Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati

Senin, 23 Februari 2026 | 17:28 WIB
Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati
Pedagang menimbang cabai rawit yang dijualnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (3/3/2025). .[ANTARA FOTO/Aditya Nugroho]
Baca 10 detik
  • Kementan pasok 1,7 ton cabai ke PIKJ guna tekan harga Rp100 ribu/kg.
  • Target harga cabai turun ke Rp65 ribu/kg lewat subsidi distribusi.
  • IKAPPI soroti kenaikan harga daging, telur, dan minyak di awal Ramadan.

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat merespons lonjakan harga cabai rawit merah yang kian "pedas" di awal Ramadan. Sebanyak 1,7 ton pasokan tambahan digelontorkan ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta Timur, guna menekan harga yang sempat menyentuh angka Rp100.000 per kilogram.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muhammad Agung Sunusi menegaskan, intervensi ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah tren kenaikan harga belakangan ini.

"Pasokan ke PIKJ akan terus kami jaga. Champion cabai di sentra produksi siap mengirimkan cabai rawit merah secara berkelanjutan agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan tetap terpenuhi," ujar Agung dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Agung menjelaskan, harga cabai di tingkat petani sebenarnya berada di kisaran Rp50.000 per kg. Untuk mencegah harga melonjak di level konsumen, pemerintah mengandalkan program Fasilitasi Distribusi Pangan dari Bapanas guna mensubsidi biaya angkut.

Melalui skema ini, pemerintah membidik harga cabai rawit merah di pasar ritel bisa ditekan hingga ke angka Rp65.000 per kilogram.

Lonjakan harga saat ini, menurut Agung, dipicu oleh faktor cuaca ekstrem di wilayah sentra. "Curah hujan tinggi membuat petani tidak bisa melakukan pemetikan optimal. Ditambah peningkatan konsumsi jelang Ramadan, harga sempat naik. Namun kami optimistis harga segera stabil," imbuhnya.

Langkah Kementan ini menjadi krusial mengingat laporan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menunjukkan kenaikan harga pangan yang cukup merata di Jabodetabek. Sekretaris Jenderal IKAPPI, Reynaldi Sarijowan mengungkapkan, harga cabai rawit merah bahkan sempat menembus Rp108.000 per kg.

"Ini cabainya sudah pedas sekali. Bukan cuma cabai, bawang merah sudah di Rp51.000, dan bawang putih yang impor mencapai Rp42.500 per kg," beber Reynaldi.

Kementan mengklaim untuk komoditas hortikultura lainnya seperti cabai keriting hijau dan cabai besar merah saat ini masih relatif stabil di kisaran Rp25.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Baca Juga: 20 Link Gambar Ramadan Gratis yang Bisa Di-Download untuk Konten dan Desain

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI