Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 24 Februari 2026 | 08:30 WIB
SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar
SIG mengirimkan 36.000 unit bata interlock presisi untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Talang, Kota Padang. Foto ist
baca 10 detik
  • SIG kirim 36.000 bata interlock untuk percepat pembangunan Huntap korban banjir di Padang.
  • Dukung Asta Cita Prabowo melalui infrastruktur perumahan yang tangguh bencana dan efisien.
  • Inovasi semen hijau rendah emisi (38%) dengan TKDN tinggi di atas 90% untuk berkelanjutan.

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bergerak cepat mendukung pemulihan pascabencana di Sumatra Barat. Sebagai langkah nyata, emiten semen pelat merah ini mulai mengirimkan 36.000 unit bata interlock presisi untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Talang, Kota Padang.

Pelepasan pengiriman perdana ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, bersama Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan, di kawasan Pabrik Indarung PT Semen Padang, Kamis (12/2/2026).

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menegaskan bahwa dalam kondisi darurat pascabencana, kecepatan dan keamanan hunian adalah prioritas utama. Bata interlock presisi hadir sebagai solusi konstruksi yang tidak hanya kuat, tetapi juga mampu memangkas waktu pembangunan secara signifikan.

"Ini adalah bentuk nyata peran SIG dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak," ujar Vita dalam keterangan resminya.

Inovasi bata interlock ini bukan sekadar produk biasa. Vita menjelaskan, pengembangan produk derivatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mempercepat pemerataan infrastruktur perumahan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

"Inovasi ini menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem perumahan nasional yang lebih tangguh terhadap bencana," tambahnya.

Proyek di Kampung Talang ini merupakan kolaborasi antara Kadin Sumatra Barat dan Kadin Indonesia. SIG memastikan kapasitas produksi melalui PT Semen Padang sangat memadai. Untuk rumah tipe 36, SIG mampu memasok kebutuhan hingga 120 unit huntap per bulan, dengan jangkauan distribusi meliputi Sumbar, Sumut, hingga Aceh.

Sebelum mendarat di Padang, teknologi bata interlock SIG telah teruji di berbagai proyek strategis, termasuk di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan proyek percontohan di Jakarta Timur.

Tak hanya soal kekuatan, SIG juga mengedepankan aspek lingkungan. Produk ini menggunakan semen hijau yang memiliki emisi karbon 38% lebih rendah dibandingkan semen konvensional.

baca juga

"Dengan TKDN lebih dari 90%, penggunaan semen hijau SIG berarti mendukung kemajuan industri dalam negeri sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," pungkas Vita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi

Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi

News | Senin, 23 Februari 2026 | 19:54 WIB

Emiten NETV Tiba-tiba Ditinggal Direktur Utamanya

Emiten NETV Tiba-tiba Ditinggal Direktur Utamanya

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 14:48 WIB

OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?

OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:48 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×