Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Penetrasi Masih di Bawah 1 Persen, Inklusi Produk Proteksi Halal Minim

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:05 WIB
Penetrasi Masih di Bawah 1 Persen, Inklusi Produk Proteksi Halal Minim
Ilustrasi asuransi. Foto ist.
  • Penetrasi asuransi syariah RI masih di bawah 1%, Prudential fokus genjot akses.
  • Kontribusi Prudential Syariah naik 7% capai Rp2,9 triliun hingga kuartal III-2025.
  • Tantangan inklusi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pelaku industri.

Suara.com - PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menegaskan komitmennya untuk memperkuat akses masyarakat terhadap proteksi berbasis syariah. Langkah ini diambil mengingat tingkat inklusi asuransi syariah di Indonesia dinilai masih cukup rendah meski potensi pasarnya sangat besar.

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama mengungkapkan bahwa di tengah tren literasi keuangan syariah yang terus meningkat, tantangan inklusi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pelaku industri.

Merujuk pada data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025, literasi syariah tercatat naik dari 39,11 persen di tahun 2024 menjadi 43,42 persen pada 2025. Namun, angka inklusi hanya merangkak tipis dari 12,88 persen ke 13,41 persen, dengan penetrasi asuransi syariah yang bahkan belum menyentuh angka 1 persen.

"Kondisi ini mempertegas pentingnya inovasi sekaligus perluasan akses agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaat proteksi berbasis syariah," ujar Vivin dalam keterangannya di Jakarta.

Sebagai pelopor di industri, Vivin menegaskan bahwa Prudential Syariah akan terus menghadirkan solusi proteksi yang relevan, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta. Pihaknya enggan sekadar mengikuti tren dalam meluncurkan produk.

"Jadi, bukan sekadar menghadirkan produk baru, tapi menghadirkan proteksi yang tepat sasaran, inklusif, dan terjangkau," tegasnya.

Strategi perluasan akses ini juga didukung oleh kekuatan jalur distribusi. Saat ini, perusahaan mengandalkan lebih dari 80.000 mitra bisnis agensi atau tenaga pemasar yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia untuk mempermudah jangkauan layanan.

Upaya konsisten ini membuahkan hasil manis pada sisi kinerja keuangan. Hingga kuartal ketiga (Q3) 2025, total kontribusi Prudential Syariah tumbuh 7 persen (year-to-date) menjadi Rp2,9 triliun dibandingkan periode sebelumnya.

Dedikasi perusahaan dalam menghadirkan solusi inklusif juga mendapat pengakuan publik. Terbaru, Prudential Syariah menyabet penghargaan dalam ajang Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards 2026 sebagai Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026 with Inclusive Protection Solutions through Continuous Innovation.

"Penghargaan yang kami dapatkan jadi pengingat sekaligus motivasi buat kami, bahwa inovasi harus terus terasa manfaatnya dan semakin mudah dijangkau," pungkas Vivin.

Penetrasi asuransi syariah RI masih di bawah 1%, Prudential fokus genjot akses.

Kontribusi Prudential Syariah naik 7% capai Rp2,9 triliun hingga kuartal III-2025.

Tantangan inklusi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pelaku industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif

Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif

Bisnis | Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:40 WIB

BEI Bidik 50 Ribu Calon Investor Masuk di Pasar Modal Syariah, Ini Strateginya

BEI Bidik 50 Ribu Calon Investor Masuk di Pasar Modal Syariah, Ini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 09:11 WIB

Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya

Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 18:16 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB