3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini

Achmad Fauzi

Rabu, 04 Maret 2026 | 14:35 WIB
3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot di awal sesi perdagangan Senin, 1 September 2025. IHSG melemah menuju level 7.620. (Suara/com/Rina)
baca 10 detik
  • IHSG mengalami penurunan signifikan pada Rabu, 4 Maret 2026, mencapai level terendah 7.500 akibat sentimen domestik dan eksternal.
  • Eskalasi konflik Timur Tengah memicu kekhawatiran inflasi global dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
  • Data manufaktur Tiongkok melemah dan isu ketahanan energi domestik memperparah tekanan pasar saham Indonesia saat itu.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali rungkad hingga perdagangan sesi pertama Rabu, 4 Maret 2026. Bahkan, IHSG mencatatkan level terendah ke level 7.500.

IHSG terkoreksi tajam 343 poin atau minus 4,32 persen ke level 7.596.

Pilarmas Investindo dalam riset day break review mengungkapkan, Pelemahan indeks dipicu kombinasi sentimen eksternal dan domestik yang membebani pergerakan pasar.

Adapun, ada tiga alasan utama sebagai biang kerok IHSG merana pada sesi I hari ini. Tiga alasan itu diantaranya:

Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran Inflasi

Dari eksternal, bursa regional Asia kompak berada di zona merah sejalan dengan pelemahan Wall Street dan bursa Eropa. Pasar global masih mencermati eskalasi konflik di Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]
OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]

Ketegangan geopolitik ini memicu reli harga energi dan meningkatkan kekhawatiran inflasi global. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump berjanji mengawal kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz guna mencegah krisis energi akibat perang AS-Iran. Namun, pasar menilai intervensi tersebut belum cukup meredam risiko geopolitik jangka panjang.

Situasi dinilai semakin kompleks karena melibatkan banyak pihak dan berpotensi sulit diprediksi, sehingga meningkatkan ketidakpastian global.

baca juga

Data China Tambah Tekanan

Tekanan juga datang dari rilis data ekonomi Tiongkok. Biro Statistik China melaporkan indeks manufaktur turun dari 49,3 menjadi 49,0 pada Februari. Ini merupakan kontraksi bulan kedua berturut-turut, yang memperkuat kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Kekhawatiran Energi dan APBN di Dalam Negeri

Dari dalam negeri, pasar dibayangi isu ketahanan energi. Menteri ESDM sebelumnya menyebut cadangan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia hanya cukup untuk 20 hari ke depan. Hal ini memunculkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan impor energi.

Di tengah konflik Timur Tengah yang belum mereda, lonjakan harga minyak mentah global berpotensi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasar pun mencemaskan potensi pelebaran defisit anggaran melampaui batas 3 persen PDB, meski pemerintah telah berkomitmen menjaga defisit tetap di bawah ambang tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, Kementerian ESDM berencana meningkatkan volume impor minyak dari AS.

Di sisi lain, sentimen negatif turut datang dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings yang merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Meski demikian, peringkat kredit jangka panjang mata uang asing Indonesia tetap dipertahankan di level BBB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah

IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:52 WIB

IHSG Makin Memburuk pada Rabu Pagi, Dibuka ke Level 7.859

IHSG Makin Memburuk pada Rabu Pagi, Dibuka ke Level 7.859

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:16 WIB

3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI

3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:30 WIB

Terkini

Promo Tip Top JSM Minggu Ini Terbaru: Popok Anak, Anggur Muscat Diskon Setengah Harga

Promo Tip Top JSM Minggu Ini Terbaru: Popok Anak, Anggur Muscat Diskon Setengah Harga

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 07:54 WIB

Rumus Keliling dan Luas Balok, Dilengkapi Contoh Soal dan Pembahasan

Rumus Keliling dan Luas Balok, Dilengkapi Contoh Soal dan Pembahasan

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 07:35 WIB

Pertamina Bantah Pertalite Langka di Bogor, Klaim Stok Aman dan Distribusi Berjalan

Pertamina Bantah Pertalite Langka di Bogor, Klaim Stok Aman dan Distribusi Berjalan

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 07:35 WIB

Rumus Kebenaran Musim Panas: Ketika Sains Berhadapan dengan Rahasia Masa Lalu

Rumus Kebenaran Musim Panas: Ketika Sains Berhadapan dengan Rahasia Masa Lalu

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 07:30 WIB

Banjir Promo JSM Superindo Hari Ini: Camilan Murah Meriah, Pear Century Diskon 50 Persen!

Banjir Promo JSM Superindo Hari Ini: Camilan Murah Meriah, Pear Century Diskon 50 Persen!

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 07:07 WIB

Soal Dugaan 8 WNI Direkrut Tentara Asing, Kemlu Ungkap Informasi Terbaru

Soal Dugaan 8 WNI Direkrut Tentara Asing, Kemlu Ungkap Informasi Terbaru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 07:05 WIB

Bukan Sekadar Main Mobile Legends, Esports Kini Jadi Bagian dari Ekosistem Digital Indonesia

Bukan Sekadar Main Mobile Legends, Esports Kini Jadi Bagian dari Ekosistem Digital Indonesia

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 07:03 WIB

Benarkah Beli BBM Subsidi Kini Pakai STNK? Ini Jawaban Pertamina

Benarkah Beli BBM Subsidi Kini Pakai STNK? Ini Jawaban Pertamina

Otomotif | Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

Momen Putri Victoria Saksikan Harmoni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral

Momen Putri Victoria Saksikan Harmoni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

Ulasan Film Bapakmu Kiper: Cerita Rekonsiliasi Ayah dan Anak yang Menyentuh

Ulasan Film Bapakmu Kiper: Cerita Rekonsiliasi Ayah dan Anak yang Menyentuh

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

×