Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Perkuat Literasi Masyarakat Tentang Tabungan Emas, Pegadaian Gelar Gema Ramadan Bareng Tring

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 06 Maret 2026 | 17:34 WIB
Perkuat Literasi Masyarakat Tentang Tabungan Emas, Pegadaian Gelar Gema Ramadan Bareng Tring
PT Pegadaian menggelar kegiatan Gema Ramadan Bareng Tring sebagai bentuk kolaborasi dengan SCTV sekaligus upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - PT Pegadaian menggelar kegiatan Gema Ramadan Bareng Tring sebagai bentuk kolaborasi dengan SCTV sekaligus upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pegadaian menghadirkan berbagai aktivitas mulai dari edukasi finansial, hiburan Ramadan, hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Direktur Utama Pegadaian, Budi Wahju Soesilo mengatakan, kegiatan Gema Ramadan Bareng Tring menjadi ruang kebersamaan antara Pegadaian dan masyarakat, sekaligus sarana memperluas literasi keuangan.

“Gema Ramadan Bareng SCTV ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Pegadaian dengan SCTV. Kami menghadirkan ruang kebersamaan dengan masyarakat, dengan berbagai aktivitas seperti edukasi finansial, hiburan, serta dukungan terhadap UMKM," ujar Budi dalam peluncuran Gema Ramadan Bareng Tring di Istora Senayan, Jakarta pada Jumat, (6/3/2026).

Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat, khususnya para nasabah Pegadaian yang selama ini menjadi sahabat dan pelanggan loyal perusahaan.

Dalam acara tersebut, Pegadaian turut menghadirkan berbagai pelaku UMKM yang menjajakan beragam produk, mulai dari kuliner hingga fesyen. Kehadiran para pelaku usaha ini diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus menjadi sarana edukasi keuangan bagi mereka.

Budi menjelaskan bahwa Pegadaian terus mendorong pelaku UMKM untuk mulai membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi, khususnya melalui emas.

"Perkembangan UMKM sangat pesat. Kami ingin memberikan edukasi agar pelaku usaha mulai menabung dan berinvestasi emas. Nantinya emas tersebut bisa dimanfaatkan sebagai modal pengembangan bisnis, karena sewaktu-waktu bisa dijual atau digadaikan," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Pegadaian juga terus mengedukasi masyarakat untuk mulai menyisihkan pendapatan dan berinvestasi emas secara aman melalui Pegadaian. Budi menegaskan bahwa setiap pembelian emas, termasuk yang dilakukan secara digital, tetap didukung dengan keberadaan emas fisik yang disimpan secara aman di Pegadaian.

"Ketika masyarakat membeli emas secara digital, kami memastikan bahwa emas tersebut benar-benar ada fisiknya dan disimpan dengan aman di Pegadaian. Sewaktu-waktu bisa dicairkan, dicetak, ataupun digadaikan," lugasnya.

baca juga

Terkait dengan isu antrean pencetakan emas yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, Budi menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena tingginya permintaan pencetakan emas dalam waktu bersamaan.

Menurutnya, Pegadaian menyimpan emas dalam ukuran besar, mulai dari 1 kilogram hingga 12,5 kilogram. Sementara itu, nasabah banyak yang meminta pencetakan dalam ukuran kecil seperti satu gram atau lima gram, sehingga membutuhkan waktu untuk proses pencetakan.

"Bukan karena tidak ada stok, tetapi karena banyak nasabah yang secara bersamaan meminta pencetakan emas dalam ukuran kecil. Proses tersebut membutuhkan waktu. Namun saat ini kondisi tersebut sudah teratasi dan antrean sudah bisa diatur," ujarnya.

Pegadaian juga terus mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai berinvestasi emas melalui platform digital Pegadaian. Melalui aplikasi Pegadaian Digital, masyarakat kini dapat menabung emas dengan nominal yang sangat terjangkau.

"Sekarang menabung emas bisa dimulai dari Rp10.000 saja melalui aplikasi Pegadaian Digital. Kami berharap generasi muda, termasuk generasi Z, mulai membangun kebiasaan berinvestasi sejak dini," kata Budi.

Ia juga menegaskan bahwa Pegadaian menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penjualan emas. Perusahaan tidak akan menjual emas jika tidak memiliki stok fisik yang tersedia.

"Di Pegadaian berlaku prinsip satu banding satu. Jika ada nasabah yang menabung emas, kami harus menyiapkan fisiknya. Sampai saat ini Pegadaian belum pernah kehabisan stok emas," tegasnya.

Dari sisi syariah, Muhammad Cholil Nafis selaku Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional MUI menjelaskan, transaksi tabungan emas di Pegadaian telah memiliki landasan hukum yang jelas melalui fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ia memastikan bahwa transaksi emas, termasuk yang dilakukan secara digital, diperbolehkan selama emas yang diperjualbelikan benar-benar ada secara fisik.

"Di Pegadaian tidak diperbolehkan menjual emas hanya berdasarkan sertifikat atau catatan tanpa adanya barang fisik. Ketika nasabah ingin mengambil emasnya, emas tersebut harus tersedia," ujarnya.

Menurutnya, dalam perspektif syariah emas dapat diperlakukan sebagai komoditas atau barang dagangan, sehingga boleh diperjualbelikan secara tunai maupun cicilan selama harga telah disepakati di awal dan tidak berubah selama masa pembayaran.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pegadaian berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi sekaligus mendukung penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di momentum Ramadan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Emas Digital Kian Diminati Generasi Muda, Pegadaian Perkuat Layanan Lewat Integrasi PRIMA

Investasi Emas Digital Kian Diminati Generasi Muda, Pegadaian Perkuat Layanan Lewat Integrasi PRIMA

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:21 WIB

Apakah Bisa Gadai Kulkas di Pegadaian? Begini Caranya

Apakah Bisa Gadai Kulkas di Pegadaian? Begini Caranya

Tekno | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:30 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Anjlok Hari Ini, Saatnya Borong Emas Galeri 24?

Harga Emas Pegadaian Kompak Anjlok Hari Ini, Saatnya Borong Emas Galeri 24?

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:35 WIB

Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia

Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:08 WIB

Apakah Bisa Gadai BPKB Mobil Tanpa Survey? Ini 4 Pilihan Tempat Selain Pegadaian

Apakah Bisa Gadai BPKB Mobil Tanpa Survey? Ini 4 Pilihan Tempat Selain Pegadaian

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:25 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Naik Drastis Efek Perang di Timur Tengah

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Naik Drastis Efek Perang di Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:58 WIB

Terkini

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:39 WIB

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:30 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:29 WIB

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:28 WIB

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:26 WIB

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:25 WIB

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

×