Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:16 WIB
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
Mantan Wakil Presiden ke-13, Ma'ruf Amin saat ditemui wartawan usai di Jakarta Selatan pada Rabu (25/2/2026). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
baca 10 detik
  • Ma'ruf Amin menyatakan ekonomi syariah maju signifikan namun belum sepenuhnya menjadi budaya masyarakat Indonesia.
  • Indonesia menduduki posisi teratas ekonomi halal global dengan aset keuangan syariah nasional bernilai ribuan triliun.
  • Pengelolaan zakat dan wakaf semakin terorganisir, namun kontribusi ekonomi syariah dirasa belum terasa signifikan.

Suara.com - Mantan Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin mengakui ekonomi syariah belum sepenuhnya menjadi budaya di masyarakat Indonesia. Padahal, pertumbuhannya di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. 

"Kita patut bersyukur ekonomi syariah Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Beberapa indikator penting menunjukkan kemajuan tersebut," ujar Ma'ruf Amin dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah di Jakarta yang dikutip pada Rabu (25/2/2026). 

Sejumlah indikator di antaranya, Indonesia menempati posisi strategis dalam ekonomi halal global. Menurutnya, Indonesia secara konsisten berada di urutan teratas. 

Ilustrasi orang beli mobil via kredit syariah. (Suara.com/Gemini AI)
Ilustrasi orang beli mobil via kredit syariah. (Suara.com/Gemini AI)

"Yang kedua, aset keuangan syariah nasional terus meningkat dan lebih. Dan sudah telah mencapai ribuan triliun rupiah dengan pertumbuhan yang stabil setiap tahun," imbuhnya. 

Kemudian, industri halal mengalami perkembangan yang cukup pesat seperti makanan, pariwisata, dan fashion muslim. 

"Pengelolaan zakat dan wakaf semakin terogranisir  dan memiliki potensi besar sebagai instrumen redistribusi ekonomi," kata Ma'ruf Amin. 

Namun demikian, ekonomi syariah di Indonesia menurutnya belum tumbuh sebagai budaya, melainkan hanya sebagai sistem. 

"Kita juga harus jujur mengakui suatu kenyataan, ekonomi syariah telah tumbuh sebagai sistem, tetapi belum sepenuhnya tumbuh sebagai budaya," ujarnya. 

Meskipun ekonomi syariah telah tertuang dalam regulasi dan institusi, menurutnya  keberadaannya belum sepenuhnya meresap ke dalam kesadaran dan perilaku masyarakat.

baca juga

"Sehingga kontribusi ekonomi syariah seperti ini masih belum terasa signifikan. Inilah tantangan sejarah kita," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaduh Perjanjian Dagang RI-AS, Prof Harris: Jaga Kedaulatan Jangan Pakai Emosi Sesaat!

Gaduh Perjanjian Dagang RI-AS, Prof Harris: Jaga Kedaulatan Jangan Pakai Emosi Sesaat!

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 08:40 WIB

Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah

Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 08:33 WIB

Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal

Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 22:28 WIB

Terkini

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:33 WIB

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:40 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:07 WIB

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

×