Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bursa Kripto Jadi Acuan Harga Emas Dunia saat Pasar AS Tutup di Tengah Perang

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 08:21 WIB
Bursa Kripto Jadi Acuan Harga Emas Dunia saat Pasar AS Tutup di Tengah Perang
Ilustarsi emas (Pexels/Michael Steinberg)
  • Ketegangan Timur Tengah pada Maret 2026 menyebabkan mekanisme penemuan harga emas beralih ke jaringan blockchain saat pasar konvensional tutup.
  • Pasar berbasis blockchain kini mengontrol hampir 100% penemuan harga emas publik selama akhir pekan perdagangan CME berhenti.
  • Emas terdigitalisasi menunjukkan pertumbuhan signifikan; kapitalisasinya mencapai $4,4 miliar dengan 115.000 dompet pengguna baru.

Suara.com - Saat perang dunia mulai mengancam seiring ketegangan Timur Tengah akibat konfrontasi Iran, Israel dan AS pada Maret 2026, sebuah fenomena baru muncul dalam mekanisme penentuan harga emas dunia.

Ketika pasar berjangka konvensional di Amerika Serikat (CME) menutup aktivitasnya di akhir pekan, peran penemuan harga (price discovery) kini beralih sepenuhnya ke jaringan blockchain.

Iggy Ioppe, Chief Investment Officer (CIO) di Theo sekaligus mantan CIO Credit Suisse, mengungkapkan bahwa pasar berbasis blockchain kini memegang kendali penuh atas pergerakan harga emas selama hari Sabtu dan Minggu.

Menurut kajian Kitco, hal ini menciptakan peluang arbitrase bagi para trader yang mampu menavigasi kedua pasar tersebut secara simultan.

Sebagai informasi, perdagangan emas berjangka di CME berhenti setiap Jumat pukul 17.00 waktu Timur AS dan baru dibuka kembali pada Minggu pukul 18.00. Selama jeda tersebut, transaksi tradisional biasanya terjadi secara privat di Asia melalui pasar over-the-counter (OTC) yang tidak dilaporkan secara publik.

Di sinilah peran aset emas terdigitalisasi atau tokenized gold seperti PAXG dan XAUt menjadi krusial.

Karena diperdagangkan secara terus-menerus dan transparan di blockchain, aset-aset ini menjadi satu-satunya instrumen yang memberikan informasi harga emas secara real-time kepada publik global saat platform lain mati suri.

"Dalam hal pembentukan harga yang terlihat secara publik, pasar on-chain (blockchain) bertanggung jawab atas hampir 100% penemuan harga di akhir pekan," jelas Ioppe dalam wawancaranya baru-baru ini.

Bukti keakuratannya terlihat saat pasar CME dibuka kembali pada Senin pagi; harga emas sering kali langsung menyesuaikan diri dengan pergerakan yang sudah lebih dulu terjadi di pasar blockchain selama akhir pekan.

Pasar emas berbasis blockchain telah mengalami lonjakan likuiditas yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Berikut adalah beberapa data kunci pertumbuhannya:

  • Kapitalisasi Pasar: Nilai pasar emas yang ditokenisasi mencapai US$4,4 miliar, melonjak hampir US$2,8 miliar dalam satu tahun terakhir saja.
  • Jumlah Pengguna: Jumlah dompet digital (wallet) baru yang menyimpan emas naik hampir tiga kali lipat menjadi 115.000.
  • Dominasi Aset Nyata (RWA): Emas mewakili sekitar 25% dari seluruh arus masuk bersih ke aset dunia nyata (Real-World Assets) di blockchain, melampaui gabungan pertumbuhan saham, obligasi korporasi, dan utang pemerintah non-AS yang ditokenisasi.

Meskipun institusi besar mulai memantau pergerakan ini untuk melacak risiko celah harga (gap risk), sebagian besar masih menganggap harga di blockchain sebagai informasi tambahan ketimbang basis posisi aktif.

Loppe memperingatkan bahwa masih ada hambatan besar. Likuiditas di blockchain masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan pasar berjangka atau ETF emas konvensional.

Hal ini menyulitkan eksekusi transaksi dalam skala sangat besar tanpa memicu pergeseran harga yang merugikan.

Desclaimer: Investasi pada aset emas digital (tokenized gold) dan kripto melibatkan risiko fluktuasi harga dan keamanan siber yang tinggi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Iran Ancam Inflasi Massal, OPEC+ Bersiap Tambah Pasokan BBM

Perang Iran Ancam Inflasi Massal, OPEC+ Bersiap Tambah Pasokan BBM

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 08:11 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Naik Drastis Efek Perang di Timur Tengah

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Naik Drastis Efek Perang di Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:58 WIB

24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi

24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:50 WIB

Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:37 WIB

Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:25 WIB

Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?

Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB