Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jika Ini Terjadi, Purbaya Akui Harga BBM Subsidi Bisa Naik

Dicky Prastya

Jum'at, 06 Maret 2026 | 23:26 WIB
Jika Ini Terjadi, Purbaya Akui Harga BBM Subsidi Bisa Naik
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]
  • Menteri Keuangan mengakui kenaikan BBM subsidi mungkin terjadi akibat konflik geopolitik Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
  • Konflik Timur Tengah berpotensi menyebabkan defisit APBN mencapai 3,6 persen dari PDB jika harga minyak menyentuh $92 per barel.
  • Pemerintah akan mengambil langkah antisipatif untuk menjaga defisit APBN tetap di bawah batas 3 persen dari PDB.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui Pemerintah bisa menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi imbas perang Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berujung penutupan Selat Hormuz.

Menkeu Purbaya menyebut kalau Pemerintah sudah melakukan perhitungan dari efek konflik geopolitik Timur Tengah itu ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia menjelaskan, apabila harga minyak tembus 92 Dolar AS per barrel, maka itu bisa berdampak ke defisit APBN yang tembus hingga 3,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Tapi itu bisa terjadi apabila Pemerintah memang tidak melakukan upaya apapun.

"Itu kalau kita enggak ngapa-ngapain. Tapi kan biasanya kita bisa melakukan langkah-langkahnya supaya sehingga kita bisa menjaga tetap di bawah 3 persen," katanya di acara Buka Puasa Bersama di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Bendahara Negara bercerita kalau harga minyak 92 Dolar AS per barrel tidak akan menimbulkan 'kiamat' ke perekonomian. Sebab, Indonesia pernah melewati keadaan di mana harga minyak tembus 150 Dolar AS per barrel.

"Jatuh enggak ekonominya? Agak melambat, tapi enggak jatuh. Jadi kita punya pengalaman mengatasi hal itu," lanjutnya.

Namun Purbaya tak menampik harga BBM naik jika kenaikannya terjadi setahun penuh dan APBN tidak kuat mengatasinya. Hal itu pun berdampak ke masyarakat yang perlu merogoh kocek lebih banyak untuk pembelian BBM.

"Kalau memang anggarannya enggak kuat sekali, enggak ada jalan lain. Ya kita share dengan masyarakat sebagian. Artinya ada kenaikan BBM. Kalau memang harganya tinggi sekali dan anggarannya sudah enggak tahan lagi," beber dia.

"Kita sudah exercise, kalau harga minyak 92 Dolar AS selama setahun rata-rata, itu kan APBN kan setahun. Maka defisitnya menjadi 3,6 persen tadi. Nah kalau itu kita akan melakukan langkah-langkah supaya itu tidak terjadi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Jeblok Gegara Fitch, Purbaya: Time to Buy Sebetulnya, Enggak Usah Takut!

IHSG Jeblok Gegara Fitch, Purbaya: Time to Buy Sebetulnya, Enggak Usah Takut!

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 22:59 WIB

Balas Rating Fitch, Purbaya Akan ke Luar Negeri: Pastikan Menkeu Ngerti Apa yang Dikerjakan

Balas Rating Fitch, Purbaya Akan ke Luar Negeri: Pastikan Menkeu Ngerti Apa yang Dikerjakan

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 22:08 WIB

Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 21:48 WIB

Kecam Serangan ke Iran dan BoP, Massa Gelar Aksi di Depan DPR RI

Kecam Serangan ke Iran dan BoP, Massa Gelar Aksi di Depan DPR RI

Foto | Jum'at, 06 Maret 2026 | 21:35 WIB

WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat

WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 21:32 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman, Minta Masyarakat Tak Panic Buying: Suplai Lancar!

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman, Minta Masyarakat Tak Panic Buying: Suplai Lancar!

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 21:31 WIB

Terkini

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 23:33 WIB

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB