1 Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, PT Pegadaian Perkokoh Posisi Motor Penggerak Ekonomi Nasional

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 09 Maret 2026 | 17:23 WIB
1 Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, PT Pegadaian Perkokoh Posisi Motor Penggerak Ekonomi Nasional
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menyelenggarakan peringatan satu tahun kegiatan unit usaha Bullion Indonesia sekaligus Launching Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap (Dok: PT Pegadaian)

Suara.com - Memperingati tonggak sejarah baru ekonomi nasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menyelenggarakan peringatan satu tahun kegiatan unit usaha Bullion Indonesia sekaligus Launching Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap. Acara yang mengusung tema "Consolidating the First Year, Strengthening the Next Phase" ini menjadi momentum penguatan ekosistem emas sebagai instrumen keuangan likuid di Indonesia.

Sebagai pemangku kepentingan utama, PT Pegadaian hadir sebagai motor penggerak transformasi komoditas emas menjadi aset finansial yang dinamis. Dalam setahun terakhir, Pegadaian telah berhasil mengupayakan integrasi layanan Tabungan Emas dan Cicil Emas ke dalam infrastruktur Bullion Bank (Layanan Bank Emas) yang lebih aman, modern, dan terintegrasi secara nasional.

Menko Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyerahkan roadmap Unit Usaha Bullion untuk satu tahun ke depan. Roadmap ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh rantai pasok ekonomi emas di Indonesia, mulai dari hulu hingga hilir, guna menciptakan nilai tambah yang maksimal bagi negara (Dok: PT Pegadaian)
Menko Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyerahkan roadmap Unit Usaha Bullion untuk satu tahun ke depan. Roadmap ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh rantai pasok ekonomi emas di Indonesia, mulai dari hulu hingga hilir, guna menciptakan nilai tambah yang maksimal bagi negara (Dok: PT Pegadaian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan apresiasi khusus kepada PT Pegadaian dan pelaku usaha bullion lainnya atas keberhasilan menghidupkan ekosistem investasi emas yang terintegrasi. Menurutnya, langkah strategis yang diambil Pegadaian telah memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi nasional.

"Langkah Pegadaian dalam satu tahun terakhir telah menunjukkan dampak positif terhadap penguatan struktur ekonomi kita. Dengan infrastruktur yang matang dan strategi yang akurat, Pegadaian mampu menjadikan emas sebagai pilar kekuatan finansial masyarakat," ujar Airlangga Hartarto dalam sambutannya.

Sementara itu, Direktur PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menegaskan bahwa pencapaian satu tahun ini merupakan fondasi untuk ekspansi yang lebih besar.

“Pegadaian berkomitmen untuk terus menjalankan mandat pemerintah dalam mengoptimalkan potensi emas nasional. Saat ini Pegadaian memiliki produk Layanan Bank Emas terlengkap, untuk itu kami akan terus berupaya melakukan penyempurnaan bahkan pengembangan yang harapannya dapat berdampak baik bagi masyarakat,” ungkap Damar.

Dalam acara tersebut, Menko Perekonomian juga menyerahkan roadmap Unit Usaha Bullion untuk satu tahun ke depan. Roadmap ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh rantai pasok ekonomi emas di Indonesia, mulai dari hulu hingga hilir, guna menciptakan nilai tambah yang maksimal bagi negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memberikan apresiasi khusus kepada PT Pegadaian dan pelaku usaha bullion lainnya atas keberhasilan menghidupkan ekosistem investasi emas yang terintegrasi (Dok: PT Pegadaian)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memberikan apresiasi khusus kepada PT Pegadaian dan pelaku usaha bullion lainnya atas keberhasilan menghidupkan ekosistem investasi emas yang terintegrasi (Dok: PT Pegadaian)

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, PT Pegadaian optimis bahwa usaha bullion di Indonesia akan segera naik ke level berikutnya. Integrasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor keuangan nasional, tetapi juga menjadi pilar utama dalam mendukung ekonomi kreatif dan inklusi keuangan yang lebih luas.

Melalui sinergi antar stakeholder, ekosistem bullion ini diproyeksikan akan menjadi standar baru dalam pengelolaan aset strategis bangsa, memastikan Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar emas global.***

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegadaian Perkuat Transformasi Layanan Lewat Kampanye Nasional Melayani Sepenuh Hati

Pegadaian Perkuat Transformasi Layanan Lewat Kampanye Nasional Melayani Sepenuh Hati

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:57 WIB

Perkuat Literasi Masyarakat Tentang Tabungan Emas, Pegadaian Gelar Gema Ramadan Bareng Tring

Perkuat Literasi Masyarakat Tentang Tabungan Emas, Pegadaian Gelar Gema Ramadan Bareng Tring

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 17:34 WIB

Investasi Emas Digital Kian Diminati Generasi Muda, Pegadaian Perkuat Layanan Lewat Integrasi PRIMA

Investasi Emas Digital Kian Diminati Generasi Muda, Pegadaian Perkuat Layanan Lewat Integrasi PRIMA

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:21 WIB

Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia

Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:08 WIB

Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia

Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:07 WIB

Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya

Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 14:14 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×