Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 02 Maret 2026 | 14:59 WIB
Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan
Ilustrasi tambak udang [Dok P3UW]
  • PMMP rugi USD15,1 juta pada 2025, anjlok 1.009% akibat penjualan yang amblas 97%.
  • Laporan keuangan PMMP raih opini Disclaimer karena auditor kekurangan bukti audit.
  • Efisiensi operasional dan restrukturisasi utang jadi pemicu kendala audit emiten Kaesang.

Suara.com - Awan mendung menggelayuti PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP). Emiten pengolah makanan beku yang terafiliasi dengan putra bungsu Presiden ke-7 RI, Kaesang Pangarep, ini mencatatkan kinerja keuangan yang babak belur sepanjang tahun buku 2025.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, PMMP harus menelan pil pahit dengan tabulasi rugi bersih mencapai USD15,1 juta atau setara Rp238,58 miliar (asumsi kurs Rp15.800/USD). Angka ini terjun bebas hingga 1.009,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih membukukan laba bersih sebesar USD1,66 juta.

Keterpurukan ini otomatis menyeret rugi per saham dasar perseroan menjadi USD0,0058, berbanding terbalik dari posisi surplus USD0,0006 di akhir 2024.

Merosotnya laba bersih dipicu oleh kinerja operasional yang lumpuh. Penjualan bersih PMMP tercatat hanya sebesar USD7,09 juta, anjlok drastis 97,8 persen dari capaian akhir 2024 yang senilai USD49,61 juta.

Kondisi ini diperparah dengan rugi kotor yang terkumpul sebesar USD301,37 ribu, membengkak 103,55 persen dari posisi laba kotor tahun sebelumnya sebesar USD8,47 juta. Di sisi neraca, total aset menciut menjadi USD208,3 juta, sementara liabilitas justru membengkak menjadi USD259,81 juta, yang memicu defisiensi modal sebesar USD51,5 juta.

Tak hanya kinerja keuangan yang memerah, kredibilitas laporan keuangan PMMP juga dipertanyakan. Kantor Akuntan Publik (KAP) Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan dan Rekan memberikan opini "Tidak Menyatakan Pendapat" (Disclaimer of Opinion) atas laporan keuangan tahun buku 2024.

Auditor mengaku tidak mendapatkan bukti audit yang cukup dan tepat untuk memberikan opini. Manajemen PMMP berdalih, kondisi ini disebabkan oleh penyesuaian operasional sejak awal 2025, termasuk pengurangan karyawan dan penutupan sejumlah lokasi operasional yang menghambat proses pendokumentasian.

"Pencarian dokumen atas sampel yang diminta auditor membutuhkan waktu lebih lama akibat keterlambatan proses pengelolaan dan penyimpanan dokumen pendukung," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Selain itu, adanya pergantian KAP di tengah proses restrukturisasi utang atas permintaan debitur bank turut memperumit proses audit.

Menanggapi rapor merah dan opini disclaimer tersebut, manajemen PMMP berencana menggelar Public Expose insidentil untuk memberikan klarifikasi kepada publik. Perseroan mengklaim tetap optimis terhadap kelangsungan usaha dengan adanya kontrak penjualan baru dan dukungan dari pemasok.

Langkah efisiensi terus dilakukan, sembari berkomitmen memperbaiki kualitas laporan keuangan guna memenuhi kepatuhan terhadap regulasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkunjung ke Pesantren Al Falah Ploso, Kaesang Didoakan Sukses

Berkunjung ke Pesantren Al Falah Ploso, Kaesang Didoakan Sukses

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 18:00 WIB

Jangan Cuma Jualan Takjil! 4 Ide Bisnis Ramadan Anti-mainstream yang Bikin Cepat Untung

Jangan Cuma Jualan Takjil! 4 Ide Bisnis Ramadan Anti-mainstream yang Bikin Cepat Untung

Video | Minggu, 01 Maret 2026 | 14:40 WIB

OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar

OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB