Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:20 WIB
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
Sepanjang tahun 2025, PGN mencatatkan fundamental bisnis yang solid dengan raihan EBITDA mencapai USD971,2 juta. Foto ist.
baca 10 detik
  • PGN raih laba bersih Rp3,6 T dan EBITDA USD971,2 Juta sepanjang 2025.
  • Efisiensi beban admin turun 17%, perkuat likuiditas kas USD1,3 Miliar.
  • Volume transmisi naik 4% didorong ekspansi 230 km pipa distribusi baru.

Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sukses menjaga napas bisnisnya tetap kuat di tengah gejolak industri energi global. Sepanjang tahun 2025, emiten bersandi saham PGAS ini mencatatkan fundamental bisnis yang solid dengan raihan EBITDA mencapai USD971,2 juta.

Ketangguhan finansial PGN juga tercermin dari arus kas operasi yang tetap hijau di level USD657,1 juta. Tak hanya itu, kapasitas likuiditas perusahaan berada di posisi sangat sehat dengan kas dan setara kas sebesar USD1,3 miliar pada akhir tahun 2025.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa stabilitas kinerja ini merupakan buah manis dari disiplin pengelolaan keuangan dan langkah efisiensi yang agresif.

“PGN konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio bisnis. Langkah efisiensi serta optimalisasi operasional menjadi bagian penting untuk menjaga ketahanan perusahaan menghadapi dinamika industri energi,” ujar Fajriyah dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Strategi "ikat pinggang" PGN terbukti efektif. Hal ini terlihat dari penurunan beban umum dan administrasi sebesar USD33,3 juta atau sekitar 17% secara tahunan (year-on-year).

Berdasarkan Laporan Keuangan Audited 2025, PGN membukukan pendapatan sebesar USD3,9 miliar. Dari angka tersebut, perseroan berhasil mengantongi laba bersih sebesar USD215,4 juta atau setara Rp3,6 triliun. Capaian ini didorong oleh moncernya aktivitas bisnis inti di sektor midstream dan downstream, terutama transmisi dan distribusi gas bumi serta pengembangan infrastruktur LNG.

Di sisi operasional, PGN tidak mengendurkan gasnya. Volume transmisi gas bumi tercatat melonjak 4% menjadi 1.609 MMSCFD. Sementara itu, volume regasifikasi LNG melalui FSRU Lampung dan Terminal Arun menyentuh angka 254 BBTUD.

PGN juga terus memperluas jangkauan energinya dengan menambah lebih dari 230 kilometer jaringan pipa distribusi baru sepanjang 2025. Dengan tingkat keandalan operasional mencapai 98,84%, PGN optimistis dapat terus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SMBC Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 506 Miliar di 2025

SMBC Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 506 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:54 WIB

Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025

Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:49 WIB

Laba Meroket, Segini Besaran Dividen Maybank Group

Laba Meroket, Segini Besaran Dividen Maybank Group

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×