat Ramadan
1. PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) – trading buy
- Support: 1.050
- Resistance: 1.160
2. PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) – buy on break 2.080
- Support: 1.965
- Resistance: 2.300
Analis menilai kedua saham tersebut memiliki peluang penguatan secara teknikal dalam jangka pendek, dengan tetap memperhatikan level support dan resistance sebagai acuan manajemen risiko.
Sementara itu, Analisis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana meramal IHSG akan berpeluang menguat.
Beberapa reknomendasi saham yang bisa dianggap cuan hari ini ada PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).
"Untuk Rabu, kami perkirakan IHSG berpeluang bergerak menguat dengan support 8132 dan resistance 8265. Untuk saham, dapat cermati INDY (3840-4070), ISAT (2310-2400), dan MAPI (1385-1440)," tandasnya.