Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Penjelasan Investasi Triliunan Danantara dan INA di Proyek Strategis TPIA

M Nurhadi

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:57 WIB
Penjelasan Investasi Triliunan Danantara dan INA di Proyek Strategis TPIA
Danantara Indonesia [Antara]

Suara.com - Dua lembaga investasi raksasa milik negara, Danantara Indonesia dan Indonesia Investment Authority (INA), secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan emiten petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan conditional share subscription agreement (CSSA) untuk proyek infrastruktur kimia bernilai fantastis.

Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan proyek Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) yang dikelola oleh anak usaha Chandra Asri Group, yakni PT Chandra Asri Alkali.

Proyek yang berlokasi di Cilegon, Banten ini, bukan sekadar ekspansi bisnis biasa, melainkan bagian dari langkah besar Indonesia dalam memperkuat kedaulatan industri manufaktur dalam negeri.

Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pada Selasa (3/3/2026), Danantara Indonesia dan INA telah memasuki fase komitmen modal yang konkret. Berikut adalah fakta-fakta keuangan terkait proyek tersebut:

  • Suntikan Modal Bersama: Danantara dan INA berkomitmen untuk mengucurkan dana sebesar US$200 juta.
  • Nilai Rupiah: Jika dikonversi dengan kurs Rp16.868 per dolar AS, nilai investasi gabungan ini mencapai sekitar Rp3,73 triliun.
  • Total Nilai Proyek: Keseluruhan pembangunan fasilitas CA-EDC ini menelan biaya investasi total mencapai US$800 juta.

Pendanaan ini dialokasikan khusus untuk pembangunan fasilitas produksi kimia strategis yang ditargetkan menjadi motor penggerak rantai pasok domestik.

Kehadiran Danantara, yang merupakan lembaga pengelola investasi baru di Indonesia, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung hilirisasi industri strategis.

1. Spesifikasi Teknis dan Kapasitas Produksi

Proyek CA-EDC di Cilegon ini didesain sebagai fasilitas kelas dunia untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kimia yang selama ini masih sangat bergantung pada pasar luar negeri. Pabrik ini akan memproduksi dua komoditas utama yang sangat dibutuhkan oleh berbagai industri manufaktur:

baca juga
  • Caustic Soda (Soda Api): Fasilitas ini dirancang untuk memproduksi 400.000 ton caustic soda kering per tahun. Bahan kimia ini merupakan elemen krusial dalam industri pengolahan alumina, ekstraksi nikel, pembuatan sabun dan deterjen, hingga industri tekstil, kertas, dan pengolahan air.
  • Ethylene Dichloride (EDC): Kapasitas produksi dipatok sebesar 500.000 ton per tahun. EDC merupakan bahan baku utama untuk memproduksi PVC, yang sangat penting bagi industri konstruksi dan pipa di Indonesia.

Dengan kapasitas sebesar itu, fasilitas ini diharapkan mampu mengerek kapasitas produksi domestik secara signifikan, sehingga Indonesia tidak lagi rentan terhadap fluktuasi harga dan pasokan global.

2. Dampak Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja

Sebagai salah satu daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan pabrik CA-EDC ini juga memberikan dampak nyata bagi pembukaan lapangan kerja di wilayah Banten dan sekitarnya.

  • Fase Konstruksi: Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja.
  • Fase Operasional: Saat pabrik mulai berjalan, akan ada sekitar 250 tenaga kerja tetap yang mengoperasikan fasilitas ini secara harian.
  • Target Operasi: Pembangunan terus dikejar dengan target mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2027.

Dampak jangka panjang dari proyek ini adalah penghematan devisa negara melalui pengurangan impor bahan kimia serta peningkatan daya saing industri manufaktur lokal yang kini memiliki akses bahan baku lebih dekat dan stabil.

3. Pernyataan Resmi Pimpinan Lembaga

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menegaskan bahwa investasi ini merupakan bagian dari visi besar untuk mempercepat transformasi ekonomi Indonesia melalui penguatan industri dari hulu ke hilir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Pertimbangkan Skema 'Cicil' Beli 50 Pesawat Boeing oleh Garuda Indonesia

Danantara Pertimbangkan Skema 'Cicil' Beli 50 Pesawat Boeing oleh Garuda Indonesia

Video | Senin, 02 Maret 2026 | 15:00 WIB

Danantara Bakal Ikut Kelola Dana Haji, UU BPKH Siap Digodok Ulang

Danantara Bakal Ikut Kelola Dana Haji, UU BPKH Siap Digodok Ulang

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 09:17 WIB

Danantara Gaspol Bentuk Holding BUMN Maskapai, Target Semester I-2026 Rampung

Danantara Gaspol Bentuk Holding BUMN Maskapai, Target Semester I-2026 Rampung

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 08:49 WIB

Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing

Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 18:04 WIB

Impor Masih Dominan, Emiten Petrokimia TPIA Bidik Penguatan Pasar Domestik

Impor Masih Dominan, Emiten Petrokimia TPIA Bidik Penguatan Pasar Domestik

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:35 WIB

LPDP Mau Gandeng Danantara Siapkan Lapangan Kerja buat Alumni Penerima Beasiswa

LPDP Mau Gandeng Danantara Siapkan Lapangan Kerja buat Alumni Penerima Beasiswa

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×